===== SELAMAT BERBELANJA DI RUMAH MUSLIM - SEMOGA BERKAH =====


The Shop

LoadingUpdating...
LIHAT SEMUA BUKU
Silahkan pilih berdasarkan kategori

Buku Anak - Dzikir Pagi & Petang

Penulis : Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar

Ukuran : 10,5 x 14,5
Ketebalan : 64 hal
Buku Anak - Dzikir Pagi & PetangDetail Produk
Wahai Anaku, dalam agama Islam yang kita cintai, perkara do'a & dzikir adalah merupakan perkara paling penting, oleh karenanya menjadi kewajiban kita mempelajari bacaannya, dan alangkah baiknya jika dzikir-dzikir tersebut engkau hafalkan dan amalkan untuk bekal kalian hingga dihari tua.
Mudah-mudahan Allah Ta'ala memberikan pemahaman yang benar dan mudah sehingga dapat melaksanakannya dengan sempurna, Aamiin.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

Pendidikan Anak Dalam Islam (Tarbiyatul Aulad Fil Islam)

Penulis : DR. Abdullah Nashih 'Ulwan
Tahqiq: Ihsan Al-'Utaibi
Penerbit : Insan Kamil

Ukuran : 24 x 15 cm
Halaman : xxxii + 906 halaman
Cover : Hard
Pendidikan Anak Dalam Islam (Tarbiyatul Aulad Fil Islam)Detail Produk
Pendidikan terhadap anak merupakan faktor penting yang sangat diperhatikan di dalam Islam. Buktinya, Nabi muhammad SAW sangat menekankan hal ini kepada para shahabatnya. Sejarah telah mencatat, ada banyak kaidah pendidikan yang dicetuskan oleh Islam. Meskipun zaman telah berganti, kaidah-kaidah tersebut tetap relevan untuk diterapkan di masyarakat.

Hanya saja, konsep pendidikan Islam yang luhur itu mulai diabaikan oleh beberapa pendidik. Padahal jika ditilik dari segi kelengkapannya tentu konsep inilah yang paling lengkap, karena tidak hanya mementingkan pendidikan yang bersifat duniawi tetapi juga ukhrawi. Sedangkan konsep lainnya lebih cenderung berat sebelah.

Melalui buku ini, Anda akan mengetahui betapa luas konsep pendidikan anak di dalam Islam. Apalagi risalah ini adalah buah karya dari seorang pakar yang memang menggeluti bidang pendidikan Islam, yaitu Dr. Abdullah Nashih Ulwan. Menariknya, penulis tidak hanya menawarakan konsep pendidikan saja, tetapi juga beberapa pemecahan terhadap masalah kenakalan remaja yang jamak terjadi di masyarakat. Bahkan, penulis juga menyampaikan beberapa tanggung jawab pendidik yang salah satunya adalah tanggung jawab pendidikan seksual kepada anak.

Oleh karena itu, tak berlebihan jika buku ini mendapat predikat sebagai karya yang fenomenal.

=======================

RESENSI BUKU TARBIYATUL AULAD ABDULLAH NASHIH ULWAN

Kitab “Tarbiyatul Aulad Fil Islam” memiliki karakteristik tersendiri. Keunikan karakteristik itu terletak pada uraiannya yang menggambarkan totalitas dan keutamaan Islam. Islam sebagai agama yang tertinggi dan tidak ada yang melebihi ketinggiannya adalah menjadi obsesi Ulwan dalam setiap analisa dan argumentasinya, sehingga tidak ada satu bagian pun dalam kitab tersebut yang uraiannya tidak didasarkan atas dasar-dasar dan kaidah-kaidah nash.

Kitab ini disusun dalam tiga bagian atau “qism” yang kronologis, masing-masing bagian memuat beberapa pasal dan setiap pasal mengandung beberapa topik pembahasan. Judul-judul dan pasal-pasal dalam setiap bagian itu akan tersusun sebagai berikut ini :

Bagian pertama terdiri dari empat pasal, yaitu:
a. Pasal pertama adalah perkawinan teladan dalam kaitannya dengan pendidikan.
b. Pasal kedua adalah perasaan psikologis terhadap anak-anak.
c. Pasal ketiga adalah hukum umum dalam hubungannya dengan anak yang lahir.

Pasal ini terdiri dari empat bahasan :
1. Pertama , adalah yang dilakukan oleh pendidik ketika lahir.
2. Kedua , yaitu penamaan anak dan hukumnya.
3. Ketiga , adalah aqiqah anak dan hukumnya.
4. Keempat , adalah menyunatkan anak dan hukumnya.
d. Pasal keempat adalah sebab-sebab kelainan pada anak dan penanggulangannya.

Bagian kedua yaitu tanggung jawab terbesar bagi para pendidik, bagian ini terdiri dari tujuh pasal adalah sebagai berikut :
a. Pasal pertama adalah tanggung jawab pendidikan Iman.
b. Pasal kedua adalah tanggung jawab pendidikan moral.
c. Pasal ketiga adalah tanggung jawab pendidikan fisik
d. Pasal keempat adalah tanggung jawab pendidikan intelektual.
e. Pasal kelima adalah tanggung jawab pendidikan psikologis.
f. Pasal keenam adalah tanggung jawab pendidikan sosial.
g. Pasal ketujuh adalah tanggung jawab pendidikan seksual.

Bagian ketiga terdiri dari tiga pasal dan penutup :
a. Pasal pertama adalah faktor-faktor pendidikan yang berpengaruh.
b. Pasal kedua adalah dasar-dasar fundamental dalam mendidik anak.
c. Pasal ketiga berisi saran-saran paedagogis.

Bagian pertama sampai dengan bagian ketiga tersebut, terdapat dalam jilid I. Sedangkan dalam jilid II, meliputi tiga pasal, yaitu :
a. Pasal pertama adalah metode pendidikan yang influentif terhadap anak.
b. Pasal kedua adalah kaidah-kaidah elementer dalam pendidikan anak.
c. Pasal ketiga adalah gagasan edukatif yang sangat esensial.

Fokus kajian skripsi ini terdapat dalam jilid II pasal pertama yang berisi tentang metode pendidikan yang influentif terhadap anak pada halaman dua dan seterusnya. Ulwan memaparkan 5 metode mendidik moral anak dalam keluarga. Diantara metode-metode pendidikan moral anak dalam keluarga adalah :

Pendidikan dengan keteladanan.
Pendidikan dengan adat kebiasaan.
Pendidikan dengan nasihat.
Pendidikan dengan memberikan perhatian.
Pendidikan dengan memberikan hukuman.

Apabila metode-metode tersebut diterapkan dalam pendidikan anak khususnya dalam keluarga, maka secara bertahap mereka para orang tua mempersiapkan anak-anaknya untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi kehidupan dan pasukan-pasukan yang kuat untuk kepentingan Islam (sebagai penegak ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan).

C. Metode Pendidikan Moral Anak dalam Keluarga menurut Abdullah Nashih Ulwan

Sarana untuk membentuk keluarga dalam Islam harus melalui ikatan pernikahan. Dengan melangsungkan pernikahan, maka pasangan suami istri akan memperoleh manfaat dari pernikahan tersebut. Salah satu manfaatnya adalah memelihara kelangsungan jenis manusia di dunia yang fana ini. Kelahiran anak merupakan amanat dari Allah SWT kepada bapak dan ibu sebagai pemegang amanat yang harusnya dijaga, dirawat, dan diberikan pendidikan. Itu semua merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua kepada anaknya.
Anak dilahirkan tidak dalam keadan lengkap dan tidak pula dalam keadaan kosong. Ia dilahirkan dalam keadaan fitrah. Memang ia dilahirkan dalam keadaan tidak tahu apa-apa, akan tetapi anak telah dibekali dengan pendengaran, penglihatan, dan kata hati.

Dengan diberikannya penglihatan, pendengaran, dan kata hati tersebut, diharapkan orang tua harus mampu membimbing, mengarahkan, dan mendidiknya dengan ekstra hati-hati karena anak sebagai peniru yang ulung. Oleh karena itu semaksimal mungkin orang tua memberikan pelayanan terhadap anaknya. Pelayanan yang maksimal akan menghasilkan suatu harapan bagi bapak ibunya, tiada lain suatu kebahagiaan hasil jerih payahnya. Sebab anak adalah sumber kebahagiaan, kesenangan, dan sebagai harapan dimasa yang akan datang.[8] Harapan-harapan orang tua akan terwujud, tatkala mereka mempersiapkan sedini mungkin pendidikan yang baik sebagai sarana pertumbuhan dan perkembangan bagi anak.

Memang diakui bahwa mengemudikan bahtera rumah tangga yang baik, yang sakinah, dan yang maslahah merupakan tugas kewajiban yang sangat rumit, tidak kalah rumitnya dengan mengelola sebuah pabrik, dan tidak kalah canggihnya dengan mengemudikan pesawat terbang karena orang tua harus siap untuk memperpadukan sekian banyak unsur dan dimensi mulai dari dimensi sikap mental, ilmu pengetahuan, ketrampilan dan lain sebagainya. Sebagai kewajiban dari orang tua, dalam hal ini adalah pemegang amanat, maka barang siapa yang mampu menjaga amanat tersebut akan diberi pahala, dan sebaliknya. Hal ini sesuai dengan janji Allah SWT dalam firmanya, QS.al-Kahfi (18) : 46.

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahala disisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan”. (QS. Al-Kahfi : 46)

Dalam mendidik anak, tentunya harus ada kesepakatan antara bapak ibu sebagai orang tua, akan dibawa kepada pendidikan yang otoriter atau pendidikan yang demokratis atau bahkan yang liberal, sebab mereka penentu pelaksana dalam keluarga.

Dalam kehidupan masyarakat terkecil, yaitu keluarga, suami secara fungsional adalah penanggung jawab utama rumah tangga (keluarga) sedangkan istri adalah mitra setia yang aktif konstruktif mengelola rumah tangga. Operasionalisasi kehidupan berkeluarga sebaiknya dilakukan berdasarkan amar makruf nahi munkar.
Salah satu wujud amar makruf nahi munkar dalam kehidupan berkeluarga adalah memberikan pendidikan kepada putra putrinya berdasarkan ajaran Islam. Antara keluarga satu dengan keluarga lainnya mempunyai prinsip dan sistem sendiri-sendiri dalam mendidik anaknya. Namun orang tua jangan terbuai atau melupakan terhadap ajaran-ajaran Islam, terutama dalam hal pendidikan anak sebagaimana yang telah dicontohkan Rasul saw. sebagai pembawa panji-panji Islam, Rasul SAW tidak pernah mendidik putra-putrinya dengan pendidikan keras dan tidak dengan membebaskan anak-anaknya, tetapi beliau dalam mendidik keluarganya terutama kepada anak-anaknya adalah dengan limpahan kasih sayang yang amat besar. Senada dengan yang dikatakan oleh sahabat Anas ra. yaitu “aku tidak mendapatkan seseorang yang kasih sayangnya pada keluarganya melebihi Rasulullah SAW.”

