====== Selamat Datang di Rumah Muslim ======


The Shop

LoadingUpdating...
Aqidah & Akhlak

 

Debat Islam VS Non Islam

Argumen Cerdas Zakir Naik yang Membuat Orang TERCENGANG bahkan masuk Islam.


Penulis: DR.Zakir Naik
Penerbit: AQWAM


Dengan ilmu dan iman yang menghunjam di dada, Dr.Zakir Naik berani menantang:

"Jika kristiani manapun dapat menunjukkan satu saja pernyataan tegas yang tidak ambigu dari Bibel versi manapun di mana Yesus sendiri berkata, 'Akulah Tuhan' atau Yesus sendiri berkata, 'Sembahlah Aku', maka saya siap masuk Kristen."



Dr.Zakir Naik.
Nama yang demikian "ditakuti" sehingga ia dicekal tak boleh masuk ke Amerika dan Eropa. Murid dari Ahmad Deedat ini lebih ditakuti daripada gurunya. Selain hafal Al-Qur'an dan Shahih Bukhari Muslim, ia juga menguasai kitab agama non-islam, seperti: Bibel, Weda, Tripitaka, Bhagavad Gita dan lain-lain. Begitu menguasainya kitab-kitab itu, Zakir Naik pun sering mengoreksi jika ada pastor atau pendeta yang salah kutip. Selama kiprahnya dalam berdakwah, beliau juga telah mengislamkan puluhan hingga ratusan ribu orang di dunia. Zakir naik juga telah melayangkan tantangan debat terbuka kepada Paus Yohanes Paulus II di Vatikan-Roma. Namun hingga sekarang, tantangan itu belum dijawab.


Buku ini merupakan kumpulan tanya jawab seputar keimanan, wanita, makanan dan minuman, terorisme dan jihad, kaum muslim dan non-muslim, Al-Qur'an, serta ilmu pengetahuan yang dilontarkan kalangan non-muslim dan dijawab secara meyakinkan oleh Dr.Zakir Naik.





 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.75.000

101 Cara Mudah Mendidik Keluarga

Penulis : Zainal Abidin bin Syamsuddin
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol


Manusia akan senantiasa di atas kebaikan selagi masih berpikir untuk kebaikan dan berusaha menjadi orang baik. Tidak terpuji manusia yang bisa menghadiahkan kebaikan kepada orang lain, sementara melupakan orang terdekat yang paling berhak menerima hadiah tersebut. Dia laksana pohon labu yang tumbuh di tanah, namun berbuah di pohon lain. Demi Allah, itu merupakan aib besar, sebagaimana ungkapan bijak.

“Laksana burung meninggalkan telur di padang pasir, namun mengerami telur burung lain.”

Banyak orang tua sukses menjadi bisnisman, konsultan, motivator, politikus dan birokrat berkelas internasional, hanya bisa meratap, mengeluh dan tidak bisa berbuat apa-apa tatkala anak-anaknya tidak bisa dikendalikan karena tercebur kedalam pergaulan bebas, narkoba, atau kejahatan lainnya. Kenapa semuanya bisa terjadi!! Carilah solusinya di buku kecil ini!




 
Berat : 200 gram

Harga: Rp.23.000

Neraka Shaqor Menanti Koruptor

Penulis: Zainal Abidin bin Syamsyudin
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol


Banyak pecinta dunia gelap mata, akhirnya menghalalkan segala cara untuk meraup kenikmatan dunia, tak peduli menabrak norma agama, serakah dan dzalim menjadi watak utama, sehingga keberkahan dan kehalalan harta tidak pernah ada. Bahkan harta mendatangkan malapetaka dan menghalangi pelakunya masuk surga.

Sebenarnya harta tak dibenci selagi dunia berada di tangan dan akhirat mengakar kuat di hati. Bahkan harta bisa menjadi sarana masuk surga asalkan dicari dengan cara halal, ditunaikan hak-haknya, tidak bersikap sombong, rakus dan pelit, dan digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dunia kerja adalah ladang ibadah untuk memanen berbagai nikmat dan pahala. Namun kadangkala, tempat kerja justru menjadi lembah bencana tempat berkubangnya berbagai maksiat dan dosa. Saat kita bekerja di tempat kerja yang lingkungannya banyak melakukan kemungkaran, maka bagi pekerja yang istiqamah hal itu menjadikan beban yang sangat berat, bahkan serasa hidup dalam kubur yang penuh siksa.

Ada banyak kemungkaran yang sering terjadi di dunia kerja, dari tindak pidana korupsi, kolusi, nepotisme, manipulasi, pungli, suap menyuap, mark up dan segala bentuknya. Dan hal itu adalah kenyataan yang sering kita jumpai.

Lalu bagaimanakah kiat melepaskan diri dari berbagai jerat maksiat dan subhat yang terjadi di tempat kerja? Apa saja bahaya dan ancaman Allah bagi para pimpinan dan karyawan yang mengkhianati amanah? Dan bagaimanakah cara bertobat yang benar? Temukan jawabannya dalam buku kecil yang insya Allah memberi faidah yang besar ini.

Dan semoga kita dapat istiqamah dalam meniti jalan rezeki yang lempang dan lapang, menuju ladang maisyah yang halal dan penuh berkah.




 
Berat : 250 gram

Harga: Rp.32.000

One Heart – Rumah Tangga Satu Hati

Penulis: Zainal Abidin bin Syamsuddin
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol


Rumah Tangga Bahagia adalah sebuah angan-angan, impian, dan harapan semua insan. Angan-angan kadang menjadi impian, menjadi harapan, Impian dan harapan bias menjadi kenyataan namun tidak jarang impian dan harapan hanya menjadi angan-angan yang melelahkan. Seluruh tenaga dikerahakan, seluruh teori dipelajari dan seluruh persyaratan dipenuhi untuk mewujudkan rumah tangga yang bahagia, ada yang berhasil akan tetapi tidak sedikit yang mampu menghadapi badai rumah tangga yang dating silih berganti, bahkan tidak jarang badai yang menghantam berhasil meluluhlantahkan mahligai rumah tangga yang telah dibangunnya, merusak tatanan hidup yang telah dibinanya, memporakporandakan ikatan cinta yang telah dijalinnya dan menggoncangkan jiwa yang sedang memadu kasih.

Kebahagiaan hidup bukan karena banyaknya harta dan tersedianya fasilitas mewah, gaya hidup gelamor pun tidak bisa dijadikan ukuran, banyak diantara mereka yang terpenuhi segala fasilitas hidup dengan kemewahan, kantong tidak pernah kering dari duit dan jaminan materi tidak diragukan, tetapi batin mereka banyak yang tersiksa, ketenangan hidup terusik dan jiwa mereka terancam, maka benar nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Sesungguhnya setiap umat ada fitnah (yang merusaknya) dan fitnah umatku dari harta.”


Oleh sebab itu, banyak diantara mereka yang lari dari kenyataan menghadapi problema hidup dengan menenggak minuman keras, menelan obat terlarang dan menghabiskan waktunya di café-café, alas an mereka untuk mencari ketenangan hidup. Apakah dengan cara seperti itu ketenangan hidup dan kebahagiaan akan tercapai? Tidak. Justru kegelisahan hidup yang akan mereka peroleh, karena ketenangan jiwa dan kebahagiaan hidup hanya bisa diperoleh bila hati dipenuhi dengan hidayah dan ketaatan kepada pemilik jiwa yaitu Allah SWT, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Rabb kalian berkata, ‘Wahai anak Adam! Beribadahlah kepada-Ku sepenuhnya, niscaya Aku akan penuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku penuhi tanganmu dengan rizki. Wahai anak Adam! Jangan jauhi Aku, sehingga Aku penuhi hatimu dengan kefakiran dan Aku penuhi kedua tanganmu dengan kesibukan.”


Seluruh manusia dari berbagai macam profesi, asal usul dan latar belakang semuanya berharap hidupnya jauh dari kegelisahan dan kemalangan. Tidak ada jalan paling baik untuk melenyapkan kegelisahan dan mendatangkan kebahagiaan kecuali dengan mengkonsentrasikan diri kepada Allah dan beribadah sesuai dengan syariat, menghadapi masalah dengan lapang dada, menyelesaikan problem hidup dengan tenang hati dan bersikap qonaah terhadap nasib rizki yang telah ditetapkan Allah SWT atas hamba-Nya. Itulah maksud hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Bukanlah kaya karena banyaknya harta, tetapi kaya adalah kaya hati.”


Umar bin Khathab n berkata, “Wahai manusia, sesungguhnya sebagian sifat rakus merupakan bagian dari kemiskinan, tidak berharap dari manusia merupakan suatu kecukupan. Dan sungguh kalian mengumpulkan harta yang tidak kalian makan, kalian berangan-angan dengan sesuatu yang tidak mungkin kalian gapai. Ketahuilah, bahwa sebagian dari kkikir adalah cabang dari kemunafikan, maka berinfaklah, karena demikian itu lebih baik buat dirimu.”


Bila para suami maupun istri membekali dirinya dengan sikap di atas dalam mengarungi bahtera rumah tangganya, sebesar apapun tantangan dan masalah yang dihadapi dan seberat apapun ujian dan cobaan yang dialami maka kebahagiaan hidup dan ketenangan hidup dan batin tetap menyapanya.




 
Berat : 300 gram

Harga: Rp.32.000

Yang Didoakan & Yang Dilaknat Malaikat

Penulis: Dr. Fadhl Ilahi Zhahir
Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir


Betapa senang perasaan kita ketika mengetahui baahwa orang tua kita, atau salah seorang yang kita kenal sangat shaleh telah mendoakan kebaikan untuk kita secara diam-diam. Karena doa yang dipanjatkan oleh seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya sangat besar peluangnya untuk terkabul.
Lalu bagaimana pula perasaan kita, jika yang mendoakan kebaikan untuk kita secara diam-diam itu adalah malaikat?
Namun perlu kita ketahui, bahwa sebagaimana doa kebaikan yang dipanjatkan oleh para Malaikat pasti dikabulkan oleh Allah, maka demikian pula halnya dengan laknat dan doa keburukan yang mereka panjatkan. Tugas kita adalah mencari tahu apa saja perbuatan - perbuatan buruk yang membuat para Malaikat murka hingga melaknat dan mendoakan keburukan bagi para pelakunya, sehingga kita berusaha sekeras mungkin untuk menghindarinya dan tidak terjerumus ke dalamnya.




 
Berat : 450 gram

Harga: Rp.26.500

Paket Buku "IBADAH"

Penulis: Nizar Sa'ad Jabal Lc. Mpd
Penerbit: Perisai Qur'an Kids

Paket lengkap 9 buku: Rp.260.000,-
Full Colour

Isi Paket:

1. Juz Amma

2. Doa-Doa Pilihan

3. Ayo Belajar Bersuci

4. Ayo Belajar Shalat

5. Ayo Shalat Berjamaah

6. Dzikir-Dzikir

7. Ayo Berpuasa

8. Ayo Kita Zakat

9. Ayo Belajar Haji




 
Berat : 2 kg

Harga: Rp.260.000

Paket Buku "RUKUN IMAN"

Penulis: Nizar Sa'ad Jabal Lc. Mpd
Penerbit: Perisai Qur'an Kids

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam adalah suri teladan yang baik untuk seluruh umatnya. Rasulullah bukan hanya menyampaikan wahyu tetapi juga mendidik para sahabatnya, baik yang dewasa maupun anak-anak.

Rasulullah menanamkan prinsip-prinsip keimanan yang dikenal dengan istilah rukun iman kepada semua sahabatnya. Rukun iman itu ibarat akar yang harus tertanam kuat di dalam bangunan Islam. Semakin kuat akar itu, akan semakin kuat pula keIslaman seseorang. Semakin besar pemahaman kita terhadap rukun iman, semakin kuat pula keIslaman kita.

Buku "Serial Rukun Iman" disajikan dengan contoh-contoh dari kisah kehidupan sehari-hari.

