====== Selamat Datang di Rumah Muslim ======


The Shop

LoadingUpdating...

 

Meraih Faedah Ilmu

Kumpulan Faedah dan Nasehat tentang Masalah Akidah, Syariat, Al-Qur'an, Tafsir, Hadits, Fikih Islam dan lain-lain

Penulis: Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Penerbit: Darus Sunnah
Meraih Faedah IlmuDetail Produk
Ukuran : 16 × 24,5 cm
Tebal : xxx + 452 hlm

Kitab Al-Fawaa'id , karya Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullah ini adalah kitab yang luar biasa, dari namanya saja kita dapat menangkap banyak manfaat yang terkandung di dalamnya, sebab kitab ini mengumpulkan berbagai faedah yang berlimpah dan beragam permasalahan ilmiah yang tiada duanya.

Judul asli kitab yang ditulis oleh Ibnul Qayyim ini “Fawaid Al-Fawaid” mencerminkan kandungan isi dan faedah yang berlimpah dari berbagai permasalahan ilmiah yang tiada duanya. Kitab ini membahas tentang makna hakikat, hikmat syari’at, pentingnya Al-Qur’an serta pentingnya fikih Islam disertai penjelasan yang begitu detail.

Karena tingginya kedudukan penulis dalam beragam disiplin ilmu, maka kitab ini ibarat penunjuk arah yang lengkap yang mana padanya terdapat berbagai ilmu pengetahuan yang begitu banyak. Dikarenakan penulis dan karyanya tersebut berada pada kedudukan seperti ini dari sisi manfaat dan faedahnya.

Selain itu, kelebihan buku ini juga adalah ditahqiq oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halabi Al-Atsari dengan mengadakan sedikit perubahan sitematika pembahasan yang disesuaikan dengan bab-bab ilmu. Pembahasannya diawali dengan bab Akidah, Tafsir, Hadits dan seterusnya. Hal ini tentu akan memberikan manfaat dan sekaligus memudahkan bagi pembaca untuk bisa menimba faedah darinya.









 
Berat : 800 gram

Harga: Rp.85.000

Kelengkapan Tarikh Rasulullah

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Kelengkapan Tarikh RasulullahDetail Produk
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah benar-benar berhasil menghidangkan sejarah Rasulullah yang membuat siapa saja betah berlama-lama membacanya. Bahasa buku ini mudah dimengerti, bahasan setiap tema tidak bertele-tele atau membosankan. Buku ini tidak sekedar berbicara tentang alur kehidupan sejarah Rasulullah dari A sampai Z. Tapi, juga memuat analisa-analisa menarik dan mendalam yang menjadi ciri khas Ibnul Qayyim Al-Jauziyah.

Kitab "Jami as-Sirah" ini menjadi pelengkap kitab-kitab sejarah Rasulullah yang sudah Anda miliki. Membaca sejarah Rasulullah adalah awal langkah bagi kita untuk makin mencintai beliau. Sebab, dengan begitu kita akan memahami berbagai keteladanan dan kemuliaan beliau.




 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.135.000

Jangan Dekati Zina

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Darul Haq

Jangan Dekati ZinaDetail Produk
Persoalan seks dewasa ini dihamburkan melalui berbagai media dengan bebas, masyarakat akhirnya menganggap maksiat zina sebagai hal yang lumrah, na'udzubillah. Padahal -sebagaimana kata Imam Ahmad- tidak ada dosa setelah dosa membunuh yang lebih besar dari dosa zina.Buku ini dengan sangat baik, ringkas dan padat menjelaskan tentang pintu-pintu maksiat termasuk zina, akibat zina dan apa-apa yang harus dilakukan untuk menghindarkan diri daripadanya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjaga kita, keturunan kita dan segenap umat Islam sehingga tidak terjerumus pada perbuatan keji tersebut amin.