Seorang muslim sepatutunya mencontoh teladan yang telah diberikan Rasul SAW, dalam memuliakan putra putrinya. Beliau dalam mendidik anak-anaknya melalui ajaran wahyu Ilahi yaitu dengan penuh kasih sayang terhadap anak-anaknya. Dengan pemberian kasih sayang tersebut, diharapkan dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Sebab anak merupakan aset masa depan. Sebagai orang tua dapat meneladani ajaran-ajaran Rasul SAW tersebut, melalui para pemikir dan pemerhati pendidikan (anak) dalam Islam. Salah satu pemerhati pendidikan (anak) dalam Islam yang memberikan gambaran yang benar sesuai dengan ajaran Islam adalah Ulwan. Ia memberikan pandangannya dalam mendidik anak dalam keluarga melalui metode-metode yang harus diterapkan dalam pendidikan anak termasuk dalam hal pendidikan moral. Apabila metode-metode tersebut diterapkan, niscaya apa yang menjadi harapan bersama sebagai muslimin yaitu tumbuhnya para generasi Islam yang tangguh dan sebagai penebar kebenaran, dapat direalisasikan.

Untuk mmemperoleh hasil yang baik dalam pelaksanaan pendidikan (moral) maka harus memenuhi beberapa faktor-faktornya. Salah satu faktornya adalah metode. Metode merupakan sarana untuk menyampaikan isi atau materi pendidikan tersebut, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan hasil yang baik.
Diantara metode pendidikan moral anak dalam keluarga yang ditawarkan oleh Abdullah Nashih Ulwan adalah :

1. Pendidikan dengan keteladanan

Menurut al-Ghazali anak adalah amanat bagi orang tuanya. Hatinya yang suci merupakan permata tak ternilai harganya, masih murni dan belum terbentuk. Orang tuanya merupakan arsitek atau pengukir kepribadian anaknya. Sebelum mendidik orang lain, sebaiknya orang tua harus mendidik pada dirinya terlebih dahulu. Sebab anak merupakan peniru ulung. Segala informasi yang masuk pada diri anak, baik melalui penglihatan dan pendengaran dari orang di sekitarnya, termasuk orang tua akan membentuk karakter anak tersebut. Apalagi anak yang berumur sekitar 3-6 tahun, ia senantiasa melakukan imitasi terhadap orang yang ia kagumi (ayah dan ibunya). Rasa imitasi dari anak yang begitu besar, sebaiknya membuat orang tua harus ekstra hati-hati dalam bertingkah laku, apalagi didepan anak-anaknya. Sekali orang tua ketahuan berbuat salah dihadapan anak, jangan berharap anak akan menurut apa yang diperintahkan. Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi orang tua pemegang amanat, untuk memberikan teladan yang baik kepada putra putrinya dalam kehidupan berkeluarga. Keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Orang tua terutama ibu merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak dalam membentuk pribadinya.

Ibu mempengaruhi anak melalui sifatnya yang menghangatkan, menumbuhkan rasa diterima, dan menanamkan rasa aman pada diri anak. Sedangkan ayah mempengaruhi anaknya melalui sifatnya yang mengembangkan kepribadian, menanamkan disiplin, memberikan arah dan dorongan serta bimbingan agar anak tambah berani dalam menghadapi kehidupan.

Teladan yang baik dari orang tua kepada anak (sekitar umur 6 tahun) akan berpengaruh besar kepada perkembangan anak di masa mendatang. Sebab kebaikan di waktu kanak-kanak awal menjadi dasar untuk pengembangan di masa dewasa kelak. Untuk itu lingkungan keluarga harus sebanyak mungkin memberikan keteladanan bagi anak. Dengan keteladanan akan memudahkan anak untuk menirunya. Sebab keteladanan lebih cepat mempengaruhi tingkah laku anak. Apa yang dilihatnya akan ia tirukan dan lama kelamaan akan menjadi tradisi bagi anak. Hal ini sesuai firman Allah SWT QS. al-Ahzab ( 33) : 21.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21)

Dalam hal keteladanan ini, lebih jauh Abdullah Nashih Ulwan menafsirkan dalam beberapa bentuk, yaitu :
a. Keteladanan dalam ibadah.
b. Keteladanan bermurah hati.
c. Keteladanan kerendahan hati.
d. Keteladanan kesantunan.
e. Keteladanan keberanian.
f. Keteladanan memegang akidah

Karena obyeknya anak (kanak-kanak) tentunya bagi orang tua dalam memberikan teladan harus sesuai dengan perkembangannya sehingga anak mudah mencerna apa yang disampaikan oleh bapak ibunya. Sebagai contoh agar anak membiasakan diri dengan ucapan “salam”, maka senantiasa orang tua harus memberikan ajaran tersebut setiap hari yaitu hendak pergi dan pulang ke rumah (keteladanan kerendahan hati). Yang penting bagi orang tua tampil dihadapan anak sesuai dengan ajaran-ajaran Islam, niscaya semua itu akan ditirunya.

2. Pendidikan dengan adat kebiasaan

Setiap manusia yang dilahirkan membawa potensi, salah satunya berupa potensi beragama. Potensi beragama ini dapat terbentuk pada diri anak (manusia) melalui 2 faktor, yaitu : faktor pendidikan Islam yang utama dan faktor pendidikan lingkungan yang baik. Faktor pendidikan Islam yang bertanggung jawab penuh adalah bapak ibunya. Ia merupakan pembentuk karakter anak. Hal ini sesuai dengan sabda Rasul SAW yang diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Hurairah.

“Dari Abi hurairah ra. telah bersabda Rasulullah SAW. tidak ada anak yang dilahirkan, kecuali dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang akan menjadikannya sebagai orang yahudi, nasrani, atau majusi”. (HR. Muslim)

Setelah anak diberikan masalah pengajaran agama sebagai sarana teoritis dari orang tuanya, maka faktor lingkungan harus menunjang terhadap pengajaran tersebut, yakni orang tua senantiasa memberikan aplikasi pembiasaan ajaran agama dalam lingkungan keluarganya. Sebab pembiasaan merupakan upaya praktis dan pembentukan (pembinaan) dan persiapan.

Pada umur kanak-kanak kecenderungannya adalah meniru apa yang dilakukan oleh orang-orang disekitarnya, baik saudara famili terdekatnya ataupun bapak ibunya. Oleh karena itu patut menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tuanya selaku figur yang terbaik di mata anaknya. Jika orang tua menginginkan putra putrinya tumbuh dengan menyandang kebiasaan-kebiasaan yang baik dan akhlak terpuji serta kepribadian yang sesuai ajaran Islam, maka orang tua harus mendidiknya sedini mungkin dengan moral yang baik. Karena tiada yang lebih utama dari pemberian orang tua kecuali budi pekerti yang baik. Hal ini sesuai dengan sabda Rasul SAW yang diriwayatkan al-Tirmidzi dari Ayyub bin Musa.

"Diceritakan dari Ayyub bin Musa dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Rasulullah saw bersabda : Tidak ada pemberian yang lebih utama dari seorang ayah kepada anaknya kecuali budi pekerti yang baik”. (H.R At-Tirmidzi)

Apabila anak dalam lahan yang baik (keluarganya) memperoleh bimbingan, arahan, dan adanya saling menyayangi antar anggota keluarga, niscaya lambat laun anak akan terpengaruh informasi yang ia lihat dan ia dengar dari semua perilaku orang– orang disekitarnya. Dan pengawasan dari orang tua sangat diperlukan sebagai kontrol atas kekeliruan dari perilaku anak yang tak sesuai dengan ajaran Islam.

3. Pendidikan dengan Nasihat
Pemberi nasihat seharusnya orang yang berwibawa di mata anak. Dan pemberi nasihat dalam keluarga tentunya orang tuanya sendiri selaku pendidik bagi anak. Anak akan mendengarkan nasihat tersebut, apabila pemberi nasihat juga bisa memberi keteladanan. Sebab nasihat saja tidak cukup bila tidak diikuti dengan keteladanan yang baik.

Anak tidak akan melaksanakan nasihat tersebut apabila didapatinya pemberi nasihat tersebut juga tidak melaksanakannya. Anak tidak butuh segi teoritis saja, tapi segi praktislah yang akan mampu memberikan pengaruh bagi diri anak.

Nasihat yang berpengaruh, membuka jalannya ke dalam jiwa secara langsung melalui perasaan. Setiap manusia (anak) selalu membutuhkan nasihat, sebab dalam jiwa terdapat pembawaan itu biasanya tidak tetap, dan oleh karena itu kata–kata atau nasihat harus diulang–ulang. Nasihat akan berhasil atau mempengaruhi jiwa anak, tatkala orangtua mampu memberikan keadaan yang baik. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah ( 2) : 44.

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kabaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca al-Kitab (Taurat) ? maka tidakkah kamu berpikir ? (Q.S al-Baqarah : 44)

Agar harapan orang tua terpenuhi yakni anak mengikuti apa– apa yang telah diperintahkan dan yang telah diajarkannya, tentunya disamping memberikan nasihat yang baik juga ditunjang dengan teladan yang baik pula. Karena pembawaan anak mudah terpengaruh oleh kata–kata yang didengarnya dan juga tingkah aku yang sering dilihatnya dalam kehidupan sehari–hari dari pagi hari sampai sore hari.

Nasihat juga harus diberikan sesering mungkin kepada anak–anak masa sekolah dasar, sebab anak sudah bersosial dengan teman sebayanya. Agar apa–apa yang telah diberikan dalam keluarganya tidak mudah luntur atau tepengaruh dengan lingkungan barunya.

Penyajian atau memberikan nasihat itu ada pembagiannya, yaitu :

a. Menyeru untuk memberikan kepuasan dengan kelembutan atau penolakan.
Sebagai contohnya adalah seruan Lukman kepada anak–anaknya, agar tidak mempersekutukan Allah SWT. Q.S. Lukman (31) :13.

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar–benar kezaliman yang besar.” (Q.S Luqman : 13).

b. Metode cerita dengan disertai tamsil ibarat dan nasihat
Metode ini mempunyai pengaruh terhadap jiwa dan akal. Biasanya anak itu menyenangi tentang cerita-cerita. Untuk itu orang tua sebisa mungkin untuk memberikan masalah cerita yang berkaitan dengan keteladanan yang baik yang dapat menyentuh perasaannya.Sebagaimana firman-Nya dalam QS. al-A`raf (7) : 176.

“… Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir”.[24]

c. Pengarahan melalui wasiat
Orang tua yang bertanggung jawab tentunya akan berusaha menjaga amanat-Nya dengan memberikan yang terbaik buat anak demi masa depannya dan demi keselamatannya.

4. Pendidikan dengan Perhatian
Sebagai orangtua berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan–kebutuhan anaknya, baik kebutuhan jasmani ataupun kebutuhan yang berbentuk rohani. Diantara kebutuhan anak yang bersifat rohani adalah anak ingin diperhatikan dalam perkembangan dan pertumbuhannya.

Pendidikan dengan perhatian adalah mencurahkan, memperhatikan dan senantiasa mengikuti perkembangan anak dalam pembinaan akidah dan moral, persiapan spiritual dan sosial, disamping selalu bertanya tentang situasi pendidikan jasmani dan daya hasil ilmiahnya.

Orang tua yang bijaksana tentunya mengetahui perkembangan-perkembangan anaknya. Dan ibu adalah pembentuk pribadi putra putrinya lebih besar prosentasenya dibanding seorang ayah. Tiap hari waktu Ibu banyak bersama dengan anak, sehingga wajar bila kecenderungan anak lebih dekat dengan para ibunya. Untuk itu ibu diharapkan mampu berkiprah dalam mempersiapkan pertumbuhan dan perkembangan putra-putrinya.