Paket lengkap (6 buku): Rp.150.000,-

Isi Paket:

1. Iman Kepada Allah
2. Iman Kepada Malaikat
3. Iman Kepada Kitab Allah
4. Iman Kepada Rasul
5. Iman Kepada Hari Akhir
6. Iman Kepada Takdir

Paket Buku \"RUKUN IMAN\" Detail Produk
Spec:
Ukuran buku: 24 cm x 20 cm
Full Colour




 
Berat : 1 kg

Harga: Rp.160.000

Paket Buku "AKU CINTA ISLAM"

Penulis:
Nizar Sa'ad Jabal Lc. Mpd
Nurdin Apud Sarbini Lc.
Aiman Umar Abdul Aziz

Penerbit: Perisai Qur'an Kids

Paket lengkap 4 buku: Rp.300.000

Isi Paket:

1. Aku Cinta Islam: Tauhid 1

2. Aku Cinta Islam: Tauhid2

3. Aku Cinta Islam: Akhlak Mulia

4. Aku Cinta Islam: Akhlak Tercela


Paket Buku \"AKU CINTA ISLAM\"Detail Produk
Spec:
Ukuran buku: 24cm x 20cm
Full Colour




 
Berat : 2 kg

Harga: Rp.300.000

AL-LU'LU' WAL MARJAN Mutiara Hadit Sahih Bukhari Muslim

==BEST SELLER==

Penulis: Muhammad Fuad Abdul Baqi
Penerbit: Ummul Qura'

Ukuran/isi: 17,5 X 24,5 cm/1184 halaman (hard)
AL-LU\Detail Produk
Shahih Al-Lu'lu' (Bukhari) Wal Marjan (Muslim) adalah kitab referensi himpunan hadits yang paling tinggi tingkat keshahihannya yang berisi hadits-hadits yang disepakati oleh dua orang imam terkemuka ahli hadits, yakni Al-Bukhari (194-265 H) dan Muslim (204-261 H).

Kelebihan kitab ini yang tidak ditemukan pada kitab yang lainnya adalah digabungnya hadits Shahih Al Bukhari yang teksnya paling sesuai dengan teks hadits yang ada dalam Shahih Muslim menjadi satu kitab.
Al Hafizh Ibnu Hajar, ulama ahli hadits bertaraf internasional menyatakan, bahwa yang dimaksud dengan kesepakatan antara Al Bukhari dan Muslim ialah kesepakatan atas takhrij induk hadits dari segi nama sahabatnya, meskipun ada perbedaan dalam segi redaksinya.

Kitab ini adalah panduan bagi setiap Muslim dalam menapaki jalan hidupnya di dunia ini, baik sebagai manusia pada umumnya, ataupun sebagai orang yang beriman khususnya. Hadits-hadits dalam kitab ini mengajarkan kita bagaimana menghargai kehidupan dan kematian. Kehidupan dan kematian adalah lingkaran siklus keabadian yang sengaja diciptakan Allah kepada kita semua adalah untuk menguji siapakah diantara kita yang terbaik amalnya. Kehidupan takkan bermakna apa-apa bila kita menjalaninya tanpa amal ibadah yang dituntunkan Allah dan Rasulullah SAW melalui Al Quran dan Hadits yang shahih, dan kematian kita pun seolah tak bermakna apa-apa bila ia mendatangi kita sementara kita tak memiliki bekal amal ibadah kepada-Nya sedikitpun, pun terlebih akan sia-sia pula bila kita sudah banyak beramal namun tidak sesuai dengan Al Quran dan Hadits shahih.

Selain itu juga dilengkapi dengan:

-Biografi Imam Bukhari, Imam Muslim, dan tujuh perawi hadits terbanyak

-Pengantar singkat ilmu musthalah hadits

-Penjelasan singkat beberapa hadits yang perlu dijelaskan

-Indeks Hadits, dll

BONUS CD KUBISA 1.0 (Berisi data dan software sarana belajar Islam) :

-Kumpulan Hadits Shahih
-Kumpulan Do'a dan Zikir
-Video Bimbingan Haji
-Panduan Pembagian Waris, dll




 
Berat : 1.75 kg

Harga: Rp.165.000

Al-Masaa'il Set (10 Jilid)

Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit: Darus Sunnah

Ukuran : 16 × 24,5 cm
Al-Masaa\Detail Produk
Al-Masaa`il merupakan karya fenomenal Ustadz. Abdul Hakim bin Amir Abdat. Buku ini menghimpun sejumlah koreksi atas pemahaman tentang berbagai masalah agama yang tersebar di kalangan umat Islam, khususnya di Indonesia dengan ditopang oleh dalil-dalil dari Al-Qur`an dan As-Sunnah serta diperkuat dengan berbagai pendapat imam-imam Ahlus Sunnah yang terpercaya.

Al-Masaa`il telah hadir 10 jilid dengan tampilan box eksklusif + Hardcover. Dari jilid kesatu sampai kesepuluh telah membahas 370 permasalahan agama, yang meliputi pembahasan tentang ilmu-ilmu hadits, fikih, tafsir, hadits, praktek ibadah sehari-hari, muamalah, dan berbagai permasalahan agama lainnya. Semuanya disajikan secara ilmiah dengan bahasa yang lugas, jelas, dan tegas, serta ditopang dengan dalil-dalil dari Al-Qur`an dan As-Sunnah sesuai dengan manhaj salafus shalih.

Segala puji bagi Alloh semoga buku ini bermanfaat serta dapat dijadikan reverensi dalam dunia pendidikan dan pembelajaran.




 
Berat : 11 kg

Harga: Rp.720.000

Syarah Riyadhus Shalihin Set (6 Jilid)

Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Penerbit: Darus Sunnah

6 Jilid
Ukuran : 24 × 16 cm
Syarah Riyadhus Shalihin Set (6 Jilid)Detail Produk
Alhamdulillah, telah hadir di hadapan pembaca Syarah Riyadhus Shalihin karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Kitab ini merupakan syarah (penjelas) dari kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi. Kitab hadits yang sangat masyhur di kalangan umat Islam. Berisi sejuta faedah sebagai bekal bagi seorang muslim untuk menuju kampung akhirat. Cakupan pembahasannya meliputi etika (adab) dan akhlak, baik akhlak terhadap sang Pencipta, diri sendiri, maupun terhadap orang lain. Juga tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan tazkiyatun nafs [Penyucian jiwa], pengobatan hati, dan amalan-amalan lain yang merupakan perilaku dan jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang arif.

Banyak sekali ulama yang telah mensyarah kitab Riyadhus Shalihin, dan buku ini merupakan salah satu di antarannya. Buku ini mempunyai banyak kelebihan dari sekian banyak Syarah Riyadhus Shalihin yang sudah ada. Yakni, syarah yang cukup luas di dalam pembahasannya dan tuntas, begitu pula dilengkapi dengan takhrij hadits yang mengacu pada kitab-kitab takhrij hadits Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani yang dapat menambah kekuatan hujjah dari masing-masing hadits tersebut. Di samping itu, ulasan pembahasannya sangat lengkap serta disajikan dengan sistematika dan bahasa yang sederhana, sehingga sangat mudah untuk di pahami pembaca.




 
Berat : 7200 gram

Harga: Rp.720.000

Ensiklopedi Islam Al-Kamil

Penulis : Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri

Penerbit: Darus Sunnah


Ukuran : 24,5 × 16 cm
Tebal : 1302 hlm
Ensiklopedi Islam Al-Kamil Detail Produk
Memahami Islam secara umum, global dan singkat, bukanlah hal sulit di era sekarang, semuanya tergantung kepada keuletan dan kesungguhan masing-masing individu, serta kepandaian meraka dalam memilih referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Fasilitas dan sarana penunjang untuk memperdalam dan mengkaji Islam sangatlah mudah dan banyak didapat. Baik melalui studi pustaka, CD penunjang, internet, maupun dengan terbitnya buku-buku keislaman, terlebih maraknya berbagai macam Ensiklopedi Islam dengan kekhasannya masing-masing yang diterbitkan oleh beberapa penerbit di tanah air ini.

Kami pun turut hadir dalam menerbitkan Ensiklopedi Islam yang kami beri nama Al-Kamil. Sebuah nama yang sangat sederhana, namun sarat dan makna. Al-Kamil menunjukan makna bahwa kandungan isi Ensiklopedi ini, menggambarkan islamologi secara utuh dan lengkap.

Ensiklopedi Islam Al-Kamil ini berisi pengetahuan dinul Islam secara tematik. Dimulai dari bab Tauhid (keimanan), Akhlak, Adab, Do`a, Ibadah (thaharah, shalat, puasa, zakat, haji, nikah dan lain-lain), Muamalah, Faraidh, Qishas, Hudud, dan lain-lain. Sehingga, siapa saja baik ia seorang da’I atau pun tidak, akan mudah baginya dalam mencari suatu permasalahan yang ingin ia ketahuinya.

Ensiklopedi yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri ini memiliki banyak kelebihan, di antaranya:

1. Setiap tema utama selalu disertakan dalil ayat Al-Qur’an dan Hadits, sedangkan sub tema setidaknya disertai dalil hadits.

2. Semua hadits yang dijadikan dalil pada Ensiklopedi ini adalah hadits shahih atau hadits hasan.

3. Dalil-dalil hadits pada tema utama atau sub tema didahulukan hadits-hadits riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim atau salah satu dari keduanya. Bila tidak ada riwayat dari keduanya, maka disertakan hadits dari As-Sunan Al-Arba’ (At-Tirmidzi, Abu Dawud, An-Nasa’I, Ibnu Majah), Imam Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim, Ibnu Hibban, dan Ath-Thabrani.

4. Takhrij hadits mengacu pada kitab-kitab Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, seperti As-Silsilah As-Shahihah, Irwa Al-Ghalil dan Shahih Al-Jami’.

5. Tema dan sub tema diberi nomor atau tanda huruf.

Semoga hadirnya Ensiklopedi ini, dapat menambah daftar referensi dan hasanah pustaka keislaman kita. Terlebih bagi para pecinta ilmu pada khususnya, dan umat Islam pada umumnya.




 
Berat : 1800 gram

Harga: Rp.195.000

Kultum Setahun Set

Penulis : Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim

Penerbit: Darus Sunnah
Kultum Setahun SetDetail Produk
Buku ini merangkum materi kultum selama setahun yang disajikan dalam bentuk ceramah, nasihat dan fatwa. Materi kajiannya berisi tema-tema keislaman yang meliputi akidah, ibadah, muamalah dan problematika kekinian.

Buku yang sangat tepat dan layak untuk dimiliki setiap muslim, terlebih para da’I, khatib, imam masjid, pendidik, serta aktivis dakwah lainnya sebagai panduan dan bekal dalam dakwah mereka.

Buku ini merupakan gabungan dari dua karya penulis, yaitu Durus Al-‘Am dan Arba’un Darsan Liman Adraka Ramadhan. Hal ini dimaksudkan untuk melengkapi kajian dan materi kultum setahun. Buku ini kami hadirkan dalam edisi lengkap dengan dua jilid yang mana pada Jilid Pertama ini berisi materi kultum selama tujuh bulan, yakni bulan Muharram, Shafar, Rabi’ul Awwal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awwal, Jumadil Akhir dan Rajab. Jilid Kedua berisi materi kultum lima bulan, yakni bulan Sya’ban, Ramadhan, Syawwal, Dzul Qa’dah dan Dzul Hijjah.





 
Berat : 3300 gram

Harga: Rp.340.000

ISIS Khilafah Islamiyah atau Khawarij

Penulis : Syaikh Ali Hasan al Halabi ?
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i

Akhir-akhir ini, masyarakat dunia digemparkan oleh fenomena munculnya kelompok bersenjata di ?Timur Tengah? yang menamakan diri ??ISIS? (Islamic State of Iraq and Syam) atau DA’ISY (Daulah Islamiyyah Iraq? dan Syam? ).
Pasalnya, kelompok bersenjata yang memproklamirkan diri sebagai lembaga Khilafah Islamiyyah ini dikabarkan banyak melakukan tindakan sadis, keji, intoleransi, bahkan tindakan amoral terhadap para lawan politiknya. Keruan saja, fenomena ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan para ulama serta kebingungan di kalangan orang awam.

Buku ini hadir pada saat yang tepat untuk memberikan penjelasan yang benar terhadap problematika tersebut sesuai petunjuk sunnah dan syariat.

Dalam buku ini penulisnya mengkritisi penyimpangan-penyimpangan ISIS yang melanggar kaidah agama, terutama dalam cara menegakkan Khilafah Islamiyyah.
?Menurut penulis, ISIS tidak sah mengklaim sebagai penegak Khilafah Islamiyyah karena tidak memenuhi syarat. Mereka lebih pantas disebut Khawarij karena banyaknya pelanggaran syariat yang mereka lakukan.