 
Berat : 0.2 kg

Harga: Rp.12.000

IGHATSATUL LAHFAN - Menyelamatkan Hati Dari Tipu Daya Setan

Menyelamatkan Hati Dari Tipu Daya Setan

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Al Aqwam
IGHATSATUL LAHFAN - Menyelamatkan Hati Dari Tipu Daya SetanDetail Produk
Hati adalah raja yang memiliki kewenangan mutlak mengatur, mengeluarkan instruksi, dan menggunakan seluruh organ tubuh manusia. Seluruh organ tunduk kepada kekuasaannya. Maka, hati merupakan kunci keistiqomahan maupun penyimpangan organ

Semua organ melaksanakan perintah hati dan menerima pemberiannya. Suatu perbuatan terlaksana dengan benar hanya apabila terbit dari kehendak hati. Hati adalah penanggung jawab seluruh organ, karena “Setiap pemimpin adalah penanggung jawab bagi rakyatnya.”

Tak heran, setan senantiasa berusaha merusak hati manusia, memikatnya dengan pesona syahwat, menghias sifat dan perbuatan jahat yang menghalangi dari jalan kebenaran, menawarkan kepadanya sarana-sarana kesesatan, dan memasang perangkap yang menjebaknya atau setidaknya menghambat perjalanannya menuju Allah.

Maka, menyelamatkan hati agar tetap terawat, sehat dan lurus menjadi fokus perhatian para penempuh jalan menuju Allah. Menyelamatkan hati agar terhindar dari penyakit dan mengobatinya jika telah tertimpa penyakit, merupakan langkah paling penting yang dilakukan oleh para ahli ibadah.

Buku di tangan Anda ini merupakan salah satu karya fenomenal ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang menjelaskan seluk-beluk hati sekaligus berbagai macam tipu daya setan yang membahayakan keselamatannya. Buku ini merupakan referensi penting bagi siapa yang ingin menyelamatkan hatinya. Juga bagi mereka yang ingin mengetahui beragam tipu daya setan yang sangat membahayakan.




 
Berat : 1.1 kg

Harga: Rp.160.000

AL-JAWABUL KAFI - Solusi Qur’ani Dalam Mengatasi Masalah hati

Solusi Qur’ani Dalam Mengatasi Masalah Hati

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Al-Qowam
Halaman : 564 halaman
AL-JAWABUL KAFI - Solusi Qur’ani Dalam Mengatasi Masalah hatiDetail Produk
Suatu hari dihadapkanlah kepada Ibnu abbas seorang pemuda kurus kering tampak seperti tulang berbalut kulit.Beliaupun bertanya,”ada apa gerangan dengan pemuda ini ?” Orang-orang menjawab,”Ia sedang dilanda ‘isyq (mabuk cinta).”Lantas Ibnu Abbas segera memohon perlindungan pada Allah dari isyq sepanjang umurnya.
Ishaq bin Ibrahim berkata :
“Ruh orang-orang yang mencintai itu wangi nan lembut. Badan mereka tipis dan ringan. Hiburan mereka adalah persahabatan. Kata-kata mereka menghidupkan hati dan menambah kecerdasan akal. Kalau saja bukan karena cinta,tentu kenikmatan dunia ini tidak akan ada lagi.”
Cinta, Sesuatu yang bermula dari hati. Apabila ia kelola dengan cara yang benar, tentunya akan menghantarkan





 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.110.000

JALA’UL AFHAM – Keutamaan Shalawat Nabi

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Al-Qowam
Halaman : 718 halaman
JALA’UL AFHAM – Keutamaan Shalawat NabiDetail Produk
Sungguh tinggi keutamaan shalawat Nabi. Hanya dengan satu mengucapkan shalawat, Allah akan membalas dengan sepuluh kali shalawat untuk orang yang mengucapkannya. Luar biasa ! Bisakah Anda membayangkan diri Anda mendapat ucapan shalawat dari Allah Ta’ala ? Tidak hanya sekali, tapi sepuluh kali ?
Shalawat juga menjadi sebab sampainya doa seseorang pada Allah Ta’ala, karena do’a itu terhenti diantara langit dan bumi, tidak akan sampai pada Allah Ta’ala sebelum orang yang berdo’a tersebut bershalawat untuk Nabi Shalallahu’alaihiwassalam.