Orang tua yang baik senantiasa akan mengoreksi perilaku anaknya yang tidak baik dengan perasaan kasih sayangnya, sesuai dengan perkembangan usia anaknya. Sebab pengasuhan yang baik akan menanamkan rasa optimisme, kepercayaan, dan harapan anak dalam hidupnya. Dalam memberi perhatian ini, hendaknya orang tua bersikap selayak mungkin, tidak terlalu berlebihan dan juga tidak terlalu kurang. Namun perhatian orang tua disesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak.

Apabila orang tua mampu bersikap penuh kasih sayang dengan memberikan perhatian yang cukup, niscaya anak-anak akan menerima pendidikan dari orang tuanya dengan penuh perhatian juga. Namun pangkal dari seluruh perhatian yang utama adalah perhatian dalam akidah.

5. Pendidikan dengan memberikan hukuman
Hukuman diberikan, apabila metode-metode yang lain sudah tidak dapat merubah tingkah laku anak, atau dengan kata lain cara hukuman merupakan jalan terakhir yang ditempuh oleh pendidik, apabila ada perilaku anak yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sebab hukuman merupakan tindakan tegas untuk mengembalikan persoalan di tempat yang benar. Hukuman sesungguhnya tidaklah mutlak diberikan. Karena ada orang dengan teladan dan nasehat saja sudah cukup, tidak memerlukan hukuman. Tetapi pribadi manusia tidak sama seluruhnya. Sebenarnya tidak ada pendidik yang tidak sayang kepada siswanya. Demikian juga tidak ada orang tua yang merasa senang melihat penderitaan anaknya. Dengan memberikan hukuman, orang tua sebenarnya merasa kasihan terhadap anaknya yang tidak mau melaksanakan ajaran Islam. Karena salah satu fungsi dari hukuman adalah mendidik. Sebelum anak mengerti peraturan, ia dapat belajar bahwa tindakan tertentu benar apabila tidak menerima hukuman dan tindakan lainnya salah apabila mendapatkan suatu hukuman.

Dalam memberikan hukuman ini diharapkan orang tua melihat ruang waktu dan tempatnya. Diantara metode memberikan hukuman kepada anak adalah :
a. Menghukum anak dengan lemah lembut dan kasih sayang.
b. Menjaga tabiat anak yang salah.
c. Hukuman diberikan sebagai upaya perbaikan terhadap diri anak, dengan tahapan yang paling akhir dari metode-metode yang lain.

Memberi hukuman pada anak, seharusnya para orang tua sebisa mungkin menahan emosi untuk tidak memberi hukuman berbentuk badaniah. Kalau hukuman yang berbentuk psikologis sudah mampu merubah sikap anak, tentunya tidak dibutuhkan lagi hukuman yang menyakitkan anak tersebut. Hukuman bentuknya ada dua, yakni hukuman psikologis dan hukuman biologis.

Bentuk hukuman yang bersifat psikologis adalah :
a. Menunjukkan kesalahan dengan pengarahan.
b. Menunjukkan kesalahan dengan memberikan isyarat.
c. Menunjukkan kesalahan dengan kecaman.

Hukuman bentuk psikologis ini diberikan kepada anak dibawah umur 10 tahun. Apabila hukuman psikologis tidak mampu merubah perilaku anak, maka hukuman biologis lah yang dijatuhkan tatkala anak sampai umur 10 tahun tidak ada perubahan pada sikapnya. Hal ini dilakukan supaya anak jera dan tidak meneruskan perilakunya yang buruk. Sesuai sabda Rasul SAW yang diriwayatkan Abu Daud dari Mukmal bin Hisyam.

"Suruhlah anak kalian mengerjakan shalat, sedang mereka berumur tujuh tahun, dan pukulilah mereka itu karena shalat ini, sedang mereka berumut sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka”. (HR. Abu Daud)




 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.135.000

Lapis-Lapis Keberkahan

Alhamdulillah buku ini CETAK ULANG 3 hari Setelah Launching...!!

Memburu berkah amatlah berat, tapi justru di dalamnyalah ada banyak rasa nikmat

Penulis: Salim A. Fillah
Penerbit: Pro-U Media

Ukuran: 15.5 x24 cm
Halaman : 517 hal
Lapis-Lapis KeberkahanDetail Produk
Sinopsis

Bahagia adalah kata paling menyihir dalam hidup manusia. Jiwa merinduinya. Akal mengharapinya. Raga mengejarnya. Tapi kebahagiaan adalah goda yang tega. Ia bayangan yang melipir jika difikir, lari jika dicari, tak tentu jika diburu, melesat jika ditangkap, menghilang jika dihadang. Di nanar mata yang tak menjumpa bahagia; insan lain tampak lebih cerah. Di denging telinga yang tak menyimak bahagia; insan lain terdengar lebih ceria. Di gerisik hati yang tak merasa bahagia; insan lain berkilau bercahaya.

Buku ini disusun dengan keinsyafan kecil; bahwa jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan. Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia djadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema besar kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian.

Bahagia adalah kata yang tak cukup untuk mewakili segenap kebaikan. Maka buku ini diberi tajuk ìLapis-Lapis Keberkahanî. Hidup kita umpama buah beraneka aroma, bentuk, warna, serta rasa; yang diiris-iris dan ditumpuk berlapis-lapis. Tiap irisan itu, punya wangi maupun anyirnya, lembut atau kasarnya, manis serta pahitnya, masam juga asinnya. Tapi kepastian dari-Nya dalam segala yang terindra itu ialah; ada gizi yang bermanfaat bagi ruh, akal, dan jasad kita.

Ialah lapis-lapis keberkahan. Mungkin bukan nikmat atau musibahnya, tapi syukur dan sabarnya. Bukan kaya atau miskinnya, tapi shadaqah dan doanya. Bukan sakit atau sehatnya, tapi dzikir dan tafakkurnya. Bukan sedikit atau banyaknya, tapi ridha dan qana`ahnya. Bukan tinggi atau rendahnya, tapi tazkiyah dan tawadhuínya. Bukan kuat atau lemahnya, tapi adab dan akhlaqnya. Bukan sempit atau lapangnya, tapi zuhud dan wara`nya. Bukan sukar atau mudahnya, tapi íamal dan jihadnya. Bukan berat atau ringannya, tapi ikhlas dan tawakkalnya.

Selamat datang di lapis-lapis keberkahan. Biarlah bahagia menjadi makmum bagi Islam, iman, dan ihsan kita; membuntutinya hingga ke surga.




 
Berat : 700 gram

Harga: Rp.100.000

AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH Teori dan Praktik Kontemporer

Dilengkapi CD Suplemen

Penulis : Rizal Yaya, Aji Erlangga Martawireja, Ahim Abdurahim
Penerbit: Salemba Empat

19 x 25.7 cm
AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH Teori dan Praktik KontemporerDetail Produk
Buku Akuntansi Perbankan Syariah: Teori dan Praktik Kontemporer ini mengulas akuntansi syariah secara lengkap, mulai dari sejarah perkembangan akuntansi syariah, pengembangan perbankan syariah, sistem operasional bank syariah, hingga cara perhitungan bagi hasil yang disertai ilustrasi transaksi riil. Indonesia, sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduk muslim, memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan akuntansi perbankan syariah. Buku ini merupakan literatur penting bagi pembaca yang ingin mengetahui operasional perbankan syariah, khususnya terkait akuntansi perbankan syariah di Indonesia.

Materi utama tentang akuntansi syariah disajikan secara komprehensif dengan mengacu pada praktik perbankan yang berdasarkan PSAK syariah dan PAPSI 2013. Selain itu, dalam buku ini juga disajikan ilustrasi kasus serta transaksi yang terjadi dalam siklus akuntansi. Pada akhir setiap bab disajikan soal latihan yang akan disertai dengan lembar jawaban dan juga lembar evaluasi dari dosen yang bersangkutan.

Bab 1 Sejarah Perkembangan Akuntansi Syariah

Bab 2 Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah

Bab 3 Prinsip Dasar Bank Syariah

Bab 4 Sistem Operasional Bank Syariah

Bab 5 Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syariah

Bab 6 Akuntansi Penghimpunan Dana

Bab 7 Akuntansi Transaksi Pembiayaan Mudharabah

Bab 8 Akuntansi Transaksi Pembiayaan Musyarakah

Bab 9 Akuntansi Transaksi Murabahah

Bab 10 Akuntansi Transaksi Salam dan Salam Paralel

Bab 11 Akuntansi Transaksi Istishna’ dan Istishna’ Paralel

Bab 12 Akuntansi Transaksi Ijarah dan Ijarah Muntahiya Bit Tamlik

Bab 13 Akuntansi Transaksi Dana Zakat, Dana Kebajikan, dan Pinjaman Qardh

Bab 14 Akuntansi Kas, Penempatan pada Bank Indonesia, Kliring, dan Pajak

Bab 15 Perhitungan Bagi Hasil




 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.117.900

AKUNTANSI SYARIAH Teori & Praktik untuk Perbankan Syari'ah

Penulis: Muhammad
Penerbit: UPP STIM YKPN

Ukuran Buku: 19 x 24 cm
AKUNTANSI SYARIAH Teori & Praktik untuk Perbankan Syari\Detail Produk
Sering dengan perkembangan lembaga keuangan syari'ah (khususnya perbankan syari'ah) dan bisnis syari'ah lainnya, menuntut adanya perubahan paradigma sampai kepada teknik akuntansi yang berbeda seperti yang sampai sekarang berlaku. Akuntansi syari'ah adalah alat yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan kondisi perusahaan kepada stakeholder-nya. Oleh karena itu, akuntansi syari'ah dapat difungsikan sebagai alat berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data keuangan perusahaan. Fungsi akuntansi ini sering disebut sebagai languange of business, Jika bisnis yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syari;ah. Buku ini dirancang khusus bagi masyarakat yang ingin mempelajarin akuntansi syari'ah, utamanya berkaitan dengan akuntansi bank syari'ah.

Oleh karena itu, buku ini dibagi menjadi empat bagian, dengan materi bahasan dalam buku ini: Bagian Pertama tentang Mengapa perlu Akuntasni Syari'ah, mencakup Bab 1 sampai dengan Bab 4, meliputi: Pengertian dan Prinsip Umum Akuntansi Syari'ah, Perkembangan Pemikiran Akuntansi Syari'ah, Metodologi Pengembangan Teori Akuntansi Syari'ah, dan Analisis Persoalan Akuntansi Barat. Bagian kedua tentang Paradigma dan Teori Akuntansi Syari'ah, mencakup Bab 5 sampai dengan Bab 8, meliputi: Al-Qur'an dan Akuntansi (Al-Muhasabah), Ekonomi Islam dan pemikiran menuju Akuntansi Syari'ah , Paradigma Syari'ah untuk Akuntansi Syari'ah , dan Penyesuaian Teori Akuntansi Syari'ah. Bagian Ketiga untuk tentang Bank Syari'ah dan Akuntansi Syari'ah, Mencakup Bab 9 sampai dengan Bab 11, meliputi: Mengenal Bank Syari'ah dan Akuntansi Syari'ah, Dasar-dasar Akuntansi pada Bank Syari'ah, Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, dan Pengungkapan dalam Akuntansi Bank Syari'ah; dan Bagian Keempat tentang Akuntansi Syari'ah dalam Praktik, mencakup Bab 12 sampai dengan Bab 15, meliputi: Akuntansi Pasiva Bank Syari'ah, Akuntansi Aset Bank Syari'ah, Akuntansi Jasa Bank Syari'ah, Laporan Keuangan Bank Syari'ah, dan diakhiri dengan Bab Penutup.