Siapakah Khawarij itu?

Apa saja ciri-cirinya?

Apa saja pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan?

Bagaimana cara menegakkan Khilafah Islamiyyah sesuai sunnah Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam dan kaidah yang benar??

ISIS Khilafah Islamiyah atau KhawarijDetail Produk
Spec:
Soft Cover
Ukuran 15 x 23 cm
Isi: 200 hal
 
Berat : 180 gram

Harga: Rp.40.000

SUBULUS SALAM (3Jilid)

Subulus Salam Syarah Bulughul Maram, adalah kitab penjelasan hadits yang terdapat dalam kitab Bulughul Maram.

Penulis: Muhammad bin Ismail Al-Amir Ash-Shan'ani
Penerbit: Darus Sunnah
SUBULUS SALAM (3Jilid)Detail Produk
Jilid 1 : 912 hal, Rp.155.000
Jilid 2 : 783 hal, Rp.132.000
Jilid 3 : 1040 hal, Rp.175.000
 
Berat : 3 kg

Harga: Rp.462.000

FIKIH THAHARAH

Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerbit: Darus Sunnah

Cover : Hard Cover
Isi : 920 hal
FIKIH THAHARAHDetail Produk
Islam sangat memeperhatikan umatnya agara senantiasa bersih dan suci, baik secara lahir (hissi) maupun batin (ma’nawi). Dalam konsep Islam, bersuci dikenal dengan istilah thaharah. Secara bahasa, thaharah artinya bersih dan suci dari kotoran atau najis, baik bersifat hissi (yang dapat terlihat) seperti kencing atau lainnya, dan najis yang bersifat ma’nawi ( yang tidak kelihatan zatnya) seperti aib dan maksiat. Adapun menurut istilah, thaharah artinya bersih dari najis baik najis haqiqi, yaitu khabats (kotoran) atau najis hukmi. Thaharah haqiqi, yaitu suci pakaian, badan, dan tempat shalat dari najis. Sedangkan thaharah hukmi, yaitu suci dari anggota wudhu dari hadast, dan suci seluruh anggota zahir dari janabah (junub).


Buku yang ditulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ini memberikan penejelasan tentang thaharah dan hal-hal yang terkait dengannya secara sistematis, detail, serta dilengkapi dengan faidah [intisari] dari setiap pembahasannya.
Semoga dengan hadirnya buku ini akan menghantarkan kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang selalu melaksanakan perintah-Nya dan berittiba’ [mengikuti] kepada sunnah-sunnah Rasul-Nya, terlebih dalam pelaksanaan thaharah yang merupakan salah satu pilar penting dalam Islam.




 
Berat : 1500 gram

Harga: Rp.180.000

MIMPI BERTEMU NABI

Penulis: Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
Penerbi:t Rumah Ilmu

Jumlah Halaman : 92 Halaman
Jenis Cover : Soft Cover
Jenis Kertas (Isi) : Book Paper
Ukuran Buku : 13 x 20 cm
MIMPI BERTEMU NABIDetail Produk
Banyak di antara umat manusia, tidak terkecuali sebagian dari umat Islam yang tidak mengenal Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihio wa Sallam, walaupun sebagian ada yang mengklaim bahwa dirinya pernah bermimpi berjumpa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, padahal yang datang kepadanya adalah syaitan yang mengaku-ngaku sebagai Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, karena pada dasarnya dia tidak mengetahui bagaimana sebenarnya rupa dan perawakan Nabi Shallallahu ‘alaihio wa Sallam. di samping pengetahuan yang minim tentang akhlak dan sifat beliau.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

“Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya?”

Melalui ayat di atas Allah Subhanahu wa Ta’ala menyeru umat manusia untuk mengenali Rasul (utusanNya), yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihio wa Sallam. Buku Mimpi Bertemu Nabi ini mengajarkan untuk lebih dekat dan lebih mengenal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Sangat penting bagi kita untuk memiliki buku Mimpi bertemu Nabi ini




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.17.000

BIOGRAFI 60 ULAMA AHLUSSUNNAH

Penulis : Syaikh Ahmad Farid
Penerbit: Darul Haq

Deskripsi :1004 hal.(HC)

BIOGRAFI 60 ULAMA AHLUSSUNNAHDetail Produk
Membaca biografi ulama-ulama besar Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah di antara sumber inspirasi paling penting untuk menjadi pribadi lebih baik, kuat, unggul, mengobarkan semangat, menumbuhkan harapan dan terus berkarya. Dan buku kita ini, memaparkan secara rinci dan apik biografi 60 orang dari mereka yang paling fenomenal dan paling otoritatif dalam Sejarah Islam.

Mereka ialah sebagai berikut :
1. Masruq bin al-Ajda'
2. Sa'id bin al-Musayyab.
3. Urwah bin az-Zubair.
4. Sa'id bin Jubair.
5. Umar bin Abdul Aziz.
6. Amir bin Syarahil asy-Sya'bi.
7. Thawus bin Kaisan
8. Al-Hasan al-Bashri.
9. Muhammad bin Sirin.
10. Ibnu Syihab az-Zuhri.
11. Ayyub as-Sakhtiyani.
12. Sulaiman bin Mihran al-A'masy.
13. Abu Hanifah.
14. Abdurrahman bin Amr al-Auza'i
15. Syu'bah bin al-Hajjaj.
16. Sufyan ats-Tsauri.
17. Hammad bin Salamah.
18. Al-Laits bin Sa'ad.
19. Hammad bin Zaid.
20. Malik bin Anas.
21. Abdullah bin al-Mubarak.
22. Al-Fudhail bin Iyadh.
23. Waki' bin al-Jarrah.
24. Sufyan bin Uyainah.
25. Abdurrahman bin Mahdi.
26. Yahya bin Sa'id al-Qaththan
27. Asy-Syafi'i.
28. Yazid bin Harun al-Wasithi
29. Al-Qasim bin Sallam
30. Yahya bin Ma'in.
31. Ali bin al-Madini.
32. Ishaq bin Rahawaih.
33. Ahmad bin Hanbal.
34. Al-Bukhari.
35. Muslim.
36. Abu Dawud.
37. Abu Hatim ar-Razi.
38. At-Tirmidzi.
39. Ibrahim bin Ishaq.
40. An-Nasa`i.
41. Ibnu Nashr al-Marwazi
42. Ath-Thabari.
43. Ibnu Khuzaimah
44. Ath-Thabrani.
45. Ad-Daruquthni.
46. Ibnu Mandah
47. Al-Hakim.
48. Ibnu Hazm
49. Al-Baihaqi.
50. Ibnu Abdil Barr.
51. Al-Khathib al-Baghdadi.
52. Ibnu Asakir.
53. Ibnul Jauzi.
54. Abdul Ghani al-Maqdisi.
55. Al-Izz bin Abdus Salam.
56. An-Nawawi.
57. Ibnu Taimiyah.
58. Adz-Dzahabi.
59. Ibnu Qayyim al-Jauziyah.
60. Ibnu Hajar al-Asqalani.

Mereka semua adalah teladan dalam Iman dan Islam serta figur sejati dalam ilmu dan ibadah. Mereka telah menorehkan nama besar mereka dalam sejarah dengan tinta emas; dan kita tinggal mengambil hal-hal baik dari catatan hidup dan pengabdian mereka. Buku ini layak dibaca semua kalangan; terlebih mereka yang mencari figur-figur sejati.





 
Berat : 1.5 kg

Harga: Rp.145.000

AKHIRNYA MEREKA BERTAUBAT

Kisah-kisah Nyata Berbagai Peristiwa Yang Menyadarkan Dari Kelalaian

Penulis : Abdul Malik bin Muhammad Al-Qasim
Penerbit: Darul Haq

Deskripsi : xii + 216 hal. (S)

AKHIRNYA MEREKA BERTAUBATDetail Produk
Jalan hidup seseorang bisa dengan mudah dipengaruhi oleh peristiwa yang dialami orang lain. Betapa banyak ayat al-Qur`an yang menganjurkan kita untuk mengambil pelajaran dari kisah-kisah kehidupan.

Tidakkah kalian berfikir?
Tidakkah kalian melihat?
Tidakkah kalian mengetahui?

Banyak lagi pertanyaan sejenis diulang-ulang dalam al-Qur`an. Intinya, agar manusia bisa belajar dari keberhasilan dan kegagalan orang lain. Sebagai Muslim, kita adalah orang yang paling berhak menuai pelajaran dari berbagai kisah di alam nyata ini. Sepak terjang orang-orang durhaka sepanjang zaman, baik yang tertulis dalam catatan sejarah, terulas dalam kitabullah, atau kita lihat dan saksikan sendiri dalam arena kehidupan, adalah peringatan bagi kita semua.

Bak mutiara, buku di hadapan Anda ini memancarkan kilauan nasihat dan petuah bagi setiap jiwa yang ingin memperbaiki diri. Tidak syak lagi, buku ini akan ikut memperkaya khazanah perpustakaan Islam, selain sebagai pengganti dari berbagai buku kumpulan kisah yang belum bisa dipertanggungjawabkan mutu dan keotentikannya.

Selamat menikmati!




 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.30.000

TRANSFER PAHALA

Penulis: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah & Ibnu Qayyim al-Jauziyah
Penerbit: Griya Ilmu

Ukuran: 14 x 20.5 cm
Tebal: 212 hal.
Jenis: Soft Cover
TRANSFER PAHALADetail Produk
Sesungguhnya kematian seseorang menurut pandangan Islam merupakan akhir kehidupan di dunia ini, kemudian berpindah ke alam barzakh sebagai tempat penantian datangnya hari kebangkitan, namun alam barzakh tidaklah terputus secara keseluruhan dengan kehidupan dunia, karena hubungan antara orang-orang yang masih hidup dengan orang-orang telah wafat terus berlangsung. Orang-orang yang masih hidup dapat “mentransfer” (baca: mengirim), adapun orang-orang yang telah wafat menerimanya melalui catatan amal mereka.

Di antara ulama terbaik yang membahas tentang orang yang wafat dapat mengambil manfaat dari amalan orang yang masih hidup adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dan murid andalannya, Ibnu Qayyim al-Jauziyah . Dalam buku ini kedua ulama besar tersebut menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan kepada mereka.

Beberapa pembahasan yang ada dalam buku ini di antaranya adalah; tentang bacaan al-Qur`an untuk orang yang telah wafat, apakah pahalanya akan sampai kepada mereka atau tidak? Kemudian, apa hukum mengambil upah untuk itu? Lalu bagaimana hukumnya apabila keluarga yang telah wafat membuat makanan dan mengundang banyak orang? Di antara pertanyaan lainnya adalah; Bolehkah menghadiahkan pahala bacaan al-Qur`an untuk orang yang telah wafat? Apakah dibolehkan meniatkan puasa, shadaqah atau haji untuk orang yang telah wafat? Dan masih banyak lagi pertanyaan menarik lainnya yang akan terjawab dalam buku ini. Selamat membaca!





 
Berat : 400 gram

Harga: Rp.28.000

MAJELIS IBNUL JAUZI (2 Jilid)

Penulis: Abu Faraj Abdurrahman Ibnul Jauzi
Penerbit: Pustaka Azzam

Spec
Hardcover
Jilid 1: 824 halaman
Jilid 2: 560 halaman

Harga: Rp.322.000/set
Jilid 1 Rp. 191,000
Jilid 2 Rp.131,000
MAJELIS IBNUL JAUZI (2 Jilid)Detail Produk
Nama beliau adalah Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Ali bin Ubaidillah bin Abdillah bin Hadi bin Ahmad bin Muhammad bin Ja’far Al-Jauzi: Abu Al-Faraj, Al-Qurasyi At-Taimi Al-Bakri. Silsilah keturunannya bersambung sampai kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq ??? ???? ???. Dia menuturkan tentang silsilah keturunannya, “Dan ketahuilah bahwa kami termasuk anak cucu Abu Bakar Ash-Shiddiq".