Lantas , kapan saja shalawat di ucapkan ? Bolehkah bershalawat untuk selain Nabi Shalallahu’alaihiwassalam ? seperti apakah kalimat shalawat yang utama di ucapkan ?
Jala’ul Afham, mengupas keutamaan shalawat, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah yang ada di tangan Anda ini akan menjawab banyak pertanyaan mendasar tentang shalawat Nabi. Di buka dengan pemaparan hadits-hadits tentang shlawat Nabi, lalu kapan waktu-waktu di utamakan bershalawat, dan di akhiri dengan ulasan seputar shalawat dan salam untuk selain nabi Shalallahu’alaihiwassalam.

Salah satu kelebihan buku ini , bagi Anda yang peduli kepada As-Sunnah, adalah setiap hadits yang di bahas, dilengkapi penjelasan apakah ia termasuk hadits shahih, hasan, ataupun ma’lul ( cacat ) dan tentunya sebab-sebab kecacatan hadits tersebut.
selamat membaca !




 
Berat : 1 kg

Harga: Rp.136.000

‘UDDATUSH SHABIRIN – Bekal Untuk Orang-orang Yang Sabar

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
‘UDDATUSH SHABIRIN – Bekal Untuk Orang-orang Yang SabarDetail Produk
Buku ini memberikan tuntunan bagi kita untuk dapat menjalani hidup dengan penuh kesabaran dan rasa syukur. Dengan mengacu pada dalil-dalil dari al-Qur`an, sunnah Nabi, dan hikmah dari kehidupan para ulama salaf, penulisnya memerinci langkah-langkah untuk menjadi seorang hamba Allah yang shabûr (banyak bersabar) dan syakûr(pandai bersyukur), demi meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

‘Uddatush Shâbirîn, adalah karya yang secara khusus membahas konsep tentang sabar dan syukur dalam tataran praktis, serta menunjukkan bagaimana kedua nilai spiritual ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ditulis oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, seorang cendekiawan Muslim ternama yang karya-karyanya sangat berpengaruh terhadap perkembangan wacana dan pemikiran keagamaan di dunia Islam hingga kini.

Meski ditulis lebih dari 6 abad silam, buku ini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Terjemahannya ke dalam pelbagai bahasa dunia menunjukkan bahwa karya imam besar ini banyak dikaji dan dijadikan rujukan, terutama dalam bidang pembinaan akhlak dan penyucian jiwa.




 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.99.000

TERAPI PENYAKIT HATI

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Hard Cover
TERAPI PENYAKIT HATIDetail Produk
Terapi Penyakit Hati adalah literatur tentang penyucian jiwa yang ditulis sebagai jawaban atas pertanyaan, "Adakah cara untuk menyelamatkan seseorang yang bergelimang dosa, dan penyadari jika ia terus melakukan maksiat-maksiat maka ia akan merugi di dunia dan akhirat? Orang ini pun sudah berusaha dengan segala cara untuk mengentaskan dirinya dari kubangan dosa, namun justru ia semakin hanyut dalam maksiatnya. Adakah kiat untuk melawan hawa nafsunya?

Karya ini menjelaskan, bahwa penyebab tenggelamnya seseorang dalam dosa adalah hati yang sakit. Apabila tidak segera diobati, sakitnya akan kronis. Lalu, apa yang menyebabkan hati menjadi sakit? Dan adakah obat yang mujarab dan terapi yang tepat bagi penderita penyakit hati?

Berpijak pada dahil-dahil naqli dan aqli, Ibnul Qayyim-penulisnya-menguraikan pelbagai penyakit hati dan faktor penyebabnya. Bahawa perbuatan maksiat adalah faktor permicu penyakit hati. Tak hanya itu, perbuatan maksiat juga menutup pintu rezeki, menyebabkan doa tidak terkabul, dan membuat orang lain merasa tidak suka kepada pelakunya.

Melalui buku ini, kita tidak hanya mengetahui berbagai macam penyakit hati--yang disadari atau tidak--acap menimpa kita, namun juga mendapatkan resep untuk menghindari perbuatan maksiat dan dosa. Sehingga hati dan jiwa kita menjadi bersih, yang pada akhirnya menjadikan hidup kita diberkahi dan diridhai oleh-Nya.