Sistematika buku tersebut dimaksudkan untuk memberikan alur berfikir pembaca agar mendapatkan runtutan berfikir, sehingga tidak terjadi loncatan-loncatan berfikir akuntansi. Terlebih lagi bagi masyarakat yang belum pernah mempelajari akuntansi. Oleh karena itu, dengan adanya buku ini dapat memberikan kejelasan dan keruntutan berfikir dalam memahami siklus akuntansi.




 
Berat : 900 gram

Harga: Rp.132.400

AKUNTANSI SYARIAH Perspektif, Metodologi dan Teori

Penulis: Iwan Triyuwono
Penerbit: Raja Grafindo Persada

Edisi Kedua
AKUNTANSI SYARIAH Perspektif, Metodologi dan TeoriDetail Produk
Buku ini mengilustrasikan Akuntansi Syariah sebagai sebuah bentuk disiplin ilmu yang sarat dengan nilai-nilai syariah mulai dari perspektif manusia muslim, metodologi, hingga pada teori.

Perspektif merupakan bagian penting bagaimana seseorang melihat, merespons, dan mengembangkan realitas kehidupan-khususnya realitas bisnis dan praktik akuntansi. Dengan perspektif Khalifatullah fil Ardh, buku ini mengajak kita untuk memfomulasikan metodologi konstruksi Akuntansi Syariah, yaitu dengan menggunakan Epistemologi Berpasangan yang sebetulnya diangkat dan disarikan dari Sunnatullah yang terhampar luas di alam semesta. Berdasarkan pada epistemologi ini, bangunan teori Akuntansi Syariah tetap terjamin berdiri di atas nilai-nilai syariah.

Secara implisit, para pemerhati diajak bersama-sama untuk membangun Akuntansi Syariah pada tingkat teori dengan menawarkan perspektif Khalifatullah fil Ardh dan Epistemologi Berpasangan sebagai cara pandang dan metodologi. Perspektif dan metodologi merupakan alat pembangun Akuntansi Syariah yang dapat mestimulasi kehidupan bisnis dan praktik akuntansi ke arah kesadaran ketuhanan, yaitu kesadaran yang membawa manusia pada posisi kesatuan dengan Tuhan.

Buku ini sangat membantu dalam mencukupi kekurangan referensi mata kuliah Akuntansi Syariah yang saat ini sudah banyak ditawarkan perguruan tinggi kepada mahasiswa tingkat sarjana (S1). Di samping itu, ide-ide yang ada di dalamnya membangkitkan inspirasi bagi mahasiswa magister (S2) untuk mengembangkan teori Akuntansi Syariah, dan bagi mahasiswa doktor (S3) untuk memformulasikan serta menciptakan teori baru Akuntansi Syariah.

Untuk mempermudah pemahaman, pada setiap bab dalam buku ini dilengkapi dengan pokok pikiran dan petanyaan. Pertanyaan-pertanyaan diklarifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu tingkat dasar, menengah, dan atas. Tingkat dasar adalah pertanyaan yang cukup bisa dipahami oleh mahasiswa tingkat sarjana.
Tingkat menengah dan atas untuk pemahaman mahasiswa magister dan doktor.

Pada edisi keduaini dilengkapi dengan Metode Khusyuk. Metode yang dapat digunakan untuk membentuk kepribadian Khalifatullah fil Ardh. Metode tersebut terdiri dari:

1. Metode Khusyuk 1: Metode pembentukan kepribadian Khalifatullah fil Ardh
2. Metode Khusyuk 2: Metode pembentukan pribadi mengetahui
3. Metode Khusyuk 3: Metode pembentukan pribadi kasih sayang dan syukur

Ketiga metode tersebut dapat digunakan untuk membuka akses dan menginternalisasi energi Allah swt. dan Nabi Muhammad Saw. pada diri kita. Dengan latihan yang rutin, intens, konsisten, sabar, dan ikhlas, insya Allah kepribadian yang diinginkan dapat segera terbentuk




 
Berat : 600 gram

Harga: Rp.94.000

Pengenalan Ekslusif EKONOMI ISLAM

Penulis:
- Mustafa Edwin Nasution
- Budi Setyanto
- Nurul Huda
- Muhammad Arief Mufraeni
- Bey Sapta Utama


Penerbit: Kencana
Pengenalan Ekslusif EKONOMI ISLAMDetail Produk
Buku ini hadir menjawab kebutuhan akan literatur ekonomi Islam yang bernuansa akademis. Seluruh tema dibahas dalam12 bab dan terpilah ke dalam 3 bagian utama.

Bagian pertama (Bab I dan II) menjelaskan pandangan Islam tentang segala kegiatan ekonomi yang kemudian bermuara pada pembentukan definisi ekonomi Islam.

Pandangan dan koreksi terhadap berbagai aspek kegiatan ekonomi menjadi fokus pembahasan bagian kedua (Bab III sampai Bab XI). Bagian ketiga yang merupakan penutup rangkaian pembahasan ini, menghadirkan perkembangan ekonomi Islam dalam tataran praktis, yakni terbentuknya lembaga-lembaga ekonomi dan keuangan berbasis Islam.

Tema-tema utama dalam buku ini dan Ekonomi; Sistem Ekonomi Islam; Kelangkaan dan Pilihan; Permintaan dan Penawaran ; Teori Produksi; Distribusi Pendapatan; Mekanisme Pasar Islami; Pendapatan Nasional dalam Perspektif Islam; Kebijakan Fiskal; Teori tentang Uang; Kebijakan Moneter; dan Lembaga Keuangan Islam di Indonesia.




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.65.000

PENGANTAR TEORI MONETER serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional & Syariah

Penulis:
Drs.H.Rachmat Firdaus, M.Sc
Dr.Maya Ariyanti, S.E., M.M.

Penerbit: Alafabeta
PENGANTAR TEORI MONETER serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional & SyariahDetail Produk
Berbeda dengan buku-buku lain tentang moneter yang biasanya sarat dengan rumus-rumus yang "jlimet" dan complicated serta kurva-kurva yang "bertumpuk-tumpuk", maka dalam buku ini, kedua hal tersebut agak dihindari, kecuali rumus-rumus dasar dan kurva-kurva yang penting/ sulit untuk dihilangkan, yang disajikan dengan sederhana dan mudah dimengerti.

Hal tersebut penulis lakukan karena dua alasan.
Pertama, buku ini merupakan "pengantar (introductary)", sehingga memang seharusnya tidak terlalu "mendalam". Kedua, banyak saran yang disampaikan oleh beberapa pihak (termasuk dari mahasiswa dan karyawan), yang karena keterbatasan kemampuan daya serap, keterbatasan waktu ataupun alasan lainnya, yang kurang enjoy dengan rumus dan kurva yang "berat-berat".

Namun sebagai "gantinya" penulis mencoba mengemukakan teori-teori tersebut dengan uraian-uraian kualitatif dan contoh-contoh melalui angka-angka yang sederhana.




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.45.000

Teori Makro Ekonomi Islam (Konsep, Teori dan Analisis)

Penulis: M. Nur Rianto Al Arif, S.E., M.Si.
Penerbit: Alfabeta

Tebal: 304 Halaman
Teori Makro Ekonomi Islam (Konsep, Teori dan Analisis)Detail Produk
Buku Teori Makroekonomi Islam: Konsep, Teori, dan Analisis ini adalah sebagai penambah khazanah keilmuan tentang mengenai Ekonomi Islam khususnya tentang teori makroekonomi dalam perspektif islam, sehingga dapat dijadikan sebagai panduan oleh mahasiswa pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya yang membutuhkan. Di antara referensi yang juga masih sulit ditemukan di indonesia, adalah referensi yang terkait dengan kajian Teori Makroekonomi Islam. Padahal referensi ini sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan mengakses informasi yang berbahasa asing. Akibatnya sering kali mahasiswa dalam menuliskan paper hanya mengandalkan buku-buku yang berbahasa Indonesia yang sangat terbatas jumlahnya, bahkan seringkali tidak dapat ditemukan referensinya terkait dengan materi-materi tertentu.
Oleh karena itu, dalam rangka mendukung kajian Ekonomi Islam di Indonesia, khususnya untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam mencari referensi yang terkait dengan materi kajian Teori Makroekomi Islam, maka hadirnya hadirnya buku ini di hadapan para pembaca sangat diperlukan.
Selamat mempelajari.




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.52.800

Panduan Manasik Haji dan Umrah berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah dan Pemahaman as-Shalafush Shalih

Penulis : Yazid bin Abdul Qadir Jawas & Mubarak bin Mahfudh Bamuallim, Lc
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i


Ukuran: 11 X 19cm
Kover: Hard
Halaman: 232 halaman


Panduan Manasik Haji dan Umrah berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah dan Pemahaman as-Shalafush ShalihDetail Produk
"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup melakukan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." (QS. Ali Imran : 97)




 
Berat : 300 gram

Harga: Rp.60.000

Fatwa-Fatwa Haji & Umrah (Plus Gambar)

Penulis : Muhammad bin 'Abdul 'Aziz al-Musnad
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i

Ukuran: 11 X 19cm
Kover: Hard
Halaman: 455/BW
Fatwa-Fatwa Haji & Umrah (Plus Gambar)Detail Produk
Buku ini berisi Kumpulan Fatwa tentang pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang dihimpun dari tiga tokoh yang tidak asing lagi di dunia Islam, yaitu Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, dan Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Jibrin. Selain itu, juga dihimpun dari Dewan Ulama Besar dan Komite Tetap untuk Fatwa Saudi Arabia.

Fatwa-fatwa ini disajikan dalam bentuk tanya jawab sehingga materinya lebih realistis dan praktis karena berdasarkan pengalaman hidup penanya.

Seyogianya ummat Islam yang hendak menunaikan ibadah haji, umrah, dan berziarah ke Masjid Nabawi mengetahui dan memahami keutamaan dan adab-adab ibadah yang mulia tersebut, sebagaimana diterangkan pada risalah ini dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga mudah untuk dijadikan referensi.
 
Berat : 500 gram

Harga: Rp.50.000

Buku Anak – Rukun Iman

Penyusun : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah & Tim Pustaka Ibnu 'Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10,5 x 14,5
Ketebalan : 64 hal
Buku Anak – Rukun ImanDetail Produk
Wahai Anakku, pelajari dan pahami sungguh-sungguh Rukun Iman ini dan apa yang sudah kalian dapatkan maka lakukanlah segera, jangan ditunda-tunda dalam meng-amalkannya. Karena hal ini merupakan amal shalih yang sesuai dengan perintah Allah Ta’ala dengan mengikuti cara Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yang Insya Allah akan membawa kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat bagi kalian dan orang tua kalian.

Semoga Allah Ta’ala memberkahi kalian dan orang tua kalian.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

Buku Anak – Juz ‘Amma – Jilid 2

Penyusun : Tim Pustaka Ibnu ‘Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10.5 x 14.5
Ketebalan : 48 hal
Buku Anak – Juz ‘Amma – Jilid 2Detail Produk
Wahai Anakku, pada edisi ini, kalian diajak untuk belajar baca dan menghafal kitab yang mulia al-Qur-an. Buku ini disertai dengan tampilan bergambar, tulisan Arabnya jelas, insya Allah mudah dan enak dibaca.