Imam Ibnul Jauzi besar di kota Baghdad, telah mencari ilmu semenjak masih kecil. Karena itu beliau telah hafal al-Quran pada usia dini. Menimba ilmu hadits kepada Abu al-Fadhl bin Nashir al-Hanbali, seorang penghafal hadits yang tsiqah (terpecaya). Dia juga mempelajari berbagai macam ilmu kepada Ibnu Nashiruddin az-Zaghawani al-Hanbali, terutama sekali ilmu hadits, fikih, dan metodologi dakwah dengan lisan.

Kitab ini dalam judul aslinya berjudul At-Tabshirah, merupakan salah satu kitab yang cukup terkenal di kalangan penuntut ilmu. Dalam edisi terjemahan berjudul Majelis Ibnul Jauzi.

Imam Ibnu Jauzi adalah seorang ahli fikih, penasehat dan pakar pendidikan hati (tarbiyatun nufus). Majelis taklimnya dikenal dengan jama’ahnya yang berjumlah ribuan orang. Bahkan pernah sesak oleh ratusan ribu orang. Apabila acara taklimnya diadakan ba’da ashar, maka dari pagi jama’ahnya sudah memenuhi lokasi dan saling berebutan tempat. (Lihat: kitab Siyar A’lam Nubala oleh Imam Adz-Dzahabi 21/365 dan Dzail Thabaqat Hanabilah oleh Ibnu Rajab al-Hambali 1/399). Imam adz-Dzahabi menyebutnya sebagai tokoh yang ahli dalam memberi nasehat dan penuh kharisma. Kata-katanya penuh dengan nilai seni dan sastra yang tinggi.

Seorang Ulama yang lain yaitu al-Muwaffaq Abdul Lathif mengatakan dalam karyanya, “Ibnul Jauzi adalah orang yang paling lembut rupanya, manis sifat-sifatnya, bagus suaranya, gerak dan katanya berirama, enak humornya. Majelisnya dihadiri oleh seratus ribu orang atau lebih. Beliau tidak menyia-nyiakan sedikit pun dari waktunya, menulis dalam sehari sebanyak empat buku tulis. Beliau memiliki keterlibatan dalam semua ilmu, dan salah satu Ulama yang mumpuni dalam bidang tafsir, seorang hafizh di bidang hadits, pakar sejarah, dan beliau pun memiliki ilmu fikih yang memadai. Adapun sajak nasehat, maka beliau memiliki kemampuan yang kuat. Karenanya kitab ini bisa menjadi salah satu koleksi yang harus dimiliki oleh para penuntut ilmu. Selamat membaca...!





 
Berat : 2.5 kg

Harga: Rp.322.000

MINHAJUL MUSLIM - Konsep Hidup Ideal dalam Islam

Penulis : Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi
Penerbit: Darul Haq

Deskripsi : xliv + 1196 hal. (HC)
Ukuran : 16 x 24.5 cm
MINHAJUL MUSLIM - Konsep Hidup Ideal dalam IslamDetail Produk

Kesempurnaan Islam tergambar dalam aturannya yang lengkap atas berbagai aspek kehidupan manusia tanpa melewatkan perkara yang kecil maupun yang besar. Pembahasan mengenai akidah, ibadah, akhlak maupun muamalah dapat kita temukan aturannya di dalam agama Islam. Hanya saja sedikit sekali orang yang mampu menggali nilai-nilai tersebut secara langsung dari dua sumber utama hukum Islam; al-Qur`an dan Sunnah Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Namun demikian, tidak banyak dari para ulama yang menuangkannya secara lengkap dalam tulisan-tulisan mereka. Sering kali sebuah buku menjelaskan Islam hanya sebatas pada satu aspek saja, misalnya hanya aspek akidah atau fikih atau yang lainnya. Di sisi lain kita dapati sebuah buku membahas suatu permasalahan dalam tulisan yang panjang lebar bahkan hingga berjilid-jilid. Memang tidak mudah untuk menemukan satu karya tulis yang memberikan gambaran tentang ajaran Islam secara utuh dan menyeluruh namun ringkas.

Buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan satu dari sedikit karya tulis dalam bentuk ringkas yang menggambarkan ajaran Islam secara menyeluruh. Ditulis oleh seorang ulama besar yang tinggal di kota Madinah Saudi Arabia yang hingga saat ini masih aktif memberikan kajian-kajian dan ceramah-ceramah ilmiah di Masjid Nabawi. Hampir seluruh aspek agama dijelaskan dalam buku ini dengan merujukkannya kepada al-Qur’an dan Hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Ditambah lagi, buku ini dikemas secara sistematis dengan gaya bahasa yang menarik dan mudah dipahami. Sehingga tidak heran jika buku ini telah dicetak berulang kali dalam edisi aslinya dan tersebar luas di banyak negara.

Oleh karena itu, tidak berlebihan apa yang dikatakan oleh penulis buku ini di dalam mukadimahnya pada cetakan pertama, bahwa buku ini merupakan panduan seorang muslim yang tidak layak jika tidak terdapat di dalam rumah setiap muslim.

Selamat membaca.




 
Berat : 1.5 kg

Harga: Rp.145.000

Talbis Iblis

Pengarang: Ibnul Jauzi
Penerbit: DARUS SUNNAH PRESS
Talbis IblisDetail Produk
Iblis menyatakan permusuhan kepada manusia secara terang – terangan dan akan terus mengganggu Adam beserta anak keturunannya hingga datangnya hari Kiamat. Permusuhan ini berawal sejak iblis diperintah oleh Alllah Ta’ala untuk bersujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan, bukan sujud sebagai bentuk ibadah. Iblis menolak dengan penuh kesombongan karena merasa lebih baik dan lebih utama dari Adam. Atas pengingkarannya ini, maka Allah melaknat dan mengusirnya dari surga, bahkan Allah mengusirnya dari kedudukannya yang tinggi bersama malaikat. Sejak hari itu, kemenangan silih berganti; kadang di pihak setan dan para pengikutnya, dan kadang berpihak kepada para kekasih Allah dan hamb – Nya.

Para ulama tergugah untuk menuliskan sejarah pertempuran berkepanjangan ini. Mereka mengarang kitab – kitab demi mengingatkan kaum muslimin agar tidak terperosok kedalam lubang –lubang jebakan Iblis, di antaranya adalah buku yang ada di hadapan pembaca ini, Talbis Iblis karya Ibnul Jauzi (w. 550 H)

Kitab Talbis Iblis ini diringkas, sekaligus dita’liq dan ditakhrij oleh Abu Al – Harist Ali Hasan Ali Abdul Hamid Al – Halabi Al – Atsari dengan judul Al – Muntaqa An – Nafis min Talbis Iblis Lil Iman Ibn Al – Jauzi. Dalam buku talbis iblis ini, penulis membuang sanad hadist secara keseluruhan, membuang hadist yang tidak shahih dan terulang dalam satu tema, mentakhrij hadist- hadist shahih secara ringkas, membuang kisah dan cerita yang tidak banyak berfaidah, serta member catatan dan penjelasan yang dianggap perlu.

Banyak pelajaran penting yang bias kita dapatkan dari buku talbis iblis ini. Inilah yang hendak disampaikan penulis, agar setiap muslim mawas diri dari perangkap setan dengan berbagai macam tipu dayanya.




 
Berat : 1.3 kg

Harga: Rp.132.000

ENSIKLOPEDI HADITS QUDSI DAN PENJELASANNYA

Pensyarah :
-Imam Al Qasthalani
-Imam Nawawi

Penerbit : Pustaka As Sunnah
ENSIKLOPEDI HADITS QUDSI DAN PENJELASANNYADetail Produk
Hadits Qudsi adalah hadits yang maknanya dari Allah Suhanallahu wa ta'ala dan lafazhnya dari Nabi Shalallahu Alaihi wa Salam. Beda halnya dengan al-Qur'an dimana lafazh dan maknanya dari Allah Suhanallahu wa ta'ala.

Penjelasan hadits-hadits ini diambil dari syarah al-'Allamah al-Qasthalani dalam kitab shahih al-Bukhari dan al-imam an-Nawawi Rahimahullahu ta'ala dalam kitab Shahih Muslim dimana para hadits semasanya telah mengakui akan kredibilitasnya dan

keilmuanya juga generasi sesudahnya, karena ucapannya menjadi hujjah yang kuat dan dapat membungkam para lawannya.

Dalam kitab Ensiklopedi Hadits Qudsi dan Penjelasannya ini memuat berbagai macam permasalahan dalam syariat ini, baik itu aqidah, Muamalat, ibadah, jihad, zakat, puasa dan kajian-kajian menarik lainnya yang dinukil dari kitab-kitab rujukan yaitu Kitab al-Muwaththa' Imam Malik, Shahih Imam Bukhari, Shahih Imam Muslim, Jami' Imam at-Tirmidzi, Sunan Abu Daud, Sunan an-Nasa'I dan Sunan Ibnu Majah.?




 
Berat : 2 kg

Harga: Rp.215.500

Kumpulan Khutbah As-Sudais Imam Masjidil Haram

Penyusun: Dr. ‘Abdurrahman as-Sudais
Penerbit: Griya Ilmu

Spec:
Ukuran: 15.5 x 24 cm
Tebal: 788 hal.
Jenis: Hard Cover
Kumpulan Khutbah As-Sudais Imam Masjidil HaramDetail Produk
Di antara keistimewaan Islam, ia memiliki syi’ar (tanda-tanda peribadahan) dan masy’ar (tempat-tempat peribadahan), juga kebaikan dan berbagai keutamaan lainnya, seperti keistimewaan ‘Hari Jumat’ dengan syi’ar yang agung, yaitu ‘khutbah’.

Tak dapat dipungkiri bahwa khutbah dalam syari’at Islam memiliki kedudukan yang tinggi lagi agung. Allah Ta’ala berfirman:

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?’” (QS.Fushshilat: 33)

Penyusun kitab ini, Syaikh Dr. Abdurrahman As-Sudais, Imam Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, menyimpulkan, yang dimaksud khutbah adalah “Rangkuman dan pilihan kata-kata yang mengandung keteraturan susunan, keindahan untaian kalimat, memiliki kekuatan untuk mempengaruhi manusia dalam rangka menyeru dan mengajak mereka kepada kebaikan, serta mencegah kemunkaran, sesuai dengan tujuan dan hukum-hukum Islam demi kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat.”

Inilah kitab berisi kumpulan khutbah beliau yang disusun berdasarkan tema, yaitu Al-Quranul Karim, Ilmu dan Ulama, Aqidah, Sunnah dan Sirah, Ibadah, Mu’amalah, Akhlak, Problematika Sosial, Tragedi Kaum Muslimin dan Problematikanya, Khutbah Hari Raya, Khutbah Istisqa, dan Tema-Tema Beragam. Semoga bermanfaat.






 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.125.000

Andai Aku Tidak Menikah Dengannya

Penulis: Dr. Syafiq bin Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah, MA
Penerbit: Rumah Ilmu

Ukuran :16 x 15.8 cm
Isi : 304 halaman
Cover : Art Carton

Andai  Aku Tidak Menikah DengannyaDetail Produk
Pernikahan adalah suatu perjanjian besar, suatu pertanggung jawaban yang berat bagi seorang laki-laki yang mana dia mengambil seorang wanita dari kedua orangtuanya untuk hidup bersamanya dalam sebuah bahtera yang bernama rumah tangga yang dipimpin olehnya.
Namun realitanya berapa banyak perempuan yang harapannya hanya mimpi kebahagiaannya menguap seperti embun segar ketika disapa mentari pagi, hari-harinya bak neraka yang panas dan membakar hati, KDRT sudah menjadi santapannya sepanjang hari.
Mawar yang indah itu hidup dibumi yang kering kerontang tanpa air yang menyinar. Sudah saatnya seorang suami memahami tabiat seorang istri.
Jangan biarkan air matanya menetes dipipi.
Jadikanlah ia hiasan terindah yang dimiliki.
Jangan sampai terbetik dihatinya, “andai aku tidak menikah dengannya.”
 