 
Berat : 0.6 kg

Harga: Rp.90.000

INTISARI MADARIJUS SALIKIN (2 Jilid)

Jenjang Spiritual Para Penempuh Jalan Ruhani

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Robbani Press
Halaman : 988 + 816
Cover : Hard Cover

Jilid 1 : Rp.175.000
Jilid 2 : Rp.145.000
INTISARI MADARIJUS SALIKIN (2 Jilid)Detail Produk
Buku ini merupakan karya tulis Ibnul Qayyim yang paling monumental dalam bidang tazkiyatun nafs atau tarbiyah ruhiyah. Bahkan buku ini boleh dikata setara dengan Ihya ‘Ulumuddin karya al-Ghazali. Karena Ibnul Qayyim dikenal sebagai ulama yang sangat ahli dalam membedah aspek-aspek kejiwaan dan spiritual manusia berikut terapinya berdasarkan al quran dan assunah


Membedah Sisi Kejiwaan Manusia

Al-Qur'an adalah kitab Allah yang menunjukkan jalan kepada-Nya bagi yang ingin mengenal-Nya. Ia adalah cahaya-Nya yang cemerlang yang menerangi kegelapan. Ia adalah rahmat yang dihadiahkan-Nya, yang berisi petunjuk untuk kemaslahatan semua makhluk. Ia adalah tali penghubung antara Dia dengan hamba-hamba-Nya ketika tali-tali penghubung lain telah putus berantakan. Ia adalah jalan lurus di mana pikiran sehat tak akan pernah menyimpang darinya Ia adalah peringatan bijaksana yang tidak akan dapat diselewengkan oleh hawa nafsu.

Ia adalah hidangan mulia di mana para ulama tak pernah merasa kenyang dengannya, tak pernah habis keajaibannya, tak pernah punah fleksibilitasnya, tak pernah sirna tanda-tanda kebesarannya, dan tak pernah kontradiktif petunjuk-petunjuknya. Semakin besar perhatian dan penghayatan orang terhadapnya, semakin bertambah pula petunjuk dan pengetahuannya. Setiap kali airnya mengalir, terpancar pula sumber-sumber hikmah darinya.

Dan kitab Madarijus-Salikin ini menjadi bukti, betapa al-Qur'an senantiasa menghidangkan santapan yang selalu segar bagi para pengkaji dan pencintanya. Bagaimana tidak, hanya untuk menerangkan satu ayat dalam al-Qur'an saja, yaitu ayat Iyyaka Na‘budu wa Iyyaka Nasta‘in , Ibnul Qayyim hingga menghabiskan tiga jilid buku besar (sekalipun edisi Indonesia buku ini baru diterjemahkan dua jilid) untuk membedahnya.

Hal ini juga sekaligus menjadi cermin keluasan pengetahuan penulisnya, yang begitu gigih dan tegar dalam menerangkan kebenaran dan membela agama Islam, yang teguh mempertahankan sunnah penghulu para Rasul (Nabi Muhammad), yang penanya tajam menusuk tenggorokan para ahli bid‘ah, dan dengan pedang kebenarannya yang runcing ditebasnya leher para ahli khurafat.

Seperti gurunya (Ibnu Taimiyyah), Ibnul Qayyim juga sangat gigih dalam memberontak otoritas mazhab-mazhab ilmu hukum (fiqih) dan sufisme. Sebagai gantinya, kaum Salaf lazim menggunakan istilah tarbiyah ruhiyah atau tazkiyatun-nafs . Dan keragaman istilah itu sesungguhnya bertemu pada satu titik, yaitu aspek kejiwaan dan spiritual manusia.

Dalam kaitan ini, Ibnul Qayyim telah berjasa memasukkan terminologi qur'ani ke dalam khazanah ilmu tentang jiwa, khususnya menyangkut pendakian seseorang dalam menuju Ilahi. Dari buku Madarijus Salikin ini, kita misalnya diperkenalkan dengan istilah/ manzilah tabattul , ikhbat , tadzakkur , i‘tisham , firar , riyadhah , raghbah , atau ri‘ayah , yang istilah-istilah itu tak masuk ke dalam khazanah “tasawuf konvensional”.