Wahai Anakku, alangkah baiknya, bacaan yang sudah dihafal, kalian gunakan ketika shalat, maka jagalah dengan cara mengulang-ulang setiap hari hingga betul-betul hafal.

Semoga Allah Ta’ala Yang Mahapemurah dan Mahapenyayang memberikan kemudahan-Nya. Aamiin.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

Buku Anak – Juz ‘Amma – Jilid 1

Penyusun : Tim Pustaka Ibnu ‘Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10.5 x 14.5
Ketebalan : 60 hal
Buku Anak – Juz ‘Amma – Jilid 1Detail Produk
Wahai Anakku, pada edisi ini, kalian diajak untuk belajar baca dan menghafal kitab yang mulia al-Qur-an. Buku ini disertai dengan tampilan bergambar, tulisan Arabnya jelas, insya Allah mudah dan enak dibaca.

Wahai Anakku, alangkah baiknya, bacaan yang sudah dihafal, kalian gunakan ketika shalat, maka jagalah dengan cara mengulang-ulang setiap hari hingga betul-betul hafal.

Semoga Allah Ta’ala Yang Mahapemurah dan Mahapenyayang memberikan kemudahan-Nya. Aamiin.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

Buku Anak – Rukun Islam

Penyusun : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah & Tim Pustaka Ibnu 'Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10,5 x 14,5
Ketebalan : 64 hal
Buku Anak – Rukun IslamDetail Produk
Wahai Anakku, pelajari dan pahami sungguh-sungguh Rukun Islam ini dan apa yang sudah kalian dapatkan maka lakukanlah segera, jangan ditunda-tunda dalam mengamalkannya. Karena hal ini merupakan amal shalih yang sesuai dengan perintah Allah Ta’ala dengan mengikuti cara Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yang Insya Allah akan membawa kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat bagi kalian dan orang tua kalian. Semoga Allah Ta’ala memberkahi kalian dan orang tua kalian.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

Buku Anak – Tata Cara Shalat & Wudhu Nabi

Penyusun : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10,5 x 14,5
Ketebalan : 64 hal
Buku Anak – Tata Cara Shalat & Wudhu NabiDetail Produk
Wahai Anakku, di dalam buku ini kalian akan dituntun tata cara Wudhu dan Shalat sebagaimana Rasulullah shalallahu alihi wasalam, melakukannya, gambarnya rinci, bahasanya mudah, keterangannya jelas, Insya Allah mudah bagi kalian dan menentramkan.

Semoga kalian bisa mengamalkannya sebagaimana sabda Beliau shalallahu alihi wasalam : "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat "
(HR. Imam al-Bukhari )?




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.14.000

MANAJEMEN BAITUL MAL WA TAMWIL

Penulis: Dr.H.Ahmad Hasan Ridwan, M.Ag
Penerbit: Pustaka Setia

Pengantar: Prof.Dr.H.Juhaya S.Pradja, M.A




 
Berat : 0.7 kg

Harga: Rp.65.000

Think Dinar!

Muslim Kaya Hari Ini, Super Kaya di Masa Depan

Penulis : Endy J. Kurniawan
Penerbit : Asma Nadia Publishing House
Think Dinar!Detail Produk
Percayakah

biaya haji turun setiap tahun?

biaya sekolah semakin murah?

biaya hidup semakin rendah?

Jika anda berpikir DINAR!


Sebuah buku dengan bahasa populer, mudah dicerna tapi dahsyat dan membekali dalam revolusi keuangan diri dan keluarga. Jangan invest, jangan mbeli ini itu, sebelum baca #Think Dinar!





 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.57.000

Principle Islami Finance (Dasar-dasar Keuangan Islam)

Penulis:
- Prof.Dr.H.Veithzal Rivai, SE.,MM.,MBA, Pakar Bisnis Islam
- Dr.Abdul Hadi Sirat, SE., MS, Akademisi
- Dr.Tatik Mariyati, SE., M.Si, Akademisi
- Hanan Wihasto, SE., MM, Praktisi Perbankan

Ukuran: 15.5 x 24 cm




 
Berat : 0.5 kg

Harga: Rp.55.500

Hukum Ekonomi Syariah Akad Mudharabah

Penulis : Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, MH, M.Ag
Penerbit: Fokusmedia

Ukuran: 16 x 24 cm
Hukum Ekonomi Syariah Akad MudharabahDetail Produk
- Akad Mudharabah Muqayyadah Dan Pelanggaran Serta Sanksinya
- Tinjauan Hukum Tentang Penyelesaian Sengketa Dan Peran Basyarnas
- Deskripsi Putusan Basyarnas Tentang Penyelesaian Sengketa Mudharabah Muqayyadah
- Analisis Putusan Basyarnas Tentang Penyelesaian Sengketa Mudharabah Muqayyadah




 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.59.000

EKONOMI ISLAM Teori dan Aplikasinya pada Aktivitas Ekonomi

Penulis: Dr.Rozalinda, M.Ag
Penerbit: Rajawali Pers

Ukuran: 15.5 x 23 cm
EKONOMI ISLAM Teori dan Aplikasinya pada Aktivitas EkonomiDetail Produk
Buku Ekonomi Islam ini merupakan buku teks yang ditujukan untuk memberikan panduan ajar Ekonomi Islam di perguruan tinggi. Seluruh tema dibahas secara beruntun mulai dari ekonomi mikro sampai pada kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemegang otoritas moneter.

Disajikan dalam perspektif ekonomi Islam meliputi:

- Overview Ekonomi Islam
- Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam
- Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam
- Teori Perilaku Konsumsi Islami
- Teori Produksi Islami
- Distribusi Pendapatan dalam Ekonomi Islam
- Mekanisme Pasar Islami
- Teori Permintaan dan Penawaran
- Al-HIsbah: Pengawasan Pasar
- Kebijakan Fiskal dalam Ekonomi Islam
- Zakat Sebagai Instrumen Finansial Islam
- Fungsi Uang dalam Ekonomi Islam
- Inflasi dalam Perspektif Ekonomi Islam

Seluruh pembahasan ini disajikan secara komperensif dengan mengemukakan alasan secara naqli dari Al-Qur'an dan Hadits Teori-teori ekonomi yang dilahirkan ahli-ahli ekonomi Islam klasik seperti Abu Yusuf, al-Ghazali, Ibn Taimiyah dan Ibn Khaldun. Didukung dengan teori kontemporer yang sudah ada.




 
Berat : 0.7 kg

Harga: Rp.87.000

Manajemen Bisnis Syariah: Menanamkan Nilai dan Praktik Syariah dalam Bisnis Kontemporer

Penulis:
- Prof.Dr.H.Buchari Alma
- Donni Juni Priansa, S.Pd., S.E., M.M., QWP

Halaman: 328
Ukuran: 16 x 24.5 cm
Manajemen Bisnis Syariah: Menanamkan Nilai dan Praktik Syariah dalam Bisnis KontemporerDetail Produk
Banyak kecurangan, penipuanm memakan hak orang lain dengan jalan bathil yang dilakukan orang-orang melalui kegiatan bisnis. Buku ini disusun untuk membuka mata hati para pelaku bisnis agar mulai menjauhi praktik-praktik perilaku tidak terpuji dalam bisnis. perilaku baik, berbisnis yang halal dan jujur akan diridhoi oleh Allah Swt. dan tidak akan merugikan.

Ajaran Islam harus memberi warna tingkah laku praktik bisnis sebagaimana dicontohkan oleh Rasulallah Saw. semasa beliau menjadi pelaku bisnis. Buku ini diharapkan menjadi penuntun perkuliahan Bisnis Syariah bagi mahasiswa, pencerahan bagi pedagang, dan pengembangan praktik kegiatan marketing syariah/spiritual marketing bagi para pengusaha. Banyak pengusaha mengatakan bahwa dengan melaksanakan kejujuran, shalat, zakat, dan dzikir, insya Allah usaha yang sedang digeluti akan mendapatkan kemaslahatan dan keuntungan.




 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.78.000

Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Di Bank Syariah

Penulis : Prof. Dr. H. Faturrahman Djamil, M.A.
Penerbit : Sinar Grafika

Ukuran: 14.8 x20.7 cm
Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Di Bank SyariahDetail Produk
Pembiayaan (financing) dari bank kepada nasabah merupakan fungsi utama perbankan, termasuk perbankan yang berdasarkan prinsip syariah. Pembiayaan ini dilakukan dengan membuat perjanjian tertulis atau kontrak. Perjanjian atau kontrak yang dibuat berdasarkan prinsip syariah, maka jenis atau skema akad syariah, seperti akad murabahah, ijarah dan mudharabah harus menjadi bagian yang sangat penting dimuat dalam perjanjian. Bagian lain yang yang lazim dimuat dalam perjanjian di bank syariah adalah klausul tentang jaminan. Pencantuman klausul jaminan tujuannya untuk mengantisipasi jika di kemudian hari ternyata nasabah gagal bayar atau cidera janji kepada pihak bank syariah. Betapapun isi kontrak sudah mengatur berbagai kemungkinan yang akan terjadi, namun pembiayaan bermasalah tidak dapat dihindari.

Buku ini menjelaskan bagaimana cara membuat kontrak di bank-bank syariah, terutama berkaitan dengan format dan klausul baku yang memperhatikan kepentingan bank syariah dan nasabah; apa itu pembiayaan syariah, kenapa bisa terjadi dan bagaimana cara menyelamatkan serta menyelesaikannya baik dalam perspektif syariah maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku? Secara komparatif bagaimana konsep jaminan dalam hukum Islam dan hukum perdata serta konsep penyelesaian sengketanya dalam hukum positif di Indonesia

Buku ini dapat dijadikan referensi utama oleh berbagai kalangan baik pratisi Lembaga Keuangan Syariah seperti perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah maupun lembaga pembiayaan syariah, para akademisi, dan mahasiswa yang berminat dalam mempelajari ekonomi dan perbankan syariah.




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.45.000

Tafsir Ayat Ekonomi (Teks, Terjemah dan Tafsir)

Penulis : Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH., MA., MM.
Penerbit : AMZAH
Tahun Terbit : Juni 2013
Tebal Buku : vii+210 hlm
Ukuran: 15.5 x 23 cm
Tafsir Ayat Ekonomi (Teks, Terjemah dan Tafsir)Detail Produk
Buku berjudul Tafsir Ayat Ekonomi : Teks, Terjemah, dan Tafsir ini menjelaskan dengan sistemik seputar isi dan maksud dari ayat-ayat ekonomi yang ada di dalam al-Qur’an dengan tahapan penafsiran : penulisan teks ayat dan terjemahannya, makna kosakata (mufradat), makna global dan sabab al-nuzul, penjelasan dan korelasi interayat dan antarayat ekonomi yang satu dengan yang lain, serta istinbat ayat. Dengan langkah-langkah penafsiran semacam ini, para pembaca diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan tentang ekonomi syariah secara lebih mendasar, lebih luas, lebih utuh, dan lebih menyeluruh.