Berat : 350 gram

Harga: Rp.68.000

Berbekal Setengah Isi Setengah Kosong

Penulis: Dr. Syafiq bin Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah, MA
Penerbit: Rumah Ilmu

Ukuran : 16 x 16 cm
Isi : 116 halaman
Cover : Art Carton

Berbekal Setengah Isi Setengah KosongDetail Produk
Bila memandang sebuah gelas yang berisikan air setengahnya, maka sebagian orang berkata, “Setengahnya kosong”, dan sebagian lain berucap, “Setengahnya isi”.
Termasuk orang yang manakah Anda?
Bila yang pertama, maka ini sebuah indikasi bahwa anda adalah orang yang hidup dengan kacamata pesimis, selalu memandang kepada kekurangan, dan biasanya orang yang seperti itu, hidupnya senantiasa berbalut kesusahan dan bermantel kesengsaraan, karena dirinya lupa memandang kepada isi yang terdapat di gelas tersebut, walaupun hanya separuh.
Adapun insan yang berkata “Setengah isi”, maka ini salah satu petunjuk bahwa dia adalah orang yang optimis, karena ia memandang lewat kacamata isi, ia tidak terlalu peduli dengan setengahnya yang kosong, karena bagaimanapun gelas itu ada isinya, dan ia berucap, “Alhamdulillah, masih ada isinya.”
 
Berat : 250 gram

Harga: Rp.33.000

150 Tanya Jawab Seputar Anak Muslim

Penyusun: Yahya bin Sa’id Alu Syalwan
Penerbit: Griya Ilmu

Kumpulan Fatwa:
- Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baaz,
- Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin,
- Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdirrahman bin Jibrin,
- Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan &
- Al-Lajnah ad-Da`imah lil Buhuts al-’Ilmiah wal Ifta`.

Ukuran: 15.5 x 24 cm
Tebal: 224 hal.
Jenis: Soft Cover
150 Tanya Jawab Seputar Anak MuslimDetail Produk

Anak adalah amanah yang dititipkan Allah kepada orang tua. Sebagai amanah Allah, para orang tua berkewajiban menjaganya dan bertanggung jawab penuh dalam mengurusnya. Mereka wajib memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan masalah anak, baik dalam urusan dunia terlebih lagi agamanya.

Dalam konteks inilah banyak orang tua yang masih belum memahami bagaimana mengemban tanggung jawab terhadap anak yang dititipkan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan hukum-hukum agama. Buku ini sangat layak untuk dibaca oleh setiap Muslim, khususnya bagi para orang tua, pendidik dan siapa saja yang ingin melaksanakan kewajibannya secara sungguh-sungguh dalam mendidik anak.

Sejumlah ulama besar, baik secara individu maupun tergabung dalam Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa, telah banyak menyumbangkan ijtihad atau nasihatnya dalam masalah yang berkaitan dengan anak, mulai dari pembahasan aqidah, fiqih, akhlak, pendidikan hingga masalah yang lebih kompleks seperti hukum saudara susuan, hak asuh anak dan yang lainnya. Ribuan pertanyaan ditujukan kepada mereka, dan fatwa pun tercecer di mana-mana sehingga perlu disusun untuk memudahkan pencarian jika diperlukan.

Dengan kejelian dan penuh perhitungan, penyusun kitab ini menyodorkan buah karyanya yang mengumpulkan fatwa-fatwa para alim dan menyatukannya dalam sebuah tulisan untuk memudahkan para pembaca, sehingga tidak perlu lagi membuka kitab-kitab fatwa dari berbagai rujukan. Semoga buku ini bermanfaat bagi kaum muslimin. Selamat membaca!




 
Berat : 0.5 kg

Harga: Rp.35.000

Bunga Rampai Rukun Islam (Paket box exclusive: 5 buku)

Penulis: Syaikh Al-Albani, Syaikh bin Baz,Syaikh Al-Jibrin, et.al.

Penerbit: Griya Ilmu

Ukuran: 14 x 20.5 cm
Tebal: 210-283 hal.
Jenis: Exclusive Box, Soft Cover

1 Box isi 5 buku:

- Makna Dua Kalimat Syahadat
- Sifat Shalat Nabi
- Zakat
- Puasa
- Haji
-
Bunga Rampai Rukun Islam (Paket box exclusive: 5 buku)Detail Produk
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya oleh Jibril ‘Alaihis salam, “Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Islam.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada ilah (sembahan) yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan shalat; menunaikan zakat; puasa pada bulan Ramadhan; dan melaksanakan haji bagi siapa yang mampu melaksanakannya.” (HR. Muslim) Inilah hadits tentang Rukun Islam.

Berpijak dengan hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa seseorang tidak disebut Muslim apabila ia belum menunaikan Rukun Islam yang lima tersebut.

Penjelasan mengenai masing-masing Rukun Islam mutlak dibutuhkan agar pelaksanaannya sesuai dengan petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai salah satu syarat diterimanya ibadah.

Semoga kehadiran “Bunga Rampai Rukun Islam” ini dapat menunjang kebutuhan tersebut. Selamat membaca.




 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.145.000

Zuhud jilid 3

Penulis: Ibnu Al Mubarak
Penerbit: Pustaka Azzam

Isi: 660 halaman
Zuhud jilid 3Detail Produk
Bab: Keutamaan Berdzikir kepada Allah swt--- 1

BIOGRAFI PERIWAYAT AZ-ZUHDU --- 400

DAFTAR ISTILAH HADITS --- 628

Referensi --- 643




 
Berat : 1.3 kg

Harga: Rp.147.000

Zuhud jilid 2

Penulis: Ibnu Al Mubarak
Penerbit: Pustaka Azzam

Isi: 664 halaman
Zuhud jilid 2Detail Produk
Bab: Meminimalisasi Harta Duniawi 1

Bab: Hinanya Dunia di Sisi Allah b 10

Bab: Tawakal dan Tawadhu 77

Bab: Qana’ah dan Ridha 89

Bab: Hadits-Hadits tentang Kefakiran 98

Bab: Mencari Yang Halal 140

Bab: Sedekah 206

Bab: Berbuat Baik kepada Anak Yatim 223

Bab: Ketamakan Atau Kebakhilan 230

Bab: Niat dengan Amalan yang Sedikit

Tapi Hati Selamat 310

Bab: Orang yang Berbicara Dusta Supaya Ditertawakan 341

Bab: Memperbaiki Hubungan Sesama 349

Bab: Riwayat-Riwayat tentang Tercelanya Bermewah-mewahan di dalam Keduniaan 374

Bab: Rendah Hati 476

Bab: Riwayat-Riwayat yang Menyebutkan Uwais dan Ash-Shunabihi h 504

Bab: Riwayat-Riwayat yang menyebutkan Amir bin Abd Qais dan Shilah bin Asyyam Radhiyallahu Anha 509

Bab: Khabar-Khabar Abu Raihanah dan Lainnya 544

Bab: Khabar-Khabar Umar bin Abdul Aziz 558

Bab: Penyebutan Tentang Rahmat Allah c 570




 
Berat : 1.3 kg

Harga: Rp.147.000

Zuhud jilid 1

Penulis: Ibnu Al Mubarak
Penerbit: Pustaka Azzam

Isi: 840 halaman
Zuhud jilid 1Detail Produk
Az-Zuhdu



Diakui atau pun tidak, umat Islam saat ini sedang mengidap penyakit kronis yang menyebabkannya terpuruk, lemah, menjadi rebutan musuh dan jauh dari nilai-nilai moral yang luhur. Hal ini sejalan dengan prediksi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika menjelaskan kondisi umat Islam di akhir zaman. Factor ketidaktahuan umat terhadap ajaran Islam dan minimnya penerapan nilai-nilai moral yang luhur di tengah-tengah masyarakatlah yang menjadi penyebab utama. Oleh sebab itu, umat ini perlu disadarkan kembali terhadap nilai-nilai moral yang luhur agar menjadi umat terbaik yang pernah dimunculkan di tengah-tengah masyarakat dunia seperti misi yang dibawa oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan budi pekerti yang luhur."

Abdullah bin Al Mubarak, sosok yang dikenal sebagai pejuang sejati yang gigih memperjuangkan Islam sekaligus berbudi pekerti mulia, dengan karya tulisnya "Az-Zuhdu" menjelaskan kepada kita akhlak terpuji dan nilai-nilai moral yang luhur berlandaskan ragam hadits dan atsar agar kita bisa merenungi kembali sejauh mana pemahaman kita terhadap ajaran moral yang menjadi misi utama Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, sehingga kita kembali memiliki izzah dan menjadi umat terbaik seperti yang diharapkan.

MUKADDIMAH................................................................ 1

MAKNA ZUHUD DAN HADITS-HADITS YANG

MENGANJURKAN UNTUK BERSIKAP ZUHUD................. 13

DEFENISI ZUHUD DAN ORANG YANG ZUHUD

MENURUT SALAFUSH-SHALIH.............................................. 23

BIOGRAFI ABDULLAH BIN AL MUBARAK......................... 74

Nama lengkap Ibnu Al Mubarak........................................................ 74

Kelahiran Ibnu Al Mubarak............................................................... 75

Tempat tinggal Ibnu Al Mubarak....................................................... 75

Sifat-Sifat Baik yang Dimiliki Ibnu Al Mubarak................................... 77

Latar Belakang Pendidikan dan Kejeniusan Ibnu Al Mubarak............ 79

Ibadah dan Rasa Takut Ibnu Al Mubarak kepada Allah c ................ 81

Kezuhudan dan Kewara’an Ibnu Al Mubarak.................................... 86

Adab dan Kedermawanan Abdullah bin Al Mubarak......................... 89

Ketawadhu’an Ibnu Al Mubarak dan Sikapnya Menjauhi Popularitas. 95

Jihad dan Keberanian Ibnu Al Mubarak............................................ 97

Pujian dan Sanjungan Ulama kepada Ibnu Al Mubarak................... 103

Ucapan dan Bait Syair Ibnu Al Mubarak......................................... 109

Guru dan Murid Abdullah Bin Al Mubarak...................................... 117

Murid Abdullah bin Al Mubarak...................................................... 119

Karya Tulis Ibnu Al Mubarak.......................................................... 120

Wafatnya Ibnu Al Mubarak............................................................. 121

BIOGRAFI PARA PERIWAYAT AZ-ZUHDU

IBNU AL MUBARAK.................................................................. 125

Bab: Anjuran Menaati Allah...................................................... 129

Bab: Menuntut Ilmu untuk Memperoleh Tujuan

Keduniaan...................................................................................... 189

Bab: Takut terhadap Dampak Negatif yang Ditimbulkan

Dosa................................................................................................ 221

Bab: Keutamaan Ibadah............................................................ 256

Bab: Sedih dan Tangisan........................................................... 297

Bab: Beramal dan Berzikir dengan Merendahkan Suara.. 320

Bab: Khusyuk dan Takut............................................................ 345

Bab: Bersungguh-Sungguh dalam Beribadah....................... 372

Bab: Ikhlas dan Niat.................................................................... 386

Bab: Berdzikir Mengagungkan Allah c ................................ 418

Bab: Merenung di Saat Mengantar Jenazah......................... 458

Bab: Larangan Panjang Angan-Angan.................................. 470

Bab: Tidak Sabar Menanti Kematian untuk Dapat

Berpisah dengan Segala Macam Ibadah............................... 500

Bab: Mengambil Pelajaran dan Merenung............................ 506

Bab: Meninggalkan Perbuatan Dosa...................................... 525

Bab: Kebaikan Keluarga Tergantung pada

Keistiqamahan Seseorang......................................................... 566

Bab: Rasa Bangga di Kalangan Beberapa Permukaan

Bumi................................................................................................ 577

Bab: Teman yang Baik dan Tidak Baik................................. 603

Bab: Menjaga Lisan..................................................................... 623

Bab: Tawadhu’............................................................................. 643

Bab: Keutamaan Mendatangi Shalat, Duduk di Dalam

Masjid dan Lainnya...................................................................... 669

Bab: Tawakal................................................................................ 698

Bab: Kabar Gembira bagi Seorang Mukmin Ketika

Meninggal Dunia dan yang Lainnya....................................... 717

Bab: Kecaman Terhadap Riya‘, Ujub dan Sifat Buruk

Lainnya........................................................................................... 729

Bab: Tobat Nabi Daud dan Penuturan tentang Para Nabi 771

DAFTAR ISTILAH 813




 
Berat : 1.7 kg

Harga: Rp.183.000

Shahih Hadits Qudsi

Penulis: Syaikh Musthafa al-Adawy
Penerbit: Darul Haq

Dimensi: 14.5 x 21.5 cm
Sampul: Soft Cover

Shahih Hadits QudsiDetail Produk
Buku ini memuat tema-tema penting yang bermuara dari Firman-firman Allah yang tercantum dalam wahyu kedua setelah al-Qur'an:

Cara pencatatan kebaikan dan keburukan,

Neraka bagi orang yang rusak hatinya,

Dikeluarkannya ahli Tauhid dari neraka,

Tanda cinta Allah kepada hamba-Nya,

Dosa orang yang memusuhi para kekasih ALlah,

Surga dipagari dengan hal-hal yang tidak disukai dan Neraka dipagari dengan hal-hal yang menyenangkan,

Ahli surga yang terendah dan tertinggi,

Ahli surga yang terakhir masuk surga,

Kaum mukminin melihat Tuhan mereka di akhirat,

Yang pertama kali diciptakan Allah,

Larangan membunuh semut,

Tanda-tanda hari kiamat, dan

masih ada tema-tema penting lainnya.