Maqam demi maqam yang dibahas Ibnul Qayyim, kecap demi kecap dari wasiat spiritualnya itu tidak hanya memperlihatkan betapa kayanya bahasa al-Qur'an, namun buku Madarijus Salikin ini juga menyiratkan betapa piawai penulisnya dalam membedah sisi-sisi kejiwaan manusia. Sementara aspek kejiwaan inilah yang menjadi penggerak utama perilaku manusia.

Karena itu, patut dipuji jika Robbani Press menerbitkan karya besar Ibnu Qayyim ini. Bagi penerbit yang lokasinya terletak di bilangan Jakarta Timur ini, ada empat alasan mengapa penerbit ini merasa perlu menerjemahkan dan menerbitkan buku Madarijus Salikin karya Ibnul Qayyim al-Jauziyah:

Pertama , buku ini merupakan karya tulis Ibnul Qayyim yang paling monumental dalam bidang pembersihan jiwa ( tazkiyatun-nafs atau tarbiyah ruhiyah ). Bahkan buku ini boleh dibilang setara dengan Ihya Ulumiddin karya al-Ghazali. Karena Ibnul Qayyim dikenal sebagai ulama yang sangat ahli dalam membedah aspek-aspek kejiwaan dan spiritual manusia, berikut berbagai terapinya berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah.

Kedua , sekalipun tidak sepenuhnya terhindar dari kesalahan, tetapi secara umum buku ini terbebas dari segala macam israiliyyat atau khurafat yang biasa menyertai buku-buku sufistik, karena penulisnya dikenal sebagai imam kaum salaf yang komit pada al-Qur'an dan as-Sunnah. Oleh sebab itu, buku ini terhindar dari kritik tajam para ulama, peneliti, sebagaimana dialami buku Ihya Ulumiddin karya Imam al-Ghazali. Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Imam Qayyim dalam buku ini telah diberi catatan kaki dan komentar oleh Abu Hamid al-Fiqqi, muhaqqiq edisi bahasa Arab buku ini dan seorang pendiri dan Amir Jama‘ah Ansharus-Sunnah al-Muhammadiyah, Mesir.

Ketiga , selama beradab-abad buku ini menjadi rujukan para ulama Ahlus Sunnah wal-Jama‘ah dalam masalah-masalah tazkiyatun-nafs dan perjalanan spiritual.
Keempat , kebutuhan gerakan Islam kepada tazkiyah ruhiyah yang semakin dirasakan di tengah arus materialisme yang telah melanda seluruh lapisan masyarakat dan aspek kehidupan manusia, khususnya di negeri kita tercinta Indonesia yang masih sangat memerlukan buku-buku ruhiyah seperti ini. (Abu Mukhlash).





 
Berat : 3 kg

Harga: Rp.320.000

FAWAIDUL FAWAID

Menyelami Samudra Hikmah dan Lautan Ilmu. Menggapai Puncak Ketajaman Batin Menuju Allah

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi’i
Cover : Hard Cover
Halaman : 700 halaman
Ukuran : 17 x 24 cm
FAWAIDUL FAWAIDDetail Produk
Islam, ajaran yang sarat hikmah dan pesan-pesan agung bagi kehidupan lahir dan batin manusia. Setiap ibadah fisik yang diajarkannya selalu membawa pesan-pesan batin, dan setiap pesan batin yang dibawanya selalu menuntut perwujudan secara fisik.

Laksana samudera yang luas nan dalam, buku ini menghadirkan pe­tualangan dan pergulatan spiritual yang penuh pengetahuan, hikmah, kearifan, dan pesan luhur yang terkandung dalam ajaran Islam. Semua itu disuguhkan dengan pemaparan yang mendalam dan menyentuh sisi-sisi batin Anda. Kebutuhan batin Anda akan dipenuhi dengan hikmah-hikmah di balik ajaran tauhid dan makrifatullah. Lalu, wawasan dan pe­mahaman Anda tentang al-Qur-an dan as-Sunnah akan diperkaya dengan pembahasan tafsir beberapa surah, penjelasan hadits, dan kaidah fikih yang tidak ditemukan di sembarang buku.