 
Berat : 250 gram

Harga: Rp.63.000

Asas-Asas Hukum Muamalat (Hukum Perdata Islam)

Penulis: KH. Ahmad Azhar Basyir, MA
Penerbit: UII Press
Tahun terbit : 2000
Tebal: 134 halaman
Ukuran: 11.5 x 18 cm




 
Berat : 150 gram

Harga: Rp.22.500

Serial Akidah & Rukun Iman (7 Jilid)

Penulis : Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar rahimahullah
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i

Jilid 1 - Allah Subhaanahu wa Ta'ala (Rp.100.000)
Jilid 2 - Malaikat, Jin & Syaitan (Rp.100.000)
Jilid 3 - Rasul & Risalah (Rp.100.000)
Jilid 4 - Tanda -Tanda Kiamat (Rp.100.000)
Jilid 5 - Peristiwa Kiamat (Rp.100.000)
Jilid 6 - Surga & Neraka (Rp.100.000)
Jilid 7 - Qadha & Qadar (Rp.50.000)

Bonus: Box Exclusive


Ukuran
15,5 x 23,5 cm

Kover
Hard

Berat
6000 gr / Set
900 gr / Jilid 1
900 gr / Jilid 2
900 gr / Jilid 3
900 gr / Jilid 4
900 gr / Jilid 5
900 gr / Jilid 6
600 gr / Jilid 7
Serial Akidah & Rukun Iman (7 Jilid)Detail Produk
Rosululloh Shalollohu’alihi Wasalam bersabda:

”Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Alloh semata, tiada sekutu bagi-Nya, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rosul-Nya, dan bersaksi bahwa ‘Isa adalah hamba Alloh, rosul-Nya, dan kalimat-Nya yang dia letakkan pada Maryam dan bahwa beliau adalah salah satu ruh dari ruh-ruh yang diciptakan oleh Alloh, serta bersaksi bahwa jannah dan neraka adalah haq, Alloh pasti akan memasukkan dia kedalam jannah sesuai dengan amalannya” (HR Al-Bukhori, Muslim, dan Ahmad)


Kedudukan akidah dan rukun iman amat penting dalam ajaran Islam. Ibarat sebuah bangunan, akidah adalah fondasi dan rukun iman adalah tiangnya. Adapun ibadah, akhlak, dan ajaran lainnya sebagai pelengkap serta penghias bagian atas bangunan tersebut.

Bayangkan jika rumah dibangun tanpa fondasi dan tiang! Pasti bangunan seperti itu sangat rapuh dan mudah runtuh meski hanya tertiup angin, apalagi bila dihantam badai dan gempa bumi. Bahkan ia tidak akan mampu untuk sekadar mempertahankan atapnya.

Demikian pula bangunan Islam. Ia mudah runtuh tanpa ditopang akidah dan rukun iman yang kokoh dan benar!

Sedemikian pentingnya kedudukan akidah dalam Islam membuat Nabi Muhammad mendakwahkannya lebih dari setengah masa kenabian beliau di Makkah, selama 13 tahun.

Di antara kelebihan buku ini, sepengetahuan kami:

Penulisnya ulama yang ulung dan berkompeten. Buku serial akidah paling lengkap dan sempurna. Manhaj akidah penulisnya yang lurus. Buku ini kaya oleh informasi dan wawasan.




 
Berat : 6 kg

Harga: Rp.650.000

Paradigma, Metodologi & Aplikasi EKONOMI SYARI'AH

Penulis : Muhammad
Penerbit : Graha Ilmu

Ukuran: 16 x 23 cm
Tahun : 2008
Halaman : XII + 184
Paradigma, Metodologi & Aplikasi EKONOMI SYARI\Detail Produk
Nilai-nilai moral dan religius dalam sistem ekonomi konvensional sering kali tidak memiliki wibawa dan nilai apa-apa, bahkan dianggap sebagai rintangan untuk mencapai tujuan-tujuan dalam kegiatan ekonomi dan bisnis. Akibatnya, pembangunan ekonomi menghasilkan disorientasi nilai-nilai (moral dan religius), yang pada gilirannya menimbulkan depresi mental dan keterasingan diri. Fenomena ini memunculkan kekhawatiran secara luas dikalangan ilmuwan yang berhaluan kritis. Mereka menyerukan perlunya rekonstruksi ilmu ekonomi baik pada tataran paradigmatis maupun pada tataran praktik dengan pendekatan multiparadigma.

Buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan karya yang tidak hanya mengelaborasi nestapa yang dimunculkan oleh kesalahan paradigma dalam ilmu ekonomi, tetapi juga menawarkan multiparadigma dalam merekonstruksi ilmu pengetahuan, seperti paradigma positivisme, paradigma Interpretivisme, paradigma kristisme, paradigma posmodernisme dan paradigma tauhid.

Paradigma yang disebut terakhir (Tauhid) merupakan formulasi sintesis dari berbagai sumber yang penulis didesain sedemikian rupa dalam menjadi sebuah paradigma dalam mengkonstruksi ilmu dan pengetahuan. Ia (tauhid) tidak lagi dipahami secara doktriner-normatif seperti yang terjadi selama ini, tetapi juga dapat diterjemahkan secara empiris-sosiologis dalam praktik ekonomi dan bisnis perbankan syari'ah. Dalam praktik ekonomi, tauhid memiliki kekuatan transformatif untuk mempengaruhi dan mengubah cara pandang individu terhadap hakekat dan tujuan serta fungsi dari kegiatan ekonomi. Tauhid dalam karya ini ditempatkan sebagai kerangka dasar dan referensi nilai-nilai etika dan moral dalam merumuskan ilmu ekonomi dan dalam praktik (pembangunan ekonomi).

Buku yang ada dihadapan Anda ini memetakan persoalan keilmuan baik pada tataran ontologi, epistemologi, metodologi maupun aksiologinya sehingga diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman kepada akademisi (mahasiswa dan dosen), praktisi dan para peminat ilmu ekonomi syari'ah.




 
Berat : 0.4 kg

Harga: Rp.63.800

Metode Penelitian EKONOMI ISLAM (Muamalah)

Penulis : Prof. Dr. H. Boedi Abdullah, M.Ag.,
Drs. Beni Ahmad Saebani, M.Si.

Penerbit : Pustaka Setia
Tahun : 2014
Halaman : 312 hlm.
Ukuran : 15.5 x 23.5 mm (HVS)
Metode Penelitian EKONOMI ISLAM (Muamalah)Detail Produk
Metode Penelitian Ekonomi Islam (Muamalah) adalah cara sistematika yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data yang diperlukan dalam proses identifikasi dan penjelasan mengenai penelitian yang ditujukan untuk permasalahan ekonomi dalam perspektif Islam, misalnya masalah muamalah perniagaan dan perbankan syariah, serta permasalahan lainnya yang berhubungan dengan aktivitas masyarakat dalam ekonomi baik ekonomi makro maupun mikro.

Dalam penelitian ekonomi Islam (muamalah), yakni hukum-hukum ekonomi Islam uang praktis atau berupa perilaku ekonomi di kalangan umat Islam, dapat diterapkan metode deskriptif dengan pendekatan normatif. Penelitian muamalah dapat berkaitan dengan pemikiran ulama tentang ekonomi Islam, fatwa para ulama, kesepakatan komunitas umat Islam dengan mazhab tertentu, misalnya malikiyah, syafiiyah, dan habilah, dan sebagainya, bahkan metode deskriptif fapat digunakan dalam penelitian yang menggunakan berbagai pendekatan perbandingan.

Buku ini membahas pemecahan masalah secara ilmiah, yang berkaitan dengan permasalahan kehidupan manusia dalam konteks sosial akademik, khususnya dalam ekonomi Islam atau muamalah. Buku ini serupa dengan buku metode penelitian lainnya, tetapi dilengkapi dengan teori dan contoh hasil penelitian dalam kajian ekonomi Islam atau muamalah. Di dalamnya pun tredapat pembahasan secara detail perbedaan penelitian penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan kualitatif. Oleh : karena itu, buku ini sangat bermanfaat tertama untuk kalangan mahasiswa perguruan tinggi Islam, dengan kurikulum dan silabus mata kuliah Metode Penelitian Ekonomi Islam (Mumalah) yang telah ditetapkan sehingga akan lebih memudahkan pencarian jawaban metodologis berkaitan dengan pembuatan rencana penelitiannya dalam kajian ekonomi Islam.




 
Berat : 0.5 kg

Harga: Rp.45.000

Sistem Lembaga Keuangan EKONOMI SYARIAH (dalam pemberdayaan ekonomi rakyat)

Penulis: Dr.H.Didiek Ahmad Supadie, MM
Penerbit: Pustaka Rizki Putra
Cover: Soft
Ukuran 157 x 236 mm

Sistem Lembaga Keuangan EKONOMI SYARIAH (dalam pemberdayaan ekonomi rakyat)Detail Produk
Buku ini memberikan penjelasan tentang problematika-problematika sekitar lembaga Keuangan Syari’ah (LKS), seperti bagaimana sejatinya operasional BMT, benarkah prinsip2 syari’ah sebagaimana dipesankan oleh AlQuran dan asSunnah mampu dijalankan dengan baik. Apakah kehadiran BMT yang memiliki salah satu kegiatan baitulmal yaitu menerima amanah zakat, infak dan sedekah (ZIS) telah didistribusikan dalam bentuk pinjaman kebajikan (qardul hasan) sebagaimana dituntun al-Quran, kepada usaha mikro yang sangat kesulitan modal pembiyaan. Apakah penyediaan pembiayaan qardul hasan dan pembiayaan syari’ah BMT mampu mempengaruhi kinerja usaha mikro yang menjadi nasabahnya.

Daftar Isi

1. Bagian I Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi
- Homo Ekonomicus
- Ekonomi Islam sebagai Alternatif
- Arti penting kehadiran BMT

2. Bagian II Konsepsi Dasar Baitul Mal Wat-Tamwil
- Aspek Teoritis Baitul Mal Wat-Tamwil
- Peran penting Baitul Mal Wat-Tamsil
- Fungsi pendampingan usaha
- Pembiayaan qardul hasan
- Zakat Infak dan Sedekah
- Sistem dan Prinsip Ekonomi Islam
- Jenis pembiayaan berdasar prinsip syariah
- Usaha kecil dan mikro

3. Bagian III Kerangka Konseptual dan Hipotesis
- Kerangka Konseptual
- Konstruksi
- Hipotesis

4. Bagian IV Analisis Hasil Penelitian
- Karakteristik responden
- Uji non Response bias
- Hasil analisis PLS
- Pengujian Hipotesis
- Analisis jalur path

5. Bagian V Makna Strategsi Hasil Analisis
- Analisis Kuantitati
- Hasil analisis deskriptif
- Fungsi pendampingan usaha
- Pembiayaan qardul hasan
- Pembiayaan syari’ah
- Deskripsi karakteristik responden nasabah BMT
- Kinerja usaha Islami
- Loyalitas Islam
- dst

6. Penutup Berkahnya Pembiayaan Syariah
- Appendiks
- Rancangan Penelitian
- Responden
- Variable penelitian
- Instrumen penelitian
- Uji validitas
- Uji Reabilitas
- dst




 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.49.000

Terapi Mensucikan Jiwa

Penulis : Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Terapi Mensucikan JiwaDetail Produk
Intisari ajaran Islam tentang ketakwaan dan kesalehan yang dipetik dari al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan renungan-renungan keagamaan tentang penyucian jiwa serta pembinaan akhlak mulia, untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dengan sesama manusia (hablun min an-nâs) dan dengan Allah (hablun min Allâh)

Setiap muslim dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang saleh. Sebab, kesalehan menghimpun seluruh kebaikan dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Sehingga, ia pun akan dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Buku ini menuntun kita untuk meraih kesalehan dan mewujudkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Dirangkai dalam untaian nasihat dan hikmah yang disarikan dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi s.a.w., atsar para sahabat dan as-salaf ash-shâlih serta renungan moral-spiritual penulisnya, karya ini sarat makna dan meggugah kalbu pembacanya.