 
Berat : 300 gram

Harga: Rp.30.000

Paket Buku Tuntunan Anak Muslim

Edisi Buku Anak BERGAMBAR & FULL COLOUR, Insya Allah mudah dipahami dan enak dibaca

Berisi 8 Judul buku:

1. Belajar Mudah RUKUN IMAN
2. Belajar Mudah RUKUN ISLAM
3. Tuntunan HAFALAN HADITS
4. Tata Cara SHALAT & WUDHU' NABI
5. Tuntunan DO'A HARIAN
6. DZIKIR PAGI & PETANG
7. Tuntunan Hafalan JUZ 'AMMA jilid 1
8. Tuntunan Hafalan JUZ 'AMMA jilid 2

Penyusun: Tim Pustaka Ibnu Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran buku: 10.5 x 14.5 cm
Halaman: 64 halaman / buku
 
Berat : 500 gram

Harga: Rp.100.000

Pendidikan Anak Dalam Islam (Tarbiyatul Aulad Fil Islam)

Penulis : DR. Abdullah Nashih 'Ulwan
Tahqiq: Ihsan Al-'Utaibi
Penerbit : Insan Kamil

Ukuran : 24 x 15 cm
Halaman : xxxii + 906 halaman
Cover : Hard
Pendidikan Anak Dalam Islam (Tarbiyatul Aulad Fil Islam)Detail Produk
Pendidikan terhadap anak merupakan faktor penting yang sangat diperhatikan di dalam Islam. Buktinya, Nabi muhammad SAW sangat menekankan hal ini kepada para shahabatnya. Sejarah telah mencatat, ada banyak kaidah pendidikan yang dicetuskan oleh Islam. Meskipun zaman telah berganti, kaidah-kaidah tersebut tetap relevan untuk diterapkan di masyarakat.

Hanya saja, konsep pendidikan Islam yang luhur itu mulai diabaikan oleh beberapa pendidik. Padahal jika ditilik dari segi kelengkapannya tentu konsep inilah yang paling lengkap, karena tidak hanya mementingkan pendidikan yang bersifat duniawi tetapi juga ukhrawi. Sedangkan konsep lainnya lebih cenderung berat sebelah.

Melalui buku ini, Anda akan mengetahui betapa luas konsep pendidikan anak di dalam Islam. Apalagi risalah ini adalah buah karya dari seorang pakar yang memang menggeluti bidang pendidikan Islam, yaitu Dr. Abdullah Nashih Ulwan. Menariknya, penulis tidak hanya menawarakan konsep pendidikan saja, tetapi juga beberapa pemecahan terhadap masalah kenakalan remaja yang jamak terjadi di masyarakat. Bahkan, penulis juga menyampaikan beberapa tanggung jawab pendidik yang salah satunya adalah tanggung jawab pendidikan seksual kepada anak.

Oleh karena itu, tak berlebihan jika buku ini mendapat predikat sebagai karya yang fenomenal.

=======================

RESENSI BUKU TARBIYATUL AULAD ABDULLAH NASHIH ULWAN

Kitab “Tarbiyatul Aulad Fil Islam” memiliki karakteristik tersendiri. Keunikan karakteristik itu terletak pada uraiannya yang menggambarkan totalitas dan keutamaan Islam. Islam sebagai agama yang tertinggi dan tidak ada yang melebihi ketinggiannya adalah menjadi obsesi Ulwan dalam setiap analisa dan argumentasinya, sehingga tidak ada satu bagian pun dalam kitab tersebut yang uraiannya tidak didasarkan atas dasar-dasar dan kaidah-kaidah nash.

Kitab ini disusun dalam tiga bagian atau “qism” yang kronologis, masing-masing bagian memuat beberapa pasal dan setiap pasal mengandung beberapa topik pembahasan. Judul-judul dan pasal-pasal dalam setiap bagian itu akan tersusun sebagai berikut ini :

Bagian pertama terdiri dari empat pasal, yaitu:
a. Pasal pertama adalah perkawinan teladan dalam kaitannya dengan pendidikan.
b. Pasal kedua adalah perasaan psikologis terhadap anak-anak.
c. Pasal ketiga adalah hukum umum dalam hubungannya dengan anak yang lahir.

Pasal ini terdiri dari empat bahasan :
1. Pertama , adalah yang dilakukan oleh pendidik ketika lahir.
2. Kedua , yaitu penamaan anak dan hukumnya.
3. Ketiga , adalah aqiqah anak dan hukumnya.
4. Keempat , adalah menyunatkan anak dan hukumnya.
d. Pasal keempat adalah sebab-sebab kelainan pada anak dan penanggulangannya.

Bagian kedua yaitu tanggung jawab terbesar bagi para pendidik, bagian ini terdiri dari tujuh pasal adalah sebagai berikut :
a. Pasal pertama adalah tanggung jawab pendidikan Iman.
b. Pasal kedua adalah tanggung jawab pendidikan moral.
c. Pasal ketiga adalah tanggung jawab pendidikan fisik
d. Pasal keempat adalah tanggung jawab pendidikan intelektual.
e. Pasal kelima adalah tanggung jawab pendidikan psikologis.
f. Pasal keenam adalah tanggung jawab pendidikan sosial.
g. Pasal ketujuh adalah tanggung jawab pendidikan seksual.

Bagian ketiga terdiri dari tiga pasal dan penutup :
a. Pasal pertama adalah faktor-faktor pendidikan yang berpengaruh.
b. Pasal kedua adalah dasar-dasar fundamental dalam mendidik anak.
c. Pasal ketiga berisi saran-saran paedagogis.

Bagian pertama sampai dengan bagian ketiga tersebut, terdapat dalam jilid I. Sedangkan dalam jilid II, meliputi tiga pasal, yaitu :
a. Pasal pertama adalah metode pendidikan yang influentif terhadap anak.
b. Pasal kedua adalah kaidah-kaidah elementer dalam pendidikan anak.
c. Pasal ketiga adalah gagasan edukatif yang sangat esensial.

Fokus kajian skripsi ini terdapat dalam jilid II pasal pertama yang berisi tentang metode pendidikan yang influentif terhadap anak pada halaman dua dan seterusnya. Ulwan memaparkan 5 metode mendidik moral anak dalam keluarga. Diantara metode-metode pendidikan moral anak dalam keluarga adalah :

Pendidikan dengan keteladanan.
Pendidikan dengan adat kebiasaan.
Pendidikan dengan nasihat.
Pendidikan dengan memberikan perhatian.
Pendidikan dengan memberikan hukuman.

Apabila metode-metode tersebut diterapkan dalam pendidikan anak khususnya dalam keluarga, maka secara bertahap mereka para orang tua mempersiapkan anak-anaknya untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi kehidupan dan pasukan-pasukan yang kuat untuk kepentingan Islam (sebagai penegak ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan).

C. Metode Pendidikan Moral Anak dalam Keluarga menurut Abdullah Nashih Ulwan

Sarana untuk membentuk keluarga dalam Islam harus melalui ikatan pernikahan. Dengan melangsungkan pernikahan, maka pasangan suami istri akan memperoleh manfaat dari pernikahan tersebut. Salah satu manfaatnya adalah memelihara kelangsungan jenis manusia di dunia yang fana ini. Kelahiran anak merupakan amanat dari Allah SWT kepada bapak dan ibu sebagai pemegang amanat yang harusnya dijaga, dirawat, dan diberikan pendidikan. Itu semua merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua kepada anaknya.
Anak dilahirkan tidak dalam keadan lengkap dan tidak pula dalam keadaan kosong. Ia dilahirkan dalam keadaan fitrah. Memang ia dilahirkan dalam keadaan tidak tahu apa-apa, akan tetapi anak telah dibekali dengan pendengaran, penglihatan, dan kata hati.

Dengan diberikannya penglihatan, pendengaran, dan kata hati tersebut, diharapkan orang tua harus mampu membimbing, mengarahkan, dan mendidiknya dengan ekstra hati-hati karena anak sebagai peniru yang ulung. Oleh karena itu semaksimal mungkin orang tua memberikan pelayanan terhadap anaknya. Pelayanan yang maksimal akan menghasilkan suatu harapan bagi bapak ibunya, tiada lain suatu kebahagiaan hasil jerih payahnya. Sebab anak adalah sumber kebahagiaan, kesenangan, dan sebagai harapan dimasa yang akan datang.[8] Harapan-harapan orang tua akan terwujud, tatkala mereka mempersiapkan sedini mungkin pendidikan yang baik sebagai sarana pertumbuhan dan perkembangan bagi anak.

Memang diakui bahwa mengemudikan bahtera rumah tangga yang baik, yang sakinah, dan yang maslahah merupakan tugas kewajiban yang sangat rumit, tidak kalah rumitnya dengan mengelola sebuah pabrik, dan tidak kalah canggihnya dengan mengemudikan pesawat terbang karena orang tua harus siap untuk memperpadukan sekian banyak unsur dan dimensi mulai dari dimensi sikap mental, ilmu pengetahuan, ketrampilan dan lain sebagainya. Sebagai kewajiban dari orang tua, dalam hal ini adalah pemegang amanat, maka barang siapa yang mampu menjaga amanat tersebut akan diberi pahala, dan sebaliknya. Hal ini sesuai dengan janji Allah SWT dalam firmanya, QS.al-Kahfi (18) : 46.

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahala disisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan”. (QS. Al-Kahfi : 46)

Dalam mendidik anak, tentunya harus ada kesepakatan antara bapak ibu sebagai orang tua, akan dibawa kepada pendidikan yang otoriter atau pendidikan yang demokratis atau bahkan yang liberal, sebab mereka penentu pelaksana dalam keluarga.

Dalam kehidupan masyarakat terkecil, yaitu keluarga, suami secara fungsional adalah penanggung jawab utama rumah tangga (keluarga) sedangkan istri adalah mitra setia yang aktif konstruktif mengelola rumah tangga. Operasionalisasi kehidupan berkeluarga sebaiknya dilakukan berdasarkan amar makruf nahi munkar.
Salah satu wujud amar makruf nahi munkar dalam kehidupan berkeluarga adalah memberikan pendidikan kepada putra putrinya berdasarkan ajaran Islam. Antara keluarga satu dengan keluarga lainnya mempunyai prinsip dan sistem sendiri-sendiri dalam mendidik anaknya. Namun orang tua jangan terbuai atau melupakan terhadap ajaran-ajaran Islam, terutama dalam hal pendidikan anak sebagaimana yang telah dicontohkan Rasul saw. sebagai pembawa panji-panji Islam, Rasul SAW tidak pernah mendidik putra-putrinya dengan pendidikan keras dan tidak dengan membebaskan anak-anaknya, tetapi beliau dalam mendidik keluarganya terutama kepada anak-anaknya adalah dengan limpahan kasih sayang yang amat besar. Senada dengan yang dikatakan oleh sahabat Anas ra. yaitu “aku tidak mendapatkan seseorang yang kasih sayangnya pada keluarganya melebihi Rasulullah SAW.”

Seorang muslim sepatutunya mencontoh teladan yang telah diberikan Rasul SAW, dalam memuliakan putra putrinya. Beliau dalam mendidik anak-anaknya melalui ajaran wahyu Ilahi yaitu dengan penuh kasih sayang terhadap anak-anaknya. Dengan pemberian kasih sayang tersebut, diharapkan dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Sebab anak merupakan aset masa depan. Sebagai orang tua dapat meneladani ajaran-ajaran Rasul SAW tersebut, melalui para pemikir dan pemerhati pendidikan (anak) dalam Islam. Salah satu pemerhati pendidikan (anak) dalam Islam yang memberikan gambaran yang benar sesuai dengan ajaran Islam adalah Ulwan. Ia memberikan pandangannya dalam mendidik anak dalam keluarga melalui metode-metode yang harus diterapkan dalam pendidikan anak termasuk dalam hal pendidikan moral. Apabila metode-metode tersebut diterapkan, niscaya apa yang menjadi harapan bersama sebagai muslimin yaitu tumbuhnya para generasi Islam yang tangguh dan sebagai penebar kebenaran, dapat direalisasikan.