Kalbu Anda juga akan dipertajam oleh pembahasan hati dengan berbagai amalannya; dan karenanya Anda akan menyadari bahwa ajaran Islam bukan sekadar ritual fisik, tetapi juga mencakup amalan hati yang sering kali diabaikan. Khazanah buku ini semakin lengkap dengan pemaparan potret hidup orang-orang Shalih dan mutiara hati yang terangkum dalam petuah-petuah bijak.

Dengan menyelami buku ini, insya Allah pemahaman kita tentang hakikat ubudiyah menjadi sempurna; dan, pelita hati yang tercerahkan dengannya akan menyinari perjalanan kita menuju Allah. Telaahlah buku ini dalam-dalam. Renungilah setiap hikmah dan pesan di dalamnya perlahan-lahan. Sebab semakin dalam perenungan kita, semakin bercahaya hati kita, dan semakin dekat jarak penelurusan kita untuk menggapai kebahagiaan hakiki.







 
Berat : 1.2 kg

Harga: Rp.140.000

Buku Pintar Memutuskan Perkara

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Cover : Hard Cover
Halaman : 592 halaman
Ukuran : 15,5 x 24,5 cm
Buku Pintar Memutuskan PerkaraDetail Produk
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah seorang ulama jenius yang berwawasan global. Beliau seorang pemikir Islam, ahli sejarah dan fikih yang handal, memiliki analisa yang orisinil serta ijtihad dan fatwa yang brilian. Beliau salah seorang ulama salaf yang bisa diterima oleh banyak kalangan. Karena itu, karya-karyanya terus dicari oleh para penuntut ilmu.

Buku ”Buku Pintar Memutuskan Perkara” ini adalah salah satu karya monumental beliau yang menjadi referensi dari masa ke masa. Terutama bagi ulama, pemimpin, wakil rakyat, penuntut ilmu serta seorang muslim yang ingin memperdalam Islamnya. Seperti judul asli buku ini, ”At-Thuruqul Hukmiyah fi As-Siyasati Asy-Syar’iyah, dalam buku ini dipaparkan beragam metode memutuskan perkara atau kebijakan yang terjadi pada masa Rasulullah, sahabat, tabi’in dan para khalifah, baik perkara yang terkait dengan pribadi, keluarga, peradilan, sampai negara. Tak pelak, buku ini layak dimiliki untuk melengkapi buku-buku referensi Islam Anda.




 
Berat : 1 kg

Harga: Rp.107.000

Tobat dan Inabah

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Hard Cover
Ukuran : 15.5 x 24 cm
Halaman : 434 halaman
Tobat dan InabahDetail Produk
Mengungkap rahasia dan makna tobat berdasarkan pada keterangan dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah yang sahih, dilengkapi penjelasan tentang jenis-jenis dan tingkatan-tingkatan dosa, beserta tata cara melakukan tobat dari dosa-dosa itu dan menggapai maqam inabah.

Tobat adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah s.w.t. Artinya, ia harus menjauhi jalan para pelaku dosa dan maksiat, dan kembali menempuh ketaatan kepada Allah s.w.t. Dalam upaya melakukan tobat tersebut, diperlukan syarat-syarat khusus agar tobat diterima oleh Allah dan maqam inabah (kembali tunduk kepada Allah) tercapai.
Tobat dan Inabah adalah literatur klasik terlengkap tentang tobat dan inabah yang disarikan dari dalil-dalil al-Qur`an, sunnah Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama salaf yang saleh. Di dalamnya dijelaskan makna tobat dan inabah, pengertian dan hakikat tobat nasuha, syarat-syaratnya, hingga tanda-tanda seseorang sudah mencapai maqam inabah. Bahkan, penulisnya--Imam Ibnul Qayyim--melengkapi kajiannya dengan paparan yang rinci mengenai jenis-jenis dosa, dan cara tobat dari setiap jenis dosa beserta rahasia di balik masing-masing cara tobat tersebut. Misalnya, bagaimana cara tobat orang yang melakukan ghashab (memakai hak orang lain tanpa izin)? Mengapa qishaash (sanksi hukum yang setimpal dengan pelanggaran yang dilakukan) digariskan oleh syariat sebagai sarana pertobatan dari dosa membunuh?