Di dalamnya ditunjukkan, bagaimana setiap Muslim harus dapat menghidupkan hati dan membersihkan jiwa, salah satunya, dengan selalu membaca al-Qur`an, menghayati maknanya, dan mengamalkan ajarannya. Penulisnya juga menjelaskan, bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sebuah perjalanan menuju ridha Allah. Untuk dapat mencapai ridha-Nya, manusia harus tetap berjalan di atas jalan yang sudah digariskan oleh-Nya, dan menjauhi maksiat-Nya.Karya ini tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan kembali kedudukan kita sebagai hamba yang lemah dan mudah melakukan kesalahan, melainkan mendorong kita juga untuk dapat memptaktikkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai luhur Islam. Sehingga, kita pun akan memiliki kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial dalam menjalani kehidupan sehari-hari di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.





 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.92.000

Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik Ujian

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12.5 x 17,5 cm
Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik UjianDetail Produk
Adakah manusia yang tidak pernah mendapatkan musibah? Tentu tak ada. Musibah adalah segala sesuatu yang tak diinginkan yang menimpa seseorang, apa pun bentuknya, sebagai sunnatullah yang berlaku atas hamba-hamba-Nya. Musibah tidak hanya menimpa orang-orang yang jauh dari nilai-nilai agama saja, namun juga orang-orang mukmin dan bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.

Seberat apa pun musibah yang dialami seorang Mukmin, tidak lepas dari ujian Allah untuk menguji seteguh apakah keimanan yang ia miliki. Apakah imannya akan rapuh dengan satu ujian saja, ataukah akan semakin kuat? Allah s.w.t. berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2).

Dengan demikian, tak ada musibah yang diturunkan Allah dengan sia-sia. Sebab, Allah s.w.t. Mahaadil dengan menyiapkan hikmah di baliknya. Tahukah kita, bahwa musibah diturunkan Allah untuk menyucikan jiwa manusia dari dosa dan maksiat? Tidakkah kita menyadari, bahwa Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya yang ditimpa musibah? Selain itu, musibah juga merupakan pelajaran bagi manusia agar dapat berempati terhadap sesama dan selalu mensyukuri nikmat Allah.

Masih banyak lagi hikmah di balik musibah yang dipaparkan oleh buku ini. Karya ini tak hanya mengantarkan kita untuk dapat bersikap ridha terhadap setiap musibah yang kita hadapi, namun juga sekaligus mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah s.w.t.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.




 
Berat : 150 gram

Harga: Rp.20.000

Faedah DZIKIR Yang Menakjubkan

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : Buku Saku 10.5 x 15 cm
Halaman : 80 halaman
Faedah DZIKIR Yang MenakjubkanDetail Produk
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku kabarkan kepada kalian amal-amal kalian yang terbaik, paling suci di sisi Raja kalian dan paling meninggikan derajat kalian, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, dan lebih baik daripada kalian berjumpa dengan musuh kalian , dimana kalian memancung leher mereka atau mereka memancung leher kalian?” Para Sahabat menjawab, “Tentu saja mau.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dzikir mengingat Allah Ta'ala.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan yang tidak berdzikir kepada Rabb-nya adalah seperti orang yang mati dan orang yang hidup.”

Dan masih ada faedah-faedah lainnya hingga 75 faedah yang Ibnul Qayyim Rahimahullah himpun.
Selamat menikmati faedahnya.




 
Berat : 0.1 kg

Harga: Rp.13.000

Stop Maksiat Sebelum Terlambat

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12.5 x 17,5 cm
Stop Maksiat Sebelum TerlambatDetail Produk
Tahukah kita bahwa perbuatan maksiat itu dapat memperpendek usia? Selain itu, maksiat juga menyebabkan kesulitan hidup, menutup pintu rezki, menumbuhkan perasaan gelisah dalam diri pelakunya, menumpulkan kemampuan berpikir, dan membahayakan manusia di dunia dan di akhirat. Meski hanya Allah yang mengetahui akibat dan pengaruhnya secara pasti, namun demikian dampak maksiat dapat dirasakan oleh pelakunya maupun oleh orang-orang di sekitarnya.

Dengan mengacu pada dalil-dalil al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama yang saleh, buku ini memerinci dampak dan akibat perbuatan maksiat terhadap pelakunya dan lingkungannya. Penulisnya menjelaskan, maksiat yang dilakukan terus menerus akan meninggalkan noda dan kerak pada hati pelakunya. Jika dibiarkan, noda dan kerak itu akan semakin tebal dan sulit dihilangkan.

Melalui buku ini, kita tidak hanya dapat mengetahui pelbagai macam dampak maksiat dalam kehidupan, namun juga mengingatkan kita untuk menghindari perbuatan dosa, serta menyadarkan kita untuk selalu dekat dengan-Nya. Sehingga, kehidupan maupun jiwa kita pun tenang, tenteram, dan bahagia di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.




 
Berat : 0.3 kg

Harga: Rp.20.000

Tobat dan Inabah

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Hard Cover
Ukuran : 15.5 x 24 cm
Halaman : 434 halaman
Tobat dan InabahDetail Produk
Mengungkap rahasia dan makna tobat berdasarkan pada keterangan dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah yang sahih, dilengkapi penjelasan tentang jenis-jenis dan tingkatan-tingkatan dosa, beserta tata cara melakukan tobat dari dosa-dosa itu dan menggapai maqam inabah.

Tobat adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah s.w.t. Artinya, ia harus menjauhi jalan para pelaku dosa dan maksiat, dan kembali menempuh ketaatan kepada Allah s.w.t. Dalam upaya melakukan tobat tersebut, diperlukan syarat-syarat khusus agar tobat diterima oleh Allah dan maqam inabah (kembali tunduk kepada Allah) tercapai.
Tobat dan Inabah adalah literatur klasik terlengkap tentang tobat dan inabah yang disarikan dari dalil-dalil al-Qur`an, sunnah Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama salaf yang saleh. Di dalamnya dijelaskan makna tobat dan inabah, pengertian dan hakikat tobat nasuha, syarat-syaratnya, hingga tanda-tanda seseorang sudah mencapai maqam inabah. Bahkan, penulisnya--Imam Ibnul Qayyim--melengkapi kajiannya dengan paparan yang rinci mengenai jenis-jenis dosa, dan cara tobat dari setiap jenis dosa beserta rahasia di balik masing-masing cara tobat tersebut. Misalnya, bagaimana cara tobat orang yang melakukan ghashab (memakai hak orang lain tanpa izin)? Mengapa qishaash (sanksi hukum yang setimpal dengan pelanggaran yang dilakukan) digariskan oleh syariat sebagai sarana pertobatan dari dosa membunuh?

Buku ini tak hanya memberikan kita pengetahuan tentang tobat dan inabah, namun juga menuntun kita untuk dapat membawa diri kita menghindari dosa dan maksiat serta melakukan tobat dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Dengan membaca dan mempraktikkan tuntunannya, kita pun akan menjadi pribadi-pribadi bertakwa yang selalu berada di jalan yang digariskan-Nya, dan meraih ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M - 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.





 
Berat : 0.7 kg

Harga: Rp.100.000

Buku Pintar Memutuskan Perkara

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Cover : Hard Cover
Halaman : 592 halaman
Ukuran : 15,5 x 24,5 cm
Buku Pintar Memutuskan PerkaraDetail Produk
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah seorang ulama jenius yang berwawasan global. Beliau seorang pemikir Islam, ahli sejarah dan fikih yang handal, memiliki analisa yang orisinil serta ijtihad dan fatwa yang brilian. Beliau salah seorang ulama salaf yang bisa diterima oleh banyak kalangan. Karena itu, karya-karyanya terus dicari oleh para penuntut ilmu.

Buku ”Buku Pintar Memutuskan Perkara” ini adalah salah satu karya monumental beliau yang menjadi referensi dari masa ke masa. Terutama bagi ulama, pemimpin, wakil rakyat, penuntut ilmu serta seorang muslim yang ingin memperdalam Islamnya. Seperti judul asli buku ini, ”At-Thuruqul Hukmiyah fi As-Siyasati Asy-Syar’iyah, dalam buku ini dipaparkan beragam metode memutuskan perkara atau kebijakan yang terjadi pada masa Rasulullah, sahabat, tabi’in dan para khalifah, baik perkara yang terkait dengan pribadi, keluarga, peradilan, sampai negara. Tak pelak, buku ini layak dimiliki untuk melengkapi buku-buku referensi Islam Anda.




 
Berat : 1 kg

Harga: Rp.107.000

FAWAIDUL FAWAID

Menyelami Samudra Hikmah dan Lautan Ilmu. Menggapai Puncak Ketajaman Batin Menuju Allah

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Cover : Hard Cover
Halaman : 700 halaman
Ukuran : 17 x 24 cm
FAWAIDUL FAWAIDDetail Produk
Islam, ajaran yang sarat hikmah dan pesan-pesan agung bagi kehidupan lahir dan batin manusia. Setiap ibadah fisik yang diajarkannya selalu membawa pesan-pesan batin, dan setiap pesan batin yang dibawanya selalu menuntut perwujudan secara fisik.

Laksana samudera yang luas nan dalam, buku ini menghadirkan pe­tualangan dan pergulatan spiritual yang penuh pengetahuan, hikmah, kearifan, dan pesan luhur yang terkandung dalam ajaran Islam. Semua itu disuguhkan dengan pemaparan yang mendalam dan menyentuh sisi-sisi batin Anda. Kebutuhan batin Anda akan dipenuhi dengan hikmah-hikmah di balik ajaran tauhid dan makrifatullah. Lalu, wawasan dan pe­mahaman Anda tentang al-Qur-an dan as-Sunnah akan diperkaya dengan pembahasan tafsir beberapa surah, penjelasan hadits, dan kaidah fikih yang tidak ditemukan di sembarang buku.

Kalbu Anda juga akan dipertajam oleh pembahasan hati dengan berbagai amalannya; dan karenanya Anda akan menyadari bahwa ajaran Islam bukan sekadar ritual fisik, tetapi juga mencakup amalan hati yang sering kali diabaikan. Khazanah buku ini semakin lengkap dengan pemaparan potret hidup orang-orang Shalih dan mutiara hati yang terangkum dalam petuah-petuah bijak.

Dengan menyelami buku ini, insya Allah pemahaman kita tentang hakikat ubudiyah menjadi sempurna; dan, pelita hati yang tercerahkan dengannya akan menyinari perjalanan kita menuju Allah. Telaahlah buku ini dalam-dalam. Renungilah setiap hikmah dan pesan di dalamnya perlahan-lahan. Sebab semakin dalam perenungan kita, semakin bercahaya hati kita, dan semakin dekat jarak penelurusan kita untuk menggapai kebahagiaan hakiki.