Untuk mmemperoleh hasil yang baik dalam pelaksanaan pendidikan (moral) maka harus memenuhi beberapa faktor-faktornya. Salah satu faktornya adalah metode. Metode merupakan sarana untuk menyampaikan isi atau materi pendidikan tersebut, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan hasil yang baik.
Diantara metode pendidikan moral anak dalam keluarga yang ditawarkan oleh Abdullah Nashih Ulwan adalah :

1. Pendidikan dengan keteladanan

Menurut al-Ghazali anak adalah amanat bagi orang tuanya. Hatinya yang suci merupakan permata tak ternilai harganya, masih murni dan belum terbentuk. Orang tuanya merupakan arsitek atau pengukir kepribadian anaknya. Sebelum mendidik orang lain, sebaiknya orang tua harus mendidik pada dirinya terlebih dahulu. Sebab anak merupakan peniru ulung. Segala informasi yang masuk pada diri anak, baik melalui penglihatan dan pendengaran dari orang di sekitarnya, termasuk orang tua akan membentuk karakter anak tersebut. Apalagi anak yang berumur sekitar 3-6 tahun, ia senantiasa melakukan imitasi terhadap orang yang ia kagumi (ayah dan ibunya). Rasa imitasi dari anak yang begitu besar, sebaiknya membuat orang tua harus ekstra hati-hati dalam bertingkah laku, apalagi didepan anak-anaknya. Sekali orang tua ketahuan berbuat salah dihadapan anak, jangan berharap anak akan menurut apa yang diperintahkan. Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi orang tua pemegang amanat, untuk memberikan teladan yang baik kepada putra putrinya dalam kehidupan berkeluarga. Keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Orang tua terutama ibu merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak dalam membentuk pribadinya.

Ibu mempengaruhi anak melalui sifatnya yang menghangatkan, menumbuhkan rasa diterima, dan menanamkan rasa aman pada diri anak. Sedangkan ayah mempengaruhi anaknya melalui sifatnya yang mengembangkan kepribadian, menanamkan disiplin, memberikan arah dan dorongan serta bimbingan agar anak tambah berani dalam menghadapi kehidupan.

Teladan yang baik dari orang tua kepada anak (sekitar umur 6 tahun) akan berpengaruh besar kepada perkembangan anak di masa mendatang. Sebab kebaikan di waktu kanak-kanak awal menjadi dasar untuk pengembangan di masa dewasa kelak. Untuk itu lingkungan keluarga harus sebanyak mungkin memberikan keteladanan bagi anak. Dengan keteladanan akan memudahkan anak untuk menirunya. Sebab keteladanan lebih cepat mempengaruhi tingkah laku anak. Apa yang dilihatnya akan ia tirukan dan lama kelamaan akan menjadi tradisi bagi anak. Hal ini sesuai firman Allah SWT QS. al-Ahzab ( 33) : 21.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21)

Dalam hal keteladanan ini, lebih jauh Abdullah Nashih Ulwan menafsirkan dalam beberapa bentuk, yaitu :
a. Keteladanan dalam ibadah.
b. Keteladanan bermurah hati.
c. Keteladanan kerendahan hati.
d. Keteladanan kesantunan.
e. Keteladanan keberanian.
f. Keteladanan memegang akidah

Karena obyeknya anak (kanak-kanak) tentunya bagi orang tua dalam memberikan teladan harus sesuai dengan perkembangannya sehingga anak mudah mencerna apa yang disampaikan oleh bapak ibunya. Sebagai contoh agar anak membiasakan diri dengan ucapan “salam”, maka senantiasa orang tua harus memberikan ajaran tersebut setiap hari yaitu hendak pergi dan pulang ke rumah (keteladanan kerendahan hati). Yang penting bagi orang tua tampil dihadapan anak sesuai dengan ajaran-ajaran Islam, niscaya semua itu akan ditirunya.

2. Pendidikan dengan adat kebiasaan

Setiap manusia yang dilahirkan membawa potensi, salah satunya berupa potensi beragama. Potensi beragama ini dapat terbentuk pada diri anak (manusia) melalui 2 faktor, yaitu : faktor pendidikan Islam yang utama dan faktor pendidikan lingkungan yang baik. Faktor pendidikan Islam yang bertanggung jawab penuh adalah bapak ibunya. Ia merupakan pembentuk karakter anak. Hal ini sesuai dengan sabda Rasul SAW yang diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Hurairah.

“Dari Abi hurairah ra. telah bersabda Rasulullah SAW. tidak ada anak yang dilahirkan, kecuali dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang akan menjadikannya sebagai orang yahudi, nasrani, atau majusi”. (HR. Muslim)

Setelah anak diberikan masalah pengajaran agama sebagai sarana teoritis dari orang tuanya, maka faktor lingkungan harus menunjang terhadap pengajaran tersebut, yakni orang tua senantiasa memberikan aplikasi pembiasaan ajaran agama dalam lingkungan keluarganya. Sebab pembiasaan merupakan upaya praktis dan pembentukan (pembinaan) dan persiapan.

Pada umur kanak-kanak kecenderungannya adalah meniru apa yang dilakukan oleh orang-orang disekitarnya, baik saudara famili terdekatnya ataupun bapak ibunya. Oleh karena itu patut menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tuanya selaku figur yang terbaik di mata anaknya. Jika orang tua menginginkan putra putrinya tumbuh dengan menyandang kebiasaan-kebiasaan yang baik dan akhlak terpuji serta kepribadian yang sesuai ajaran Islam, maka orang tua harus mendidiknya sedini mungkin dengan moral yang baik. Karena tiada yang lebih utama dari pemberian orang tua kecuali budi pekerti yang baik. Hal ini sesuai dengan sabda Rasul SAW yang diriwayatkan al-Tirmidzi dari Ayyub bin Musa.

"Diceritakan dari Ayyub bin Musa dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Rasulullah saw bersabda : Tidak ada pemberian yang lebih utama dari seorang ayah kepada anaknya kecuali budi pekerti yang baik”. (H.R At-Tirmidzi)

Apabila anak dalam lahan yang baik (keluarganya) memperoleh bimbingan, arahan, dan adanya saling menyayangi antar anggota keluarga, niscaya lambat laun anak akan terpengaruh informasi yang ia lihat dan ia dengar dari semua perilaku orang– orang disekitarnya. Dan pengawasan dari orang tua sangat diperlukan sebagai kontrol atas kekeliruan dari perilaku anak yang tak sesuai dengan ajaran Islam.

3. Pendidikan dengan Nasihat
Pemberi nasihat seharusnya orang yang berwibawa di mata anak. Dan pemberi nasihat dalam keluarga tentunya orang tuanya sendiri selaku pendidik bagi anak. Anak akan mendengarkan nasihat tersebut, apabila pemberi nasihat juga bisa memberi keteladanan. Sebab nasihat saja tidak cukup bila tidak diikuti dengan keteladanan yang baik.

Anak tidak akan melaksanakan nasihat tersebut apabila didapatinya pemberi nasihat tersebut juga tidak melaksanakannya. Anak tidak butuh segi teoritis saja, tapi segi praktislah yang akan mampu memberikan pengaruh bagi diri anak.

Nasihat yang berpengaruh, membuka jalannya ke dalam jiwa secara langsung melalui perasaan. Setiap manusia (anak) selalu membutuhkan nasihat, sebab dalam jiwa terdapat pembawaan itu biasanya tidak tetap, dan oleh karena itu kata–kata atau nasihat harus diulang–ulang. Nasihat akan berhasil atau mempengaruhi jiwa anak, tatkala orangtua mampu memberikan keadaan yang baik. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah ( 2) : 44.

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kabaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca al-Kitab (Taurat) ? maka tidakkah kamu berpikir ? (Q.S al-Baqarah : 44)

Agar harapan orang tua terpenuhi yakni anak mengikuti apa– apa yang telah diperintahkan dan yang telah diajarkannya, tentunya disamping memberikan nasihat yang baik juga ditunjang dengan teladan yang baik pula. Karena pembawaan anak mudah terpengaruh oleh kata–kata yang didengarnya dan juga tingkah aku yang sering dilihatnya dalam kehidupan sehari–hari dari pagi hari sampai sore hari.

Nasihat juga harus diberikan sesering mungkin kepada anak–anak masa sekolah dasar, sebab anak sudah bersosial dengan teman sebayanya. Agar apa–apa yang telah diberikan dalam keluarganya tidak mudah luntur atau tepengaruh dengan lingkungan barunya.

Penyajian atau memberikan nasihat itu ada pembagiannya, yaitu :

a. Menyeru untuk memberikan kepuasan dengan kelembutan atau penolakan.
Sebagai contohnya adalah seruan Lukman kepada anak–anaknya, agar tidak mempersekutukan Allah SWT. Q.S. Lukman (31) :13.

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar–benar kezaliman yang besar.” (Q.S Luqman : 13).

b. Metode cerita dengan disertai tamsil ibarat dan nasihat
Metode ini mempunyai pengaruh terhadap jiwa dan akal. Biasanya anak itu menyenangi tentang cerita-cerita. Untuk itu orang tua sebisa mungkin untuk memberikan masalah cerita yang berkaitan dengan keteladanan yang baik yang dapat menyentuh perasaannya.Sebagaimana firman-Nya dalam QS. al-A`raf (7) : 176.

“… Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir”.[24]

c. Pengarahan melalui wasiat
Orang tua yang bertanggung jawab tentunya akan berusaha menjaga amanat-Nya dengan memberikan yang terbaik buat anak demi masa depannya dan demi keselamatannya.

4. Pendidikan dengan Perhatian
Sebagai orangtua berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan–kebutuhan anaknya, baik kebutuhan jasmani ataupun kebutuhan yang berbentuk rohani. Diantara kebutuhan anak yang bersifat rohani adalah anak ingin diperhatikan dalam perkembangan dan pertumbuhannya.

Pendidikan dengan perhatian adalah mencurahkan, memperhatikan dan senantiasa mengikuti perkembangan anak dalam pembinaan akidah dan moral, persiapan spiritual dan sosial, disamping selalu bertanya tentang situasi pendidikan jasmani dan daya hasil ilmiahnya.

Orang tua yang bijaksana tentunya mengetahui perkembangan-perkembangan anaknya. Dan ibu adalah pembentuk pribadi putra putrinya lebih besar prosentasenya dibanding seorang ayah. Tiap hari waktu Ibu banyak bersama dengan anak, sehingga wajar bila kecenderungan anak lebih dekat dengan para ibunya. Untuk itu ibu diharapkan mampu berkiprah dalam mempersiapkan pertumbuhan dan perkembangan putra-putrinya.

Orang tua yang baik senantiasa akan mengoreksi perilaku anaknya yang tidak baik dengan perasaan kasih sayangnya, sesuai dengan perkembangan usia anaknya. Sebab pengasuhan yang baik akan menanamkan rasa optimisme, kepercayaan, dan harapan anak dalam hidupnya. Dalam memberi perhatian ini, hendaknya orang tua bersikap selayak mungkin, tidak terlalu berlebihan dan juga tidak terlalu kurang. Namun perhatian orang tua disesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak.

Apabila orang tua mampu bersikap penuh kasih sayang dengan memberikan perhatian yang cukup, niscaya anak-anak akan menerima pendidikan dari orang tuanya dengan penuh perhatian juga. Namun pangkal dari seluruh perhatian yang utama adalah perhatian dalam akidah.