Buku ini tak hanya memberikan kita pengetahuan tentang tobat dan inabah, namun juga menuntun kita untuk dapat membawa diri kita menghindari dosa dan maksiat serta melakukan tobat dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Dengan membaca dan mempraktikkan tuntunannya, kita pun akan menjadi pribadi-pribadi bertakwa yang selalu berada di jalan yang digariskan-Nya, dan meraih ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M - 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang sebagai kritikus tasawuf, namun sikap kritisnya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi. Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.





 
Berat : 0.7 kg

Harga: Rp.100.000

Stop Maksiat Sebelum Terlambat

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12.5 x 17,5 cm
Stop Maksiat Sebelum TerlambatDetail Produk
Tahukah kita bahwa perbuatan maksiat itu dapat memperpendek usia? Selain itu, maksiat juga menyebabkan kesulitan hidup, menutup pintu rezki, menumbuhkan perasaan gelisah dalam diri pelakunya, menumpulkan kemampuan berpikir, dan membahayakan manusia di dunia dan di akhirat. Meski hanya Allah yang mengetahui akibat dan pengaruhnya secara pasti, namun demikian dampak maksiat dapat dirasakan oleh pelakunya maupun oleh orang-orang di sekitarnya.

Dengan mengacu pada dalil-dalil al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan nasihat para ulama yang saleh, buku ini memerinci dampak dan akibat perbuatan maksiat terhadap pelakunya dan lingkungannya. Penulisnya menjelaskan, maksiat yang dilakukan terus menerus akan meninggalkan noda dan kerak pada hati pelakunya. Jika dibiarkan, noda dan kerak itu akan semakin tebal dan sulit dihilangkan.

Melalui buku ini, kita tidak hanya dapat mengetahui pelbagai macam dampak maksiat dalam kehidupan, namun juga mengingatkan kita untuk menghindari perbuatan dosa, serta menyadarkan kita untuk selalu dekat dengan-Nya. Sehingga, kehidupan maupun jiwa kita pun tenang, tenteram, dan bahagia di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.




 
Berat : 0.3 kg

Harga: Rp.20.000

Faedah DZIKIR Yang Menakjubkan

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Ukuran : Buku Saku 10.5 x 15 cm
Halaman : 80 halaman
Faedah DZIKIR Yang MenakjubkanDetail Produk
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku kabarkan kepada kalian amal-amal kalian yang terbaik, paling suci di sisi Raja kalian dan paling meninggikan derajat kalian, serta lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, dan lebih baik daripada kalian berjumpa dengan musuh kalian , dimana kalian memancung leher mereka atau mereka memancung leher kalian?” Para Sahabat menjawab, “Tentu saja mau.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dzikir mengingat Allah Ta'ala.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan yang tidak berdzikir kepada Rabb-nya adalah seperti orang yang mati dan orang yang hidup.”

Dan masih ada faedah-faedah lainnya hingga 75 faedah yang Ibnul Qayyim Rahimahullah himpun.
Selamat menikmati faedahnya.




 
Berat : 0.1 kg

Harga: Rp.12.000

Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik Ujian

Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12.5 x 17,5 cm
Jangan Menyerah Ada Hikmah Dibalik UjianDetail Produk
Adakah manusia yang tidak pernah mendapatkan musibah? Tentu tak ada. Musibah adalah segala sesuatu yang tak diinginkan yang menimpa seseorang, apa pun bentuknya, sebagai sunnatullah yang berlaku atas hamba-hamba-Nya. Musibah tidak hanya menimpa orang-orang yang jauh dari nilai-nilai agama saja, namun juga orang-orang mukmin dan bertakwa. Bahkan, semakin tinggi kedudukan seorang hamba di sisi Allah, semakin berat ujian dan cobaan yang diberikan Allah kepadanya. Karena Dia akan menguji keimanan dan ketabahan hamba yang dicintai-Nya.

Seberat apa pun musibah yang dialami seorang Mukmin, tidak lepas dari ujian Allah untuk menguji seteguh apakah keimanan yang ia miliki. Apakah imannya akan rapuh dengan satu ujian saja, ataukah akan semakin kuat? Allah s.w.t. berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2).