 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.140.000

INTISARI MADARIJUS SALIKIN (2 Jilid)

Jenjang Spiritual Para Penempuh Jalan Ruhani

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Robbani Press
Halaman : 988 + 816
Cover : Hard Cover

Jilid 1 : Rp.175.000
Jilid 2 : Rp.145.000
INTISARI MADARIJUS SALIKIN (2 Jilid)Detail Produk
Buku ini merupakan karya tulis Ibnul Qayyim yang paling monumental dalam bidang tazkiyatun nafs atau tarbiyah ruhiyah. Bahkan buku ini boleh dikata setara dengan Ihya ‘Ulumuddin karya al-Ghazali. Karena Ibnul Qayyim dikenal sebagai ulama yang sangat ahli dalam membedah aspek-aspek kejiwaan dan spiritual manusia berikut terapinya berdasarkan al quran dan assunah


Membedah Sisi Kejiwaan Manusia

Al-Qur'an adalah kitab Allah yang menunjukkan jalan kepada-Nya bagi yang ingin mengenal-Nya. Ia adalah cahaya-Nya yang cemerlang yang menerangi kegelapan. Ia adalah rahmat yang dihadiahkan-Nya, yang berisi petunjuk untuk kemaslahatan semua makhluk. Ia adalah tali penghubung antara Dia dengan hamba-hamba-Nya ketika tali-tali penghubung lain telah putus berantakan. Ia adalah jalan lurus di mana pikiran sehat tak akan pernah menyimpang darinya Ia adalah peringatan bijaksana yang tidak akan dapat diselewengkan oleh hawa nafsu.

Ia adalah hidangan mulia di mana para ulama tak pernah merasa kenyang dengannya, tak pernah habis keajaibannya, tak pernah punah fleksibilitasnya, tak pernah sirna tanda-tanda kebesarannya, dan tak pernah kontradiktif petunjuk-petunjuknya. Semakin besar perhatian dan penghayatan orang terhadapnya, semakin bertambah pula petunjuk dan pengetahuannya. Setiap kali airnya mengalir, terpancar pula sumber-sumber hikmah darinya.

Dan kitab Madarijus-Salikin ini menjadi bukti, betapa al-Qur'an senantiasa menghidangkan santapan yang selalu segar bagi para pengkaji dan pencintanya. Bagaimana tidak, hanya untuk menerangkan satu ayat dalam al-Qur'an saja, yaitu ayat Iyyaka Na‘budu wa Iyyaka Nasta‘in , Ibnul Qayyim hingga menghabiskan tiga jilid buku besar (sekalipun edisi Indonesia buku ini baru diterjemahkan dua jilid) untuk membedahnya.

Hal ini juga sekaligus menjadi cermin keluasan pengetahuan penulisnya, yang begitu gigih dan tegar dalam menerangkan kebenaran dan membela agama Islam, yang teguh mempertahankan sunnah penghulu para Rasul (Nabi Muhammad), yang penanya tajam menusuk tenggorokan para ahli bid‘ah, dan dengan pedang kebenarannya yang runcing ditebasnya leher para ahli khurafat.

Seperti gurunya (Ibnu Taimiyyah), Ibnul Qayyim juga sangat gigih dalam memberontak otoritas mazhab-mazhab ilmu hukum (fiqih) dan sufisme. Sebagai gantinya, kaum Salaf lazim menggunakan istilah tarbiyah ruhiyah atau tazkiyatun-nafs . Dan keragaman istilah itu sesungguhnya bertemu pada satu titik, yaitu aspek kejiwaan dan spiritual manusia.

Dalam kaitan ini, Ibnul Qayyim telah berjasa memasukkan terminologi qur'ani ke dalam khazanah ilmu tentang jiwa, khususnya menyangkut pendakian seseorang dalam menuju Ilahi. Dari buku Madarijus Salikin ini, kita misalnya diperkenalkan dengan istilah/ manzilah tabattul , ikhbat , tadzakkur , i‘tisham , firar , riyadhah , raghbah , atau ri‘ayah , yang istilah-istilah itu tak masuk ke dalam khazanah “tasawuf konvensional”.

Maqam demi maqam yang dibahas Ibnul Qayyim, kecap demi kecap dari wasiat spiritualnya itu tidak hanya memperlihatkan betapa kayanya bahasa al-Qur'an, namun buku Madarijus Salikin ini juga menyiratkan betapa piawai penulisnya dalam membedah sisi-sisi kejiwaan manusia. Sementara aspek kejiwaan inilah yang menjadi penggerak utama perilaku manusia.

Karena itu, patut dipuji jika Robbani Press menerbitkan karya besar Ibnu Qayyim ini. Bagi penerbit yang lokasinya terletak di bilangan Jakarta Timur ini, ada empat alasan mengapa penerbit ini merasa perlu menerjemahkan dan menerbitkan buku Madarijus Salikin karya Ibnul Qayyim al-Jauziyah:

Pertama , buku ini merupakan karya tulis Ibnul Qayyim yang paling monumental dalam bidang pembersihan jiwa ( tazkiyatun-nafs atau tarbiyah ruhiyah ). Bahkan buku ini boleh dibilang setara dengan Ihya Ulumiddin karya al-Ghazali. Karena Ibnul Qayyim dikenal sebagai ulama yang sangat ahli dalam membedah aspek-aspek kejiwaan dan spiritual manusia, berikut berbagai terapinya berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah.

Kedua , sekalipun tidak sepenuhnya terhindar dari kesalahan, tetapi secara umum buku ini terbebas dari segala macam israiliyyat atau khurafat yang biasa menyertai buku-buku sufistik, karena penulisnya dikenal sebagai imam kaum salaf yang komit pada al-Qur'an dan as-Sunnah. Oleh sebab itu, buku ini terhindar dari kritik tajam para ulama, peneliti, sebagaimana dialami buku Ihya Ulumiddin karya Imam al-Ghazali. Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Imam Qayyim dalam buku ini telah diberi catatan kaki dan komentar oleh Abu Hamid al-Fiqqi, muhaqqiq edisi bahasa Arab buku ini dan seorang pendiri dan Amir Jama‘ah Ansharus-Sunnah al-Muhammadiyah, Mesir.

Ketiga , selama beradab-abad buku ini menjadi rujukan para ulama Ahlus Sunnah wal-Jama‘ah dalam masalah-masalah tazkiyatun-nafs dan perjalanan spiritual.
Keempat , kebutuhan gerakan Islam kepada tazkiyah ruhiyah yang semakin dirasakan di tengah arus materialisme yang telah melanda seluruh lapisan masyarakat dan aspek kehidupan manusia, khususnya di negeri kita tercinta Indonesia yang masih sangat memerlukan buku-buku ruhiyah seperti ini. (Abu Mukhlash).





 
Berat : 3 kg

Harga: Rp.320.000

TERAPI PENYAKIT HATI

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Hard Cover
TERAPI PENYAKIT HATIDetail Produk
Terapi Penyakit Hati adalah literatur tentang penyucian jiwa yang ditulis sebagai jawaban atas pertanyaan, "Adakah cara untuk menyelamatkan seseorang yang bergelimang dosa, dan penyadari jika ia terus melakukan maksiat-maksiat maka ia akan merugi di dunia dan akhirat? Orang ini pun sudah berusaha dengan segala cara untuk mengentaskan dirinya dari kubangan dosa, namun justru ia semakin hanyut dalam maksiatnya. Adakah kiat untuk melawan hawa nafsunya?

Karya ini menjelaskan, bahwa penyebab tenggelamnya seseorang dalam dosa adalah hati yang sakit. Apabila tidak segera diobati, sakitnya akan kronis. Lalu, apa yang menyebabkan hati menjadi sakit? Dan adakah obat yang mujarab dan terapi yang tepat bagi penderita penyakit hati?

Berpijak pada dahil-dahil naqli dan aqli, Ibnul Qayyim-penulisnya-menguraikan pelbagai penyakit hati dan faktor penyebabnya. Bahawa perbuatan maksiat adalah faktor permicu penyakit hati. Tak hanya itu, perbuatan maksiat juga menutup pintu rezeki, menyebabkan doa tidak terkabul, dan membuat orang lain merasa tidak suka kepada pelakunya.

Melalui buku ini, kita tidak hanya mengetahui berbagai macam penyakit hati--yang disadari atau tidak--acap menimpa kita, namun juga mendapatkan resep untuk menghindari perbuatan maksiat dan dosa. Sehingga hati dan jiwa kita menjadi bersih, yang pada akhirnya menjadikan hidup kita diberkahi dan diridhai oleh-Nya.





 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.90.000

‘UDDATUSH SHABIRIN – Bekal Untuk Orang-orang Yang Sabar

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
‘UDDATUSH SHABIRIN – Bekal Untuk Orang-orang Yang SabarDetail Produk
Buku ini memberikan tuntunan bagi kita untuk dapat menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan rasa syukur. Dengan mengacu pada dalil-dalil dari al-Qur`an, sunnah Nabi, dan hikmah dari kehidupan para ulama salaf, penulisnya memerinci langkah-langkah untuk menjadi seorang hamba Allah yang shabûr (banyak bersabar) dan syakûr(pandai bersyukur), demi meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

‘Uddatush Shâbirîn, adalah karya yang secara khusus membahas konsep tentang sabar dan syukur dalam tataran praktis, serta menunjukkan bagaimana kedua nilai spiritual ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ditulis oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, seorang cendekiawan Muslim ternama yang karya-karyanya sangat berpengaruh terhadap perkembangan wacana dan pemikiran keagamaan di dunia Islam hingga kini.

Meski ditulis lebih dari 6 abad silam, buku ini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Terjemahannya ke dalam pelbagai bahasa dunia menunjukkan bahwa karya imam besar ini banyak dikaji dan dijadikan rujukan, terutama dalam bidang pembinaan akhlak dan penyucian jiwa.




 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.99.000

JALA’UL AFHAM – Keutamaan Shalawat Nabi

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Al-Qowam
Halaman : 718 halaman
JALA’UL AFHAM – Keutamaan Shalawat NabiDetail Produk
Sungguh tinggi keutamaan shalawat Nabi. Hanya dengan satu mengucapkan shalawat, Allah akan membalas dengan sepuluh kali shalawat untuk orang yang mengucapkannya. Luar biasa ! Bisakah Anda membayangkan diri Anda mendapat ucapan shalawat dari Allah Ta’ala ? Tidak hanya sekali, tapi sepuluh kali ?
Shalawat juga menjadi sebab sampainya doa seseorang pada Allah Ta’ala, karena do’a itu terhenti diantara langit dan bumi, tidak akan sampai pada Allah Ta’ala sebelum orang yang berdo’a tersebut bershalawat untuk Nabi Shalallahu’alaihiwassalam.

Lantas , kapan saja shalawat di ucapkan ? Bolehkah bershalawat untuk selain Nabi Shalallahu’alaihiwassalam ? seperti apakah kalimat shalawat yang utama di ucapkan ?
Jala’ul Afham, mengupas keutamaan shalawat, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang ada di tangan Anda ini akan menjawab banyak pertanyaan mendasar tentang shalawat Nabi. Di buka dengan pemaparan hadits-hadits tentang shlawat Nabi, lalu kapan waktu-waktu di utamakan bershalawat, dan di akhiri dengan ulasan seputar shalawat dan salam untuk selain nabi Shalallahu’alaihiwassalam.

Salah satu kelebihan buku ini , bagi Anda yang peduli kepada As-Sunnah, adalah setiap hadits yang di bahas, dilengkapi penjelasan apakah ia termasuk hadits shahih, hasan, ataupun ma’lul ( cacat ) dan tentunya sebab-sebab kecacatan hadits tersebut.
selamat membaca !




 
Berat : 1 kg

Harga: Rp.136.000

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14