5. Pendidikan dengan memberikan hukuman
Hukuman diberikan, apabila metode-metode yang lain sudah tidak dapat merubah tingkah laku anak, atau dengan kata lain cara hukuman merupakan jalan terakhir yang ditempuh oleh pendidik, apabila ada perilaku anak yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sebab hukuman merupakan tindakan tegas untuk mengembalikan persoalan di tempat yang benar. Hukuman sesungguhnya tidaklah mutlak diberikan. Karena ada orang dengan teladan dan nasehat saja sudah cukup, tidak memerlukan hukuman. Tetapi pribadi manusia tidak sama seluruhnya. Sebenarnya tidak ada pendidik yang tidak sayang kepada siswanya. Demikian juga tidak ada orang tua yang merasa senang melihat penderitaan anaknya. Dengan memberikan hukuman, orang tua sebenarnya merasa kasihan terhadap anaknya yang tidak mau melaksanakan ajaran Islam. Karena salah satu fungsi dari hukuman adalah mendidik. Sebelum anak mengerti peraturan, ia dapat belajar bahwa tindakan tertentu benar apabila tidak menerima hukuman dan tindakan lainnya salah apabila mendapatkan suatu hukuman.

Dalam memberikan hukuman ini diharapkan orang tua melihat ruang waktu dan tempatnya. Diantara metode memberikan hukuman kepada anak adalah :
a. Menghukum anak dengan lemah lembut dan kasih sayang.
b. Menjaga tabiat anak yang salah.
c. Hukuman diberikan sebagai upaya perbaikan terhadap diri anak, dengan tahapan yang paling akhir dari metode-metode yang lain.

Memberi hukuman pada anak, seharusnya para orang tua sebisa mungkin menahan emosi untuk tidak memberi hukuman berbentuk badaniah. Kalau hukuman yang berbentuk psikologis sudah mampu merubah sikap anak, tentunya tidak dibutuhkan lagi hukuman yang menyakitkan anak tersebut. Hukuman bentuknya ada dua, yakni hukuman psikologis dan hukuman biologis.

Bentuk hukuman yang bersifat psikologis adalah :
a. Menunjukkan kesalahan dengan pengarahan.
b. Menunjukkan kesalahan dengan memberikan isyarat.
c. Menunjukkan kesalahan dengan kecaman.

Hukuman bentuk psikologis ini diberikan kepada anak dibawah umur 10 tahun. Apabila hukuman psikologis tidak mampu merubah perilaku anak, maka hukuman biologis lah yang dijatuhkan tatkala anak sampai umur 10 tahun tidak ada perubahan pada sikapnya. Hal ini dilakukan supaya anak jera dan tidak meneruskan perilakunya yang buruk. Sesuai sabda Rasul SAW yang diriwayatkan Abu Daud dari Mukmal bin Hisyam.

"Suruhlah anak kalian mengerjakan shalat, sedang mereka berumur tujuh tahun, dan pukulilah mereka itu karena shalat ini, sedang mereka berumut sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka”. (HR. Abu Daud)




 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.135.000

Lapis-Lapis Keberkahan

Alhamdulillah buku ini CETAK ULANG 3 hari Setelah Launching...!!

Memburu berkah amatlah berat, tapi justru di dalamnyalah ada banyak rasa nikmat

Penulis: Salim A. Fillah
Penerbit: Pro-U Media

Ukuran: 15.5 x24 cm
Halaman : 517 hal
Lapis-Lapis KeberkahanDetail Produk
Sinopsis

Bahagia adalah kata paling menyihir dalam hidup manusia. Jiwa merinduinya. Akal mengharapinya. Raga mengejarnya. Tapi kebahagiaan adalah goda yang tega. Ia bayangan yang melipir jika difikir, lari jika dicari, tak tentu jika diburu, melesat jika ditangkap, menghilang jika dihadang. Di nanar mata yang tak menjumpa bahagia; insan lain tampak lebih cerah. Di denging telinga yang tak menyimak bahagia; insan lain terdengar lebih ceria. Di gerisik hati yang tak merasa bahagia; insan lain berkilau bercahaya.

Buku ini disusun dengan keinsyafan kecil; bahwa jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan. Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia djadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema besar kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian.

Bahagia adalah kata yang tak cukup untuk mewakili segenap kebaikan. Maka buku ini diberi tajuk ìLapis-Lapis Keberkahanî. Hidup kita umpama buah beraneka aroma, bentuk, warna, serta rasa; yang diiris-iris dan ditumpuk berlapis-lapis. Tiap irisan itu, punya wangi maupun anyirnya, lembut atau kasarnya, manis serta pahitnya, masam juga asinnya. Tapi kepastian dari-Nya dalam segala yang terindra itu ialah; ada gizi yang bermanfaat bagi ruh, akal, dan jasad kita.

Ialah lapis-lapis keberkahan. Mungkin bukan nikmat atau musibahnya, tapi syukur dan sabarnya. Bukan kaya atau miskinnya, tapi shadaqah dan doanya. Bukan sakit atau sehatnya, tapi dzikir dan tafakkurnya. Bukan sedikit atau banyaknya, tapi ridha dan qana`ahnya. Bukan tinggi atau rendahnya, tapi tazkiyah dan tawadhuínya. Bukan kuat atau lemahnya, tapi adab dan akhlaqnya. Bukan sempit atau lapangnya, tapi zuhud dan wara`nya. Bukan sukar atau mudahnya, tapi íamal dan jihadnya. Bukan berat atau ringannya, tapi ikhlas dan tawakkalnya.

Selamat datang di lapis-lapis keberkahan. Biarlah bahagia menjadi makmum bagi Islam, iman, dan ihsan kita; membuntutinya hingga ke surga.




 
Berat : 700 gram

Harga: Rp.100.000

Buku Anak – Rukun Iman

Penyusun : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah & Tim Pustaka Ibnu 'Umar
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : 10,5 x 14,5
Ketebalan : 64 hal
Buku Anak – Rukun ImanDetail Produk
Wahai Anakku, pelajari dan pahami sungguh-sungguh Rukun Iman ini dan apa yang sudah kalian dapatkan maka lakukanlah segera, jangan ditunda-tunda dalam meng-amalkannya. Karena hal ini merupakan amal shalih yang sesuai dengan perintah Allah Ta’ala dengan mengikuti cara Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yang Insya Allah akan membawa kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat bagi kalian dan orang tua kalian.

Semoga Allah Ta’ala memberkahi kalian dan orang tua kalian.




 
Berat : 100 gram

Harga: Rp.13.000

Serial Akidah & Rukun Iman (7 Jilid)

Penulis : Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar rahimahullah
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i

Jilid 1 - Allah Subhaanahu wa Ta'ala (Rp.100.000)
Jilid 2 - Malaikat, Jin & Syaitan (Rp.100.000)
Jilid 3 - Rasul & Risalah (Rp.100.000)
Jilid 4 - Tanda -Tanda Kiamat (Rp.100.000)
Jilid 5 - Peristiwa Kiamat (Rp.100.000)
Jilid 6 - Surga & Neraka (Rp.100.000)
Jilid 7 - Qadha & Qadar (Rp.50.000)

Bonus: Box Exclusive


Ukuran
15,5 x 23,5 cm

Kover
Hard

Berat
6000 gr / Set
900 gr / Jilid 1
900 gr / Jilid 2
900 gr / Jilid 3
900 gr / Jilid 4
900 gr / Jilid 5
900 gr / Jilid 6
600 gr / Jilid 7
Serial Akidah & Rukun Iman (7 Jilid)Detail Produk
Rosululloh Shalollohu’alihi Wasalam bersabda:

”Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Alloh semata, tiada sekutu bagi-Nya, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rosul-Nya, dan bersaksi bahwa ‘Isa adalah hamba Alloh, rosul-Nya, dan kalimat-Nya yang dia letakkan pada Maryam dan bahwa beliau adalah salah satu ruh dari ruh-ruh yang diciptakan oleh Alloh, serta bersaksi bahwa jannah dan neraka adalah haq, Alloh pasti akan memasukkan dia kedalam jannah sesuai dengan amalannya” (HR Al-Bukhori, Muslim, dan Ahmad)


Kedudukan akidah dan rukun iman amat penting dalam ajaran Islam. Ibarat sebuah bangunan, akidah adalah fondasi dan rukun iman adalah tiangnya. Adapun ibadah, akhlak, dan ajaran lainnya sebagai pelengkap serta penghias bagian atas bangunan tersebut.

Bayangkan jika rumah dibangun tanpa fondasi dan tiang! Pasti bangunan seperti itu sangat rapuh dan mudah runtuh meski hanya tertiup angin, apalagi bila dihantam badai dan gempa bumi. Bahkan ia tidak akan mampu untuk sekadar mempertahankan atapnya.

Demikian pula bangunan Islam. Ia mudah runtuh tanpa ditopang akidah dan rukun iman yang kokoh dan benar!

Sedemikian pentingnya kedudukan akidah dalam Islam membuat Nabi Muhammad mendakwahkannya lebih dari setengah masa kenabian beliau di Makkah, selama 13 tahun.

Di antara kelebihan buku ini, sepengetahuan kami:

Penulisnya ulama yang ulung dan berkompeten. Buku serial akidah paling lengkap dan sempurna. Manhaj akidah penulisnya yang lurus. Buku ini kaya oleh informasi dan wawasan.




 
Berat : 6 kg

Harga: Rp.650.000

Terapi Mensucikan Jiwa

Penulis : Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Terapi Mensucikan JiwaDetail Produk
Intisari ajaran Islam tentang ketakwaan dan kesalehan yang dipetik dari al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan renungan-renungan keagamaan tentang penyucian jiwa serta pembinaan akhlak mulia, untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dengan sesama manusia (hablun min an-nâs) dan dengan Allah (hablun min Allâh)

Setiap muslim dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang saleh. Sebab, kesalehan menghimpun seluruh kebaikan dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Sehingga, ia pun akan dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Buku ini menuntun kita untuk meraih kesalehan dan mewujudkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Dirangkai dalam untaian nasihat dan hikmah yang disarikan dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi s.a.w., atsar para sahabat dan as-salaf ash-shâlih serta renungan moral-spiritual penulisnya, karya ini sarat makna dan meggugah kalbu pembacanya.

Di dalamnya ditunjukkan, bagaimana setiap Muslim harus dapat menghidupkan hati dan membersihkan jiwa, salah satunya, dengan selalu membaca al-Qur`an, menghayati maknanya, dan mengamalkan ajarannya. Penulisnya juga menjelaskan, bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sebuah perjalanan menuju ridha Allah. Untuk dapat mencapai ridha-Nya, manusia harus tetap berjalan di atas jalan yang sudah digariskan oleh-Nya, dan menjauhi maksiat-Nya.Karya ini tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan kembali kedudukan kita sebagai hamba yang lemah dan mudah melakukan kesalahan, melainkan mendorong kita juga untuk dapat memptaktikkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai luhur Islam. Sehingga, kita pun akan memiliki kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial dalam menjalani kehidupan sehari-hari di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.





 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.92.000

Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik Ujian

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12.5 x 17,5 cm
Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik UjianDetail Produk
Adakah manusia yang tidak pernah mendapatkan musibah? Tentu tak ada. Musibah adalah segala sesuatu yang tak diinginkan yang menimpa seseorang, apa pun bentuknya, sebagai sunnatullah yang berlaku atas hamba-hamba-Nya. Musibah tidak hanya menimpa orang-orang yang jauh dari nilai-nilai agama saja, namun juga orang-orang mukmin dan bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.

Seberat apa pun musibah yang dialami seorang Mukmin, tidak lepas dari ujian Allah untuk menguji seteguh apakah keimanan yang ia miliki. Apakah imannya akan rapuh dengan satu ujian saja, ataukah akan semakin kuat? Allah s.w.t. berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2).

Dengan demikian, tak ada musibah yang diturunkan Allah dengan sia-sia. Sebab, Allah s.w.t. Mahaadil dengan menyiapkan hikmah di baliknya. Tahukah kita, bahwa musibah diturunkan Allah untuk menyucikan jiwa manusia dari dosa dan maksiat? Tidakkah kita menyadari, bahwa Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya yang ditimpa musibah? Selain itu, musibah juga merupakan pelajaran bagi manusia agar dapat berempati terhadap sesama dan selalu mensyukuri nikmat Allah.

Masih banyak lagi hikmah di balik musibah yang dipaparkan oleh buku ini. Karya ini tak hanya mengantarkan kita untuk dapat bersikap ridha terhadap setiap musibah yang kita hadapi, namun juga sekaligus mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah s.w.t.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.




 
Berat : 150 gram

Harga: Rp.20.000

Pages: 1 2 3 4 5