Dengan demikian, tak ada musibah yang diturunkan Allah dengan sia-sia. Sebab, Allah s.w.t. Mahaadil dengan menyiapkan hikmah di baliknya. Tahukah kita, bahwa musibah diturunkan Allah untuk menyucikan jiwa manusia dari dosa dan maksiat? Tidakkah kita menyadari, bahwa Allah menghendaki kebaikan untuk hamba-Nya yang ditimpa musibah? Selain itu, musibah juga merupakan pelajaran bagi manusia agar dapat berempati terhadap sesama dan selalu mensyukuri nikmat Allah.

Masih banyak lagi hikmah di balik musibah yang dipaparkan oleh buku ini. Karya ini tak hanya mengantarkan kita untuk dapat bersikap ridha terhadap setiap musibah yang kita hadapi, namun juga sekaligus mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah s.w.t.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Sebagian besar karyanya berbicara tentang akhlak, moral, dan penyucian jiwa. Karena itulah, ulama ini sering disebut sebagai "spesialis penyakit hati (the scholar of the heart)." Meski oleh sebagian kalangan ia dipandang menentang tasawuf, namun kritiknya itu semata ditujukan kepada ajaran dan praktik tasawuf yang menyimpang dari ajaran al-Qur`an dan sunnah Nabi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.




 
Berat : 150 gram

Harga: Rp.20.000

Terapi Mensucikan Jiwa

Penulis : Ibnul Qayyim al-Jauziyyah
Penerbit : Qisthi Press
Cover : Soft Cover
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Terapi Mensucikan JiwaDetail Produk
Intisari ajaran Islam tentang ketakwaan dan kesalehan yang dipetik dari al-Qur`an, hadis Rasulullah s.a.w., dan renungan-renungan keagamaan tentang penyucian jiwa serta pembinaan akhlak mulia, untuk dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dengan sesama manusia (hablun min an-nâs) dan dengan Allah (hablun min Allâh)

Setiap muslim dituntut untuk dapat menjadi pribadi yang saleh. Sebab, kesalehan menghimpun seluruh kebaikan dan nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Sehingga, ia pun akan dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Buku ini menuntun kita untuk meraih kesalehan dan mewujudkan ketakwaan kepada Allah s.w.t. Dirangkai dalam untaian nasihat dan hikmah yang disarikan dari ayat-ayat al-Qur`an, hadis Nabi s.a.w., atsar para sahabat dan as-salaf ash-shâlih serta renungan moral-spiritual penulisnya, karya ini sarat makna dan meggugah kalbu pembacanya.

Di dalamnya ditunjukkan, bagaimana setiap Muslim harus dapat menghidupkan hati dan membersihkan jiwa, salah satunya, dengan selalu membaca al-Qur`an, menghayati maknanya, dan mengamalkan ajarannya. Penulisnya juga menjelaskan, bahwa kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sebuah perjalanan menuju ridha Allah. Untuk dapat mencapai ridha-Nya, manusia harus tetap berjalan di atas jalan yang sudah digariskan oleh-Nya, dan menjauhi maksiat-Nya.Karya ini tidak hanya mengajak kita untuk merenungkan kembali kedudukan kita sebagai hamba yang lemah dan mudah melakukan kesalahan, melainkan mendorong kita juga untuk dapat memptaktikkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai luhur Islam. Sehingga, kita pun akan memiliki kesalehan individual sekaligus kesalehan sosial dalam menjalani kehidupan sehari-hari di bawah naungan ridha-Nya.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah (691 H/1292 M – 751 H/1349 M)

Cendekiawan Muslim ini lahir di Damaskus pada tahun 691 H. Terkenal sebagai seorang reformis pemikiran Islam. Murid utama Ibnu Taimiyah ini menguasai beragam bidang ilmu, mulai dari fikih, tafsir, hadis, akhlak, hingga filsafat, kimia, dan astronomi.

Wafat pada tahun 751 H di Damaskus, dan meninggalkan banyak warisan intelektual berupa buku dan tulisan yang hingga saat ini ikut mewarnai arus pemikiran keagamaan di dunia Islam.





 
Berat : 0.8 kg

Harga: Rp.92